AIDS dan HIV Itu Berbeda, Apa Itu Penyakit AIDS?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu AIDS?

AIDS (Acquired Immuno Deficiency Syndrome) adalah penyakit kronis yang disebabkan oleh virus HIV. Virus ini sangat berbahaya karena merusak kemampuan tubuh untuk melawan infeksi. Orang yang terinfeksi virus HIV berisiko terhadap keselamatan nyawanya.

Orang awam biasanya menyebut penyakit ini sebagai satu kesatuan, yaitu HIV/AIDS. Padahal, dua kondisi ini berbeda. HIV adalah virus yang menyebabkan penyakit AIDS.

Sel darah putih merupakan bagian penting dari sistem imun. Ketika Anda terserang HIV, virus itu kemudian akan menginfeksi dan merusak sel darah putih tertentu yang disebut sel CD4+. Apabila terlalu banyak sel CD4+ yang rusak, tubuh tidak lagi dapat melindungi diri dari infeksi.

HIV dikenal sebagai infeksi menular seksual (IMS). Virus ini ditularkan melalui hubungan seksual yang tidak aman. Hubungan seksual tanpa kondom merupakan salah satu pemicu yang paling umum ditemukan pada orang dengan HIV.

Selain seks tanpa kondom, HIV juga dapat menyebar lewat kontak darah yang terinfeksi virus tersebut, jarum suntik yang dipakai bersamaan, atau dari ibu ke anak selama kehamilan, persalinan, atau menyusui.

Penyakit AIDS akibat virus HIV merupakan penyakit seumur hidup yang tidak dapat disembuhkan. Namun, ada pengobatan yang dapat menghambat perkembangan kondisinya secara dramatis. Kematian akibat penyakit ini di banyak negara berkembang dapat berkurang dengan obat retrovirus. Namun, HIV masih terbilang mematikan di Afrika, Haiti, dan sebagian wilayah Asia.

HIV yang tidak diobati selama bertahun-tahun akan melemahkan sistem imun tubuh dan membuat Anda sangat rentan terkena AIDS. Jadi, meskipun Anda memiliki HIV, belum tentu terkena penyakit AIDS pada saat yang bersamaan.

Tahap akhir dari infeksi HIV adalah AIDS (acquired immunodeficiency syndrome). Apabila orang memiliki AIDS, jumlah sel CD4+ yang mereka miliki rendah dan berpotensi terserang infeksi yang jarang terjadi pada orang yang sehat. Kondisi ini bisa saja mematikan.

Seberapa umum AIDS?

Kondisi ini dapat terjadi pada pasien dengan usia berapa pun. AIDS dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor pemicunya. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-Tanda dan Gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala AIDS?

Gejala-gejala umum dari AIDS adalah:

  • Mayoritas orang yang terinfeksi dengan HIV mengalami penyakit yang menyerupai flu dalam 1-2 bulan setelah virus memasuki tubuh. Penyakit ini, dikenal sebagai infeksi HIV primer atau akut, dapat berlangsung selama beberapa minggu.
  • Demam
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot dan sendi
  • Ruam
  • Radang tenggorokan
  • Pembengkakan kelenjar limfa, terutama pada leher

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Bisa jadi gejala yang muncul juga berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab AIDS?

Penyakit AIDS yang Anda alami disebabkan oleh adanya infeksi HIV (Human immunodeficiency virus). Virus ini bisa Anda dapatkan apabila ada kontak dengan darah yang terinfeksi (bisa didapat dari donor darah, luka terbuka yang bersentuhan dengan darah/cairan yang membawa virus HIV lainnya), air mani, atau cairan vagina.

Kebanyakan orang mendapatkan virus ini akibat melakukan seks yang tidak terproteksi dengan orang yang memiliki HIV. Cara umum lain terkena AIDS adalah dengan berbagi jarum obat-obatan dengan orang yang terinfeksi dengan HIV.

Virus juga dapat diturunkan dari ibu ke bayi selama kehamilan, persalinan, atau menyusui.

HIV tidak mampu bertahan hidup di luar tubuh. Itu sebabnya virus ini tidak dapat disebarkan hanya dengan bersentuhan, berjabat tangan, atau bahkan berciuman sekalipun dengan orang yang terinfeksi.

Faktor Pemicu

Apa yang membuat saya berisiko terkena penyakit AIDS?

Terdapat banyak faktor yang bisa menjadi pemicu penyakit ini. Beberapa di antaranya adalah:

  • Berhubungan seksual tanpa pengaman, terutama kondom.
  • Memiliki penyakit menular seksual lain. Banyak infeksi menular seksual menghasilkan luka terbuka pada kelamin. Luka terbuka menjadi pintu HIV untuk memasuki tubuh.
  • Menggunakan obat suntik. Orang yang menggunakan obat suntik sering kali berbagi jarum dan suntikan.
  • Pria yang belum disunat.

Diagnosis dan Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana penyakit ini didiagnosis?

Tes rumahan

Untuk melakukan tes ini, Anda akan diminta oleh dokter atau petugas medis untuk mengambil cairan dari gusi atas dan bawah untuk kemudian dites. Apabila hasil tes positif, Anda perlu mengunjungi dokter untuk mengonfirmasi diagnosis dan membahas pilihan perawatan. Apabila hasil tes negatif, tes perlu diulang dalam 3 bulan untuk mengonfirmasi hasil.

Tes untuk menyesuaikan perawatan

  • Hitung CD4+
  • Viral load. Tes ini mengukur jumlah virus pada darah.
  • Resistensi obat. Tes darah ini menentukan apakah Anda kebal terhadap obat-obatan anti-HIV tertentu.

Tes untuk komplikasi

Tes laboratorium berikut berguna untuk memeriksa apakah ada infeksi atau komplikasi lain akibat virus ini, seperti:

Bagaimana penyakit akibat HIV ini ditangani?

Tidak ada pengobatan untuk penyakit ini ataupun infeksi virusnya. Namun, banyak obat dapat dikombinasikan untuk mengendalikan virus. Setiap kelas obat anti-HIV memengaruhi virus dengan cara yang berbeda-beda. Paling baik adalah mengombinasikan setidaknya 3 obat dari 2 kelas untuk menghindari terciptanya turunan HIV yang kebal terhadap suatu obat. Kelas dari pengobatan anti-HIV meliputi:

  • Non-nucleoside reverse transcriptase inhibitors (NNRTIs). NNRTI menghambat protein yang diperlukan HIV untuk memperbanyak diri.
  • Nukleosit atau nucleotide reverse transcriptase inhibitors (NRTIs).
  • Protease inhibitors (PIs). PIs menghambat protease, protein lain yang diperlukan HIV untuk memperbanyak diri.
  • Entry atau fusion inhibitors. Obat-obatan ini menghambat masuknya HIV pada sel CD4+.
  • Integrase inhibitors. Obat-obatan ini bekerja dengan menghambat integrase, protein yang digunakan HIV untuk memasukkan materi genetik pada sel CD4+.

Pencegahan

Apa yang bisa saya lakukan di rumah atau secara mandiri untuk mencegah AIDS atau mengobatinya?

Berikut adalah gaya hidup dan cara yang dapat Anda lakukan di rumah yang bisa membantu Anda mengatasi penyakit ini:

  • Lakukan seks yang aman
  • Jangan miliki lebih dari 1 pasangan seksual dalam waktu yang bersamaan
  • Bicarakan dengan pasangan sebelum Anda melakukan hubungan seks untuk pertama kali
  • Jangan minum terlalu banyak alkohol atau menggunakan obat ilegal sebelum berhubungan seks
  • Jangan berbagi benda pribadi
  • Jangan berbagi jarum atau suntikan.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 7, 2018 | Terakhir Diedit: Desember 7, 2018

Yang juga perlu Anda baca