Metformin

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 Desember 2020 . Waktu baca 10 menit
Bagikan sekarang

Kegunaan metformin

Metformin obat apa?

Metformin adalah obat untuk mengontrol kadar gula darah tinggi yang biasanya diberikan kepada pasien diabetes tipe 2. Cara kerja metformin adalah dengan membantu mengembalikan respon tubuh terhadap insulin yang diproduksi secara natural.

Fungsi lain metformin adalah menurunkan jumlah gula yang diproduksi hati dan yang diserap perut/usus Anda.

Metformin adalah obat yang dapat dikonsumsi dan dibarengi dengan program diet dan olahraga, untuk mencegah diabetes pada orang-orang yang berisiko tinggi mengidap diabetes.

Bagaimana aturan pakai metformin?

Metformin adalah obat yang dikonsumsi lewat mulut sesuai instruksi dokter, biasanya 1-3 kali sehari. Minumlah banyak air saat sedang menjalani pengobatan dengan obat ini, kecuali dokter Anda berkata lain.

Dosis metformin disesuaikan dengan kondisi medis Anda, fungsi ginjal, dan respons terhadap pengobatan. Dokter mungkin meminta Anda untuk mengonsumsi obat ini dalam dosis rendah pada awalnya, dan meningkatkan dosisnya secara bertahap untuk menurunkan risiko efek samping seperti sakit perut.

Dokter juga akan menyesuaikan dosis dengan kadar gula darah Anda untuk menemukan dosis yang paling tepat untuk Anda. Ikuti petunjuk dokter dengan saksama.

Konsumsilah obat ini secara rutin untuk mendapatkan manfaat yang optimal. Jangan lupa untuk mengonsumsinya di waktu yang sama setiap hari.

Jika Anda sudah mengonsumsi obat antidiabetes lain (seperti chlorpropamide), ikuti anjuran dokter dengan saksama mengenai apakah Anda harus menghentikan atau melanjutkan obat yang lama sebelum memulai metformin.

Periksa gula darah Anda secara rutin sesuai anjuran dokter. Catat hasilnya dan beri tahu dokter. Beri tahu dokter juga bila hasil menunjukkan gula darah Anda terlalu tinggi atau terlalu rendah. Dosis/pengobatan Anda mungkin harus diubah.

Bagaimana cara penyimpanan obat ini?

Metformin adalah obat yang paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda.

Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi.

Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai cara aman membuang produk Anda.

Dosis Metformin

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis metformin untuk orang dewasa?

Berikut adalah dosis metformin yang direkomendasikan untuk orang dewasa:

Dosis metformin untuk orang dewasa pengidap diabetes tipe 2

Metformin sediaan konvensional

  • Dosis awal metformin adalah 500 mg oral dua kali sehari atau 850 mg oral sekali sehari. Dosis dapat dinaikkan setiap 1 minggu sesuai toleransi.
  • Dosis maksimum metformin adalah 3.000 mg per hari

Metformin modified-release

  • Dosis awal metformin adalah 500-1.000 mg oral sekali sehari. Dosis dapat dinaikkan per minggu sesuai toleransi.
  • Dosis maksimum metformin adalah 2.000 mg per hari

Bagaimana dosis metformin untuk anak-anak?

Dosis metformin untuk anak-anak penderita diabetes tipe 2:

  • Dosis awal metformin untuk anak adalah 500 mg oral 1-2 kali sehari atau 850 mg sekali sehari. Dosis dapat dinaikkan tiap 1 minggu sesuai toleransi
  • Dosis maksimum metformin untuk anak adalah 2.000 mg per hari, terbagi dalam 2-3 dosis (pemberian)

Dalam dosis apakah Metformin mersedia?

Metformin adalah obat tablet extended release yang tersedia dalam ukuran 500 mg dan 1.000 mg.

Efek Samping Metformin

Efek samping apa yang mungkin terjadi karena metformin?

Efek samping metformin yang tergolong ringan adalah:

  • Sakit kepala atau nyeri otot
  • Merasa lemah
  • Mual-mual ringan, muntah, diare, buang angin, sakit perut.

Metformin adalah obat yang dapat menimbulkan lactic acidosis (penumpukan asam laktik dalam tubuh, yang bisa berakibat fatal). Lactic acidosis dapat terjadi perlahan-lahan dan memburuk seiring dengan waktu. Cari bantuan medis segera jika Anda mengalami gejala lactic acidosis, seperti:

  • Nyeri otot atau merasa lemas
  • Mati rasa atau perasaan dingin di tangan dan kaki
  • Kesulitan bernapas
  • Merasa pusing, kepala berputar, lelah, dan sangat lemah
  • Sakit perut, mual disertai muntah
  • Detak jantung lambat atau tidak teratur

Hubungi dokter segera jika Anda mengalami gejala yang lebih parah:

  • Napas pendek, bahkan setelah mencoba menarik napas panjang
  • Pembengkakan atau kenaikan berat badan secara cepat
  • Demam, menggigil, sakit badan, gejala flu

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Peringatan dan Perhatian Obat Metformin

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan obat ini?

Sebelum mengonsumsi metformin, pastikan Anda:

  • Beri tahu dokter dan apoteker jika Anda alergi pada metformin atau zat lain yang terkandung dalam metformin cair atau tablet. Informasikan pula seluruh jenis alergi yang Anda miliki. Tanya pada apoteker atau cek informasi pasien dari produsen obat tersebut untuk daftar bahan-bahannya
  • Beri tahu dokter dan apoteker, obat-obatan apa saja (baik resep maupun nonresep) yang sedang Anda konsumsi, termasuk vitamin, suplemen nutrisi, dan produk herbal.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang atau pernah mengidap penyakit tertentu
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang hamil, sedang berusaha hamil, atau sedang menyusui. Jika Anda mengonsumsi metformin dan kemudian hamil, hubungi dokter.
  • Beri tahu dokter jika Anda makan lebih sedikit atau berolahraga lebih sering dari biasanya. Ini dapat memengaruhi gula darah Anda. Dokter akan memberi anjuran lebih lanjut jika ini terjadi.

Apakah metformin aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan metformin untuk ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori B (tidak berisiko menurut beberapa penelitian) menurut US Food and Drugs Administration (FDA), atau setara dengan badan POM di Indonesia.

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA:

  • A = Tidak berisiko
  • B = Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C = Mungkin berisiko
  • D = Ada bukti positif dari risiko
  • X = Kontraindikasi
  • N = Tidak diketahui

Interaksi Obat

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan metformin?

Interaksi dengan obat lain dapat memengaruhi cara kerja obat dan meningkatkan risiko efek samping yang berbahaya. Catatlah semua produk obat yang Anda gunakan (termasuk obat resep, nonresep, dan herbal) dan perlihatkan kepada dokter serta apoteker Anda. Jangan memulai, menghentikan, atau mengubah dosis obat apapun tanpa seizin dokter.

Beri tahu dokter mengenai obat-obatan lain yang sedang Anda konsumsi, terutama:

  • Furosemide (Lasix)
  • Nifedipine (Adalat, Procardia)
  • Cimetidine atau ranitidine
  • Amiloride (Midamor) atau triamterene (Dyrenium)
  • Digoxin (Lanoxin)
  • Morphine (MS Contin, Kadian, Oramorph)
  • Procainamide (Procan, Pronestyl, Procanbid)
  • Quinidine (Quin-G) atau quinine (Qualaquin)
  • Trimethoprim (Proloprim, Primsol, Bactrim, Cotrim, Septra)
  • Vancomycin (Vancocin, Lyphocin)

Anda akan berisiko lebih tinggi untuk menderita hiperglikemia (gula darah tinggi) jika Anda mengonsumsi metformin dengan obat lain yang meningkatkan gula darah, seperti:

  • Isoniazid
  • Diuretics (obat yang merangsang buang air kecil)
  • Steroids (prednisone, dll)
  • Obat-obatan untuk jantung dan tekanan darah (Cartia, Cardizem, Covera, Isoptin, Verelan, and others)
  • Niacin (Advicor, Niaspan, Niacor, Simcor, Slo-Niacin, dll)
  • Phenothiazines (Compazine, dll)
  • Thyroid medicine (Synthroid, dll)
  • Pil KB dan pil hormon lain
  • Obat untuk kejang (Dilantin, dll);
  • Pil diet atau obat-obatan untuk asma, flu, dan alergi.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan obat ini?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan metformin?

Kondisi kesehatan lain yang Anda idap mungkin memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama:

  • Konsumsi alkohol yang berlebihan
  • Kelenjar adrenal yang kurang aktif
  • Kelenjar pituitari yang kurang aktif
  • Kekurangan nutrisi
  • Kondisi fisik yang melemah
  • Kondisi lain yang menyebabkan gula darah rendah — Pasien dengan kondisi ini mungkin akan mengalami gula darah rendah saat mengonsumsi metformin
  • Anemia (rendahnya level sel darah merah)
  • Kekurangan vitamin B12 — Gunakan dengan hati-hati karena dapat memperburuk kondisi.
  • Gagal jantung kongestif, akut maupun tidak stabil
  • Dehidrasi
  • Serangan jantung akut
  • Hipoksemia (berkurangnya oksigen dalam darah)
  • Penyakit ginjal
  • Penyakit hati
  • Sepsis (keracunan darah)
  • Shock (tekanan darah rendah, sirkulasi darah rendah)—Kondisi yang jarang terjadi, bernama lactic acidosis, bisa terjadi. Bicarakan dengan dokter jika Anda memiliki kekhawatiran mengenai hal ini.
  • Ketoasidosis diabetik (ketones dalam darah)
  • Penyakit ginjal parah
  • Metabolic acidosis (kelebihan asam dalam darah)
  • Diabetes tipe 1—Pasien dengan kondisi ini tak boleh mengonsumsi obat ini
  • Demam
  • Infeksi
  • Operasi
  • Trauma—Kondisi ini dapat menyebabkan masalah sementara pada kontrol gula darah dan dokter Anda mungkin akan menanganinya dengan insulin.

Overdosis Metformin

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Gejala overdosis bisa berupa tanda-tanda hipoglikemia dan gejala-gejala berikut:

  • Kelelahan yang luar biasa
  • Merasa lemah
  • Ketidaknyamanan
  • Muntah
  • Mual
  • Sakit perut
  • Penurunan napsu makan
  • Napas yang dalam dan terengah-engah
  • Napas pendek
  • Pusing
  • Kepala terasa ringan
  • Detak jantung lebih lambat atau lebih cepat dari biasanya
  • Kulit merona merah
  • Nyeri otot
  • Merasa dingin

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    5 Fakta Menarik Seputar Sarapan Bubur Ayam

    Sarapan bubur ayam ternyata rendah kalori, namun bikin Anda cepat lapar lagi. Yuk, perhatikan beragam fakta lainnya soal bubur bagi kesehatan berikut ini.

    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Fakta Gizi, Nutrisi, Hidup Sehat 1 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

    5 Manfaat Makan Tempe Bagi Kesehatan

    Manfaat tempe bagi tubuh kita bukan sekadar sumber protein saja, tapi juga ternyata baik disantap oleh Anda yang sedang diet, bahkan oleh bayi.

    Ditulis oleh: Gadis Rima Astari
    Fakta Gizi, Nutrisi, Hidup Sehat 29 November 2020 . Waktu baca 3 menit

    Mengenal Quinoa, Makanan Super yang Penuh Gizi

    Anda mungkin sudah sering mendengar bahan makanan ini disebut-sebut sebagai salah satu makanan super. Tapi apa itu quinoa sebenarnya?

    Ditulis oleh: dr. Anastasia Shinta
    Fakta Gizi, Nutrisi, Hidup Sehat 29 November 2020 . Waktu baca 4 menit

    10 Cara Mudah Turun Berat Badan Tanpa Olahraga

    Apakah saat ini Anda sedang menjalani program penurunan berat badan? Apakah Anda rutin menjadwalkan untuk olahraga? Jika ya, berhasilkah cara Anda? Terkadang kita sudah berusaha keras untuk menurunkan berat badan ...

    Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
    Tips Berat Badan Turun, Nutrisi, Hidup Sehat 29 November 2020 . Waktu baca 7 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    hamil di usia 20-an

    Kelebihan dan Kekurangan Hamil di Usia 20-an

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Dipublikasikan tanggal: 2 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
    bersepeda saat hamil

    Apakah Bersepeda Saat Hamil Aman Bagi Janin?

    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 2 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
    cepat turun berat badan pagi hari

    7 Kebiasaan di Pagi Hari yang Bikin Cepat Turun Berat Badan

    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 2 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
    Tennis elbow atau epikondilitis lateral adalah rasa sakit pada siku yang dapat terjadi karena rusaknya otot dan tendon di area siku.

    Tennis Elbow (Epikondilitis Lateral)

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Dipublikasikan tanggal: 1 Desember 2020 . Waktu baca 11 menit