Makanan Tinggi Glukosa Bisa Memicu Munculnya Jerawat. Apa Saja Makanan yang Termasuk?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15 November 2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Jerawat, yang dikenal dengan istilah medis acne vulgaris, merupakan salah satu masalah yang paling umum dihadap oleh 85% orang berusia 11 sampai 30 tahun. Jerawat bukanlah penyakit yang dapat membahayakan nyawa atau berakibat serius, namun jerawat dapat menetap selama bertahun-tahun dan dapat menyebabkan luka secara fisik atau mental bagi penderitanya.

Walaupun jerawat telah terjadi pada banyak orang, namun tidak banyak yang diketahui secara jelas mengenai penyebab pasti dan penanggulangan yang tepat untuk jerawat.

Salah satu faktor penyebab jerawat yang sering dibahas di masyarakat adalah diet atau pola makan. Terdapat banyak penelitian dan gagasan tentang pola diet atau pola makan yang dapat menjadi pencetus jerawat. Salah satunya yang sering dibahas adalah makanan tinggi glukosa.

Hubungan makanan tinggi glukosa dengan jerawat

Berdasarkan penelitian, diketahui bahwa makanan yang memiliki kadar glukosa atau indeks glikemik yang tinggi dapat memicu munculnya jerawat. Hal ini disebabkan glukosa yang tinggi akan merangsang hormon insulin, yaitu salah satu hormon yang berfungsi dalam mengolah glukosa dalam tubuh kita.

Kenaikan kadar hormon insulin dalam darah ini dapat memicu peningkatan jumlah sel kelenjar minyak dan kelenjar keringat pada wajah. Hal inilah yang pada akhirnya akan memicu timbulnya jerawat.

Selain itu, tingginya kadar glukosa dapat memicu munculnya jerawat, karena meningkatkan produksi minyak yang bersifat lebih kental. Ini dapat menyebabkan penyumbatan pada pori-pori wajah yang pada akhirnya dapat memicu proses radang.

Beberapa jenis makanan yang mengandung glukosa tinggi

Diketahui ada beberapa jenis makanan dengan kadar glukosa tinggi yang bisa mencetuskan atau memperparah jerawat, salah satunya yang sering dibahas adalah cokelat. Terdapat beberapa penelitian yang telah membuktikan bahwa konsumsi cokelat dapat memperparah peradangan pada jerawat. Bahkan hal ini terjadi pada penderita yang mengonsumsi minuman berbasis coklat seperti susu coklat.

Selain cokelat, konsumsi susu dan es krim juga ternyata dapat memicu terjadinya jerawat. Dari penelitian, didapatkan bahwa orang yang mengonsumsi susu dan es krim lebih dari 1 kali per minggu lebih sering memiliki jerawat dibanding dengan orang yang mengonsumsi susu dan es krim kurang dari 1 kali per minggu.

Hal ini terjadi karena faktor hormonal yang dapat memicu jerawat dapat dipengaruhi oleh susu, sehingga selain meskipun kadar glukosa pada susu tidak terlalu tinggi dibanding dengan coklat dan es krim, namun susu juga dapat menyebabkan terjadinya jerawat karena meningkatkan kadar hormon androgen yang dapat menyebabkan terjadinya jerawat.

Oleh karena itu, jika Anda memiliki masalah jerawat, ada baiknya mengurangi konsumsi makanan tinggi glukosa agar dapat meringankan gejala dan mengurangi timbulnya jerawat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa Bedanya Sirup Jagung, Sirup Glukosa, dan Sirup Fruktosa?

Saat mencermati kemasan makanan, Anda mungkin pernah menemukan sirup jagung, sirup glukosa, atau sirup fruktosa dalam komposisinya. Lantas, apa bedanya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Fakta Gizi, Nutrisi 20 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Beras Merah vs Beras Shirataki, Mana yang Efektif untuk Diet?

Bagi yang sedang diet, konsumsi beras atau nasi mungkin akan dibatasi. Beras merah atau beras shirataki dapat menjadi pilihan, tapi mana yang lebih efektif?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Panduan Olahraga untuk Mantan Penderita Kanker

Tidak hanya bermanfaat bagi orang yang sehat, olahraga juga harus dilakukan oleh mantan penderita kanker. Apa saja manfaatnya? Olahraga apa yang dianjurkan?

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kebugaran 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

3 Masker Alami untuk Mengecilkan Pori-pori Wajah

Pori-pori wajah yang besar dan tidak rata bisa mengganggu penampilan. Masker alami bisa mengecilkan pori-pori, Anda bisa memilih sesuai dengan tipe kulit.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 13 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit



Direkomendasikan untuk Anda

gula darah turun

Habis Makan, Gula Darah Malah Turun Drastis? Apa Sebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Angelina Yuwono
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
perbedaan mentega dan margarin

Perbedaan Mentega dan Margarin: Mana yang Lebih Sehat?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
strategi menahan lapar

Cara Menahan Rasa Lapar Saat Melakukan Diet

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
resep oatmeal sehat

7 Resep Oatmeal Sehat dan Mudah untuk di Rumah

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit