Prednison

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 22/04/2020 . 1 menit baca
Bagikan sekarang

Kegunaan Prednison

Prednison obat apa?

Prednison adalah obat yang digunakan untuk kondisi kesehatan seperti:

Prednison termasuk dalam kelas obat yang dikenal dengan sebutan kortikosteroid. Obat ini mengurangi respons sistem kekebalan tubuh ke berbagai penyakit untuk mengurangi gejala-gejala, seperti reaksi pembengkakan atau jenis alergi.

Bagaimana aturan pakai prednison?

Prednison adalah obat oral yang diminum melalui mulut. Untuk mencegah masalah perut, Anda bisa mengonsumsi obat ini dengan makanan atau susu, atau sesuai dengan instruksi yang diberikan dokter Anda.

Prednison juga tersedia dalam sediaan cair. Pastikan Anda mengukur dosis dengan sendok takar obat agar dosis yang diberikan tepat. Jangan menggunakan sendok makan karena ukurannya karena dapat berbeda.

Dosis yang diberikan akan disesuaikan dengan kondisi kesehatan Anda dan respons tubuh Anda terhadap pengobatan, juga obat lain yang mungkin sedang Anda minum.

Anda mungkin saja menggunakan obat ini setiap hari atau dua hari sekali. Untuk memudahkan Anda mengingat, tandailah kalender atau pasang pengingat.

Jangan berhenti menggunakan obat ini tanpa konsultasi dengan dokter. Beberapa kondisi dapat lebih buruk ketika Anda mendadak berhenti minum obat. Anda juga dapat mengalami gejala seperti lemah, kehilangan berat badan, mual, sakit otot, pusing, kelelahan, pusing.

Untuk mencegah gejala ini ketika Anda menghentikan pengobatan ini, dokter Anda akan mengurangi dosis secara bertahap. Konsultasikan dengan dokter atau apoteker, terutama jika gejalanya memburuk atau menetap.

Bagaimana cara penyimpanan prednison?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan menyimpannya di kamar mandi atau membekukannya di dalam freezer. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda.

Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi.

Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai cara aman membuang produk Anda.

Dosis Prednison

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis prednison untuk orang dewasa?

Berikut adalah dosis prednison yang direkomendasikan untuk orang dewasa:

  • Dosis prednison untuk rematik artritis: ≤10 mg per hari
  • Dosis prednison untuk idiopatik trombositopenia purpura: 1-2 mg/kg berat badan per hari
  • Dosis prednison untuk asma akut: 40-60 mg per hari dalam satu dosis atau terbagi dalam 2 dosis selama 3-10 hari

Bagaimana dosis prednison untuk anak-anak?

Dosis prednison yang direkomendasikan untuk anak yang memiliki asma akut usia 0-11 tahun adalah 1-2 mg/kg berat badan per hari selama 3-10 hari. Dosis maksimal yang dianjurkan untuk anak adalah 60 mg per hari

Dalam dosis dan sediaan apakah prednison tersedia?

Tablet, oral: 1 mg; 2 mg; 5 mg

Efek Samping Prednison

Efek samping apa yang mungkin terjadi karena prednison?

Efek samping prednison yang biasa terjadi adalah:

  • mual
  • muntah
  • kehilangan nafsu makan
  • mulas
  • susah tidur
  • keringat bertambah
  • jerawat

Jika efek tersebut muncul dan berlangsung lama atau tambah buruk, segera hubungi dokter atau apoteker Anda.

Ketahuilah bahwa dokter meresepkan obat ini untuk Anda setelah mempertimbangkan bahwa manfaatnya lebih besar dibanding risiko efek sampingnya. Sebagian besar orang yang mengonsumsi obat ini tidak mengalami efek samping yang serius.

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami efek serius, seperti:

  • Nyeri atau kram otot
  • Detak jantung tak beraturan, lemah, tangan/pergelangan/kaki bengkak
  • Berat badan bertambah drastis
  • Tanda-tanda infeksi (seperti demam, sakit tenggorakan berkepanjangan), masalah penglihatan (seperti penglihatan kabur), muntah yang terlihat seperti warna kopi, pup berdarah/hitam, sakit perut parah, mood berubah-ubah (seperti depresi, cepat berubah, bergejolak)
  • Luka lama sembuhnya, kulit menipis
  • Sakit tulang, waktu menstruasi berubah, wajah bengkak
  • Kejang
  • Mudah memar/berdarah

Meski jarang, pengobatan ini juga dapat meningkatkan level gula darah, yang berpotensi memperburuk diabetes. Segera beri tahu dokter jika Anda mengalami gejala gula darah tinggi, seperti meningkatnya rasa haus atau sering buang air.

Jika Anda memiliki diabetes, cek gula darah Anda secara teratur. Dokter Anda dapat meminta Anda untuk mengatur pengobatan diabetes, program latihan, atau diet.

Reaksi alergi yang sangat serius pada produk ini jarang terjadi. Namun, segera minta pertolongan medis jika Anda menyadari segala gejala reaksi alergi obat yang serius, termasuk:

  • ruam kulit
  • gatal-gatal/bengkak (khususnya di muka, lidah, atau tenggorokan)
  • pusing parah
  • sulit bernapas

Tidak semua orang mengalami efek samping yang telah disebutkan. Beberapa orang mungkin saja tidak mengalaminya.

Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Peringatan dan Perhatian

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan obat ini?

Sebelum menggunakan obat tertentu, pertimbangkan risiko dan manfaatnya terlebih dahulu. Jangan menggunakan obat ini tanpa berdiskusi dengan dokter.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan prednison, antara lain:

Alergi

Beri tahu dokter jika Anda mengalami reaksi tak biasa atau alergi pada obat ini atau obat lain. Informasikan pula jika Anda memiliki jenis alergi lain, seperti alergi makanan, pewarna, pengawet, atau alergi hewan. Untuk produk tanpa resep, baca label pada kemasan secara saksama.

Anak-anak

Studi yang dilakukan saat ini belum menunjukkan masalah, yang akhirnya memengaruhi penggunaan prednison untuk anak-anak. Namun, pasien anak-anak lebih mungkin untuk memiliki masalah pertumbuhan dan tulang jika menggunakan prednison dalam jangka waktu yang lama.

Dosis pemakaian tidak boleh lebih banyak dari yang diresepkan dan pasien harus diawasi selama terapi.

Lansia

Studi yang tepat dilakukan saat ini belum menunjukkan masalah pada anak-anak khusus yang akan membatasi kegunaan prednison pada orang tua.

Namun, pasien orang tua lebih mudah terkena masalah hati seiring bertambahnya usia, ginjal, dan jantung, sehingga diperlukan perhatian dan penyesuaian dosis Prednison untuk orang tua.

Apakah prednison aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan prednison untuk ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini.

Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori D (ada bukti bahwa berisiko) menurut US Food and Drugs Administration (FDA) untuk ibu hamil.

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA (badan POM Amerika Serikat):

  •  A = Tidak berisiko
  •  B = Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  •  C = Mungkin berisiko
  •  D = Ada bukti positif dari risiko
  •  X = Kontraindikasi
  •  N = Tidak diketahui

Penelitian pada wanita menyusui menunjukkan bahwa penggunaan prednison hanya menimbulkan risiko minim pada bayi yang menyusu.

Interaksi Obat

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan prednison?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini.

Menurut Healthline, berikut adalah daftar obat yang berpotensi memicu terjadinya interaksi dengan prednison:

Mifepristone

Keampuhan obat prednison dapat terganggu apabila dikonsumsi secara bersamaan dengan mifepristone.

Bupropion

Jika Anda mengonsumsi obat bupropion bersamaan dengan prednison, Anda berisiko mengalami kejang.

Haloperidol

Detak jantung Anda berpotensi terganggu apabila Anda mengonsumsi haloperidol dan prednison secara bersamaan.

Obat diabetes

Prednison yang digabung dengan obat-obatan diabetes berpotensi meningkatkan kadar gula darah. Beberapa contoh obat diabetes meliputi:

  • sulfonilurea (glipizide atau glyburide)
  • biguanide (metformin)
  • thiazolidinedione (pioglitazone atau rosiglitazone)
  • acarbose
  • metiglinide (seperti nateglinide atau repaglinide)

Obat pengencer darah

Obat prednison juga sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan obat pengencer darah, seperti warfarin. Hal ini disebabkan efektivitas obat pengencer darah dapat menurun.

Obat NSAID

NSAID yang digabung dengan konsumsi prednison berisiko menimbulkan masalah pencernaan, seperti tukak dan pendarahan.

Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep atau non resep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan obat ini?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi.

Merokok atau mengonsumsi alkohol dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan obat ini?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama:

  • Katarak
  • Gagal jantung kongestif
  • Sindrom Cushing (masalah kelenjar adrenal)
  • Diabetes
  • Infeksi pada mata
  • Glaukoma
  • Serangan jantung
  • Hyperglycemia (gula darah tinggi)
  • Hipertensi (tekanan darah tinggi)
  • Infeksi (contohnya bakteri, virus, jamur, atau parasit)
  • Mood berubah-ubah, termasuk depresi
  • Myasthenia gravis (Kelemahan otot parah)
  • Osteoporosis (tulang lemah)
  • Peptic ulcer, aktif atau pernah
  • Perubahan personal
  • Masalah perut atau usus (contohnya diverticulitis, ulcerative colitis)
  • Masalah tiroid
  • Tuberculosis, yang tidak aktif—gunakan dengan hati-hati. Dapat menyebabkan kondisi memburuk
  • Infeksi jamur
  • Infeksi mata simplex herpes—Sebaiknya tidak digunakan pada pasien dengan kondisi ini
  • Penyakit ginjal—gunakan dengan hati-hati. Efeknya dapat menyebabkan peningkatan karena lambatnya penghapusan obat dalam tubuh

Overdosis Prednison

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Beragam Penyebab Hidung Meler Terus Padahal Tidak Sedang Flu

    Tidak selamanya hidung berair atau meler merupakan tanda Anda sedang sakit flu. Berikut penyebab hidung sering meler yang perlu diketahui.

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Roby Rizki
    Batuk, Health Centers 13/05/2020 . 4 menit baca

    Alergi Buah Kiwi Cukup Umum Terjadi pada Anak, Apa Gejalanya?

    Siapa yang tak tahu buah kiwi? Buah berwarna hijau ternyata dapat menimbulkan reaksi alergi pada orang. Yuk, kenali apa itu alergi buah kiwi.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi

    Kanker Usus Besar

    Kanker usus besar adalah penyakit yang menyerang sistem pencernaan. Yuk, pelajari lebih dalam mengenai gejala, penyebab, dan cara mengatasiny berikut ini.

    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 13/04/2020 . 1 menit baca

    Alasan Mengapa Terjadi Ruam Setelah Anda Menggunakan Parfum

    Ruam di kulit setelah memakai parfum pertanda alergi parfum? Jangan terburu-buru mendiagnosis, berikut beberapa penyebab yang mungkin Anda alami.

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Roby Rizki
    Hidup Sehat, Fakta Unik 23/03/2020 . 4 menit baca

    Direkomendasikan untuk Anda

    kanker-muncul-kembali

    4 Penyebab Kanker Kembali Lagi Setelah Sembuh

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
    Dipublikasikan tanggal: 21/06/2020 . 6 menit baca
    kista saat hamil di usia tua

    Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . 5 menit baca
    terapi untuk psoriasis arthritis

    Pilihan Terapi Alternatif untuk Bantu Meringankan Psoriasis Arthritis

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Dipublikasikan tanggal: 13/06/2020 . 4 menit baca
    sakit tangan main hp

    Mengatasi Sakit Tangan Akibat Terlalu Sering Main HP

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
    Dipublikasikan tanggal: 01/06/2020 . 5 menit baca