Penyakit Berger (IgA Nefropati)

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu IgA nefropati (penyakit Berger)?

IgA nefropati atau disebut juga penyakit Berger adalah jenis penyakit ginjal yang terjadi akibat penumpukan IgA di ginjal yang menyebabkan peradangan yang merusak jaringan ginjal. IgA adalah antibodi berupa protein yang dibuat oleh sistem imun untuk melindungi tubuh dari zat asing seperti bakteri atau virus.

Penderita IgA nefropati biasanya ditangani oleh nefrolog, dokter spesialis penyakit ginjal.

Seberapa umumkah IgA nefropati?

IgA nefropati adalah salah satu jenis penyakit ginjal yang paling umum terjadi, selain penyakit ginjal yang disebabkan oleh diabetes atau tekanan darah tinggi. IgA nefropati bisa terjadi pada usia berapapun, namun gejala pertama dari penyakit ginjal biasanya baru mulai terlihat di usia remaja hingga di akhir usia 30-an.

Meski semua orang bisa terkena penyakit Berger, orang-orang Asia dan ras Kaukasia biasanya lebih rentan.

Gejala

Apa saja gejala IgA nefropati?

Ciri-ciri dan gejala IgA nefropati (penyakit Berger) adalah:

  • Air kencing berwarna kecokelatan (akibat adanya sel darah merah di urine)
  • Terkadang terlihat ada darah di urine
  • Rasa sakit di punggung bagian samping, di bawah tulang rusuk
  • Pembengkakan di tangan dan kaki
  • Tekanan darah tinggi

Mungkin ada gejala yang tidak disebutkan di atas. Konsultasikan pada dokter untuk informasi tentang gejala lainnya.

Penyebab

Apa penyebab penyakit Berger?

Ginjal adalah dua organ yang berbentuk seperti kacang merah, besarnya sekepalan tangan, dan terletak di sisi kiri dan kanan punggung Anda. Setiap ginjal memiliki pembuluh darah kecil (dinamakan glomeruli) yang menyaring kotoran, cairan berlebih, dan zat lain dari darah saat mengalir melewati ginjal. Darah yang sudah disaring ini akan masuk lagi ke aliran darah Anda, sementara kotoran hasil saringan akan dibawa ke kandung kemih dan dikeluarkan saat Anda buang air keci.

Immunoglobulin A (IgA) adalah antibodi di sistem imun tubuh Anda yang pada keadaan normal berfungsi untuk menyerang patogen yang masuk, dan melawan infeksi. Namun jika Anda menderita IgA nefropati, antibodi ini malah menumpuk di glomeruli, menyebabkan peradangan (disebut glomerulonefritis) dan lama-lama menghambat kemampuan ginjal untuk menyaring kotoran.

Para ahli tidak tahu pasti apa yang menyebabkan penumpukan IgA di ginjal, namun kondisi dan faktor berikut ini dianggap berhubungan dengan kemunculan IgA nefropati pada tubuh seseorang:

  • Genetik. IgA nefropati lebih umum terjadi di dalam keluarga dan di ras tertentu.
  • Adanya penyakit hati (liver) termasuk sirosis, hepatitis B, dan hepatitis C
  • Penyakit Celiac, yaitu gangguan pencernaan yang dipicu oleh makan gluten
  • Dermatitis herpetiformis, yaitu bintil-bintil gatal yang muncul akibat intoleransi gluten
  • Infeksi, termasuk HIV dan infeksi bakteri

Siapa saja yang berisiko terkena IgA nefropati?

Ada beberapa orang yang lebih berisiko terkena IgA nefropati, misalnya:

  • Di Amerika Utara dan Eropa Barat, IgA nefropati menyerang pria dua kali lipat lebih sering dibanding wanita.
  • IgA nefropati lebih sering terjadi pada ras Kaukasia dan Asia dibandingkan pada ras kulit hitam.
  • Sejarah keluarga. Jika ada anggota keluarga Anda yang mengidap penyakit Berger, Anda cenderung lebih berisiko juga.

Diagnosis

Bagaimana IgA nefropati didiagnosis?

Tes darah dan tes urin tidak bisa dijadikan patokan untuk mendiagnosis IgA nefropati, sehingga perlu dilakukan biopsi ginjal.

Biopsi ginjal adalah prosedur di mana dokter akan mengambil secuil jaringan ginjal untuk kemudian diteliti dengan mikroskop. Anda akan diberi obat bius selama prosedur ini sehingga tak akan merasa sakit. Biopsi adalah satu-satunya cara melihat adanya penumpukan IgA di glomeruli, sekaligus menunjukkan seberapa parah kerusakan ginjal yang sudah terjadi. Hasil biopsi juga akan membantu dokter menentukan jenis pengobatan yang paling tepat.

Pengobatan

Informasi di bawah ini tidak dapat dijadikan pengganti konsultasi medis. SELALU konsultasikan pada dokter untuk mendapat informasi tentang pengobatan.

Bagaimana cara mengobati IgA nefropati?

IgA nefropati tidak bisa disembuhkan dan tidak bisa diprediksi hasilnya. Beberapa pasien mengalami remisi total, dan beberapa di antaranya masih bisa menjalani hidup normal namun dengan kadar protein atau darah rendah di urin mereka (hematuria atau proteinuria).

Pengobatan bisa membantu memperlambat penyakit dan mengatasi gejala-gejala seperti tekanan darah tinggi, protein di urin (proteinuria), dan pembengkakan di tangan dan kaki.

Obat-obatan yang digunakan untuk mengatasi penyakit Berger adalah:

  • Obat darah tinggi. Komplikasi utama dari IgA nefropati adalah tekanan darah tinggi. Menggunakan obat darah tinggi bisa mengatasi hipertensi sekaligus mengurangi jumlah protein di urin.
  • Asam lemak omega-3 fatty acids. Asam lemak yang sering tersedia di minyak ikan ini bisa mengurangi peradangan di glomeruli. Konsultasi dulu dengan dokter sebelum minum suplemen minyak ikan.
  • Pada beberapa kasus, obat-obatan kortikosteroid seperti prednisone dan obat lain yang menekan respon imun bisa digunakan untuk melindungi fungsi ginjal. Namun obat jenis ini bisa menimbulkan berbagai efek samping seperti tekanan darah tinggi atau gula darah tinggi.
  • Terapi statin. Obat-obatan untuk menurunkan kolesterol bisa membantu memperlambat kerusakan ginjal.
  • Mycophenolate mofetil (CellCept). Meski beberapa penelitian gagal menunjukkan manfaat obat ini, namun beberapa pasien yang memiliki protein di urin melaporkan kesuksesan dengan pengobatan ini, meskipun sudah menggunakan obat penurun darah tinggi.

Tujuan utama pengobatan IgA nefropati adalah supaya penderita tak perlu menjalani dialisis ginjal (cuci darah) ataupun transplantasi ginjal. Namun jika kondisinya sudah parah, kedua metode tersebut mungkin perlu dilakukan.

Pengobatan di rumah

Apa yang bisa dilakukan jika sudah didiagnosis IgA nefropati?

Beberapa hal di bawah ini bisa dilakukan jika Anda mengidap penyakit Berger:

  • Jaga tekanan darah normal. Tekanan darah yang normal bisa memperlambat kerusakan ginjal akibat IgA nefropati. Kurangi asupan garam Anda, turunkan berat badan berlebih, tingkatkan aktivitas fisik, kurangi alkohol, dan minum obat penurun darah tinggi bila perlu.
  • Monitor terus tekanan darah Anda di rumah, dan laporkan ke dokter setiap kali check up.
  • Kurangi makan protein. Mengurangi asupan protein dan menurunkan kadar kolesterol bisa memperlambat IgA nefropati dan melindungi ginjal.

Silakan konsultasikan pada dokter untuk informasi lebih lanjut.

Hello Health Group tidak menyediakan konsultasi medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 11, 2017 | Terakhir Diedit: Desember 13, 2017

Yang juga perlu Anda baca