4 Cara Mencegah Munculnya Bekas Jerawat

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15 November 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Jerawat merupakan masalah kulit yang serius. Bukan hanya terasa sakit dan memperparah penampilan saat muncul, setelah hilang pun jerawat akan meninggalkan bekas luka. Bekas luka jerawat bisa menimbulkan bopeng, bintik hitam, atau warna kulit gelap tidak merata. 

Namun, tahukah Anda jerawat biasanya jadi berbekas karena dipecahkan sendiri? Banyak orang yang secara tidak sadar suka memegang atau memencet jerawat agar cepat kempes. Sebetulnya ini dilarang dilakukan, tapi jika memang perlu memencet jerawat, lakukanlah dengan bantuan dokter atau ahli kulit.

Mencegah bekas jerawat muncul 

Para ahli setuju untuk tidak memecahkan jerawat. Meski demikian, dalam keadaan darurat Anda masih bisa memecahkan jerawat. Lakukan dengan cara yang tepat sehingga risiko infeksi dan luka bekas jerawat akan timbul seminimal mungkin. Selain itu, langkah-langkah berikut ini perlu dilakukan untuk mencegah bekas jerawat mengganggu penampilan Anda. 

1. Segera obati jika muncul jerawat

Jika jerawat sudah mulai muncul, segera obati. Ini dilakukan guna mencegah jerawat jadi makin meradang. Mulailah dengan menggunakan obat jerawat, tapi bila perlu segera konsultasikan ke dokter kulit.

Mengobati jerawat sedini mungkin bisa membantu menyembuhkan dan mencegah jerawat jadi berkembang biak. Mengobati lebih awal juga bisa mencegah adanya bekas luka jerawat yang akan muncul.

2. Jangan biarkan jerawat jadi meradang

Jerawat yang berukuran besar dan nyeri karena peradangan cenderung akan meninggalkan bekas. Untuk mencegah adanya bekas luka, kurangi peradangan dengan menaruh es yang dibalut kain bersih di sekitar jerawat. Ini bisa menenangkan isi jerawat yang meradang tanpa harus mengiritasi kulit Anda.

3. Hindari menggosok kulit atau memencet jerawat

Memencet jerawat merupakan suatu godaan yang banyak orang lakukan. Memencet jerawat bisa memaksa isi jerawat malah masuk lebih dalam lagi ke lapisan dermis kulit. Ini bisa menyebarkan infeksi ke jaringan lain dan memperparah peradangan. Biarkan jerawat Anda mengering dan sembuh dengan sendirinya dengan bantuan obat.

Jika Anda memaksa memencet jerawat, ini tidak akan bisa mencegah bekas jerawat. Biarkan pula noda jerawat pudar dan sembuh dengan sendirinya. Bila jerawat dan bekasnya makin parah, segera konsultasikan ke dokter untuk perawatan wajah lebih lanjut.

Anda bisa memasang plester, perban, atau stiker jerawat khusus supaya tangan Anda tidak refleks menyentuh, memencet, atau memecahkan jerawat.

4. Jangan mengopek kulit kering pada jerawat

Setelah isi jerawat keluar, kemungkin ada bekas kulit kasar yang menganggu. Banyak orang gemar mengopek kulit keropeng tersebut. Keropeng adalah “perban” alami kulit yang melindungi lukanya saat memulihkan diri. Mengambil keropeng kulit bekas jerawat bisa membuat proses penyembuhan jerawat tersebut makin lama. Ini juga akan meningkatkan kemungkinan adanya jaringan parut atau bekas luka jerawat.

Perawatan agar bekas jerawat tidak muncul

Jerawat dan bekasnya tidak akan hilang setelah Anda memencetnya. Jika Anda sudah terlanjur memencet jerawat, Anda dapat mencoba langkah-langkah di bawah ini yang mungkin dapat membantu mengurangi munculnya bekas jerawat.

1. Gunakan toner

Setelah memencet jerawat, segera gunakan toner yang mengandung witch hazel pada bagian jerawat yang terinfeksi. Bahan ini dapat membantu mengurangi kemerahan pada kulit.

2. Kompres dengan es

Jerawat yang meradang bisa diatasi dengan memberikan sentuhan sejuk ke bagian yang sakit. Gunakan kain bersih dan halus, atau plastik kompres, untuk menghindari kuman wadah kompres berpindah ke wajah. Setelahnya, kompres dengan es batu untuk mengurangi peradangan dan pembengkakan di kulit.

3. Melawan bakteri

Untuk mencegah jerawat muncul, gunakan obat antibakteri seperti Neosporin yang akan membantu menyembuhkan dan melembapkan bagian wajah berjerawat yang terasa kering dan kasar.

4. Hati-hati saat menggunakan makeup

Jangan mengoleskan alas bedak atau concealer pada bagian kulit yang luka dan terbuka karena risiko bakteri masuk ke jerawat jadi tinggi. Anda sebaiknya mengoleskan obat berupa gel yang akan menutupi bagian tersebut dan pastikan kulit Anda tertutup sebelum memakai makeup apa pun sebagai cara mencegah bekas jerawat muncul.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal Fototerapi, Terapi Cahaya untuk Penyakit Kulit dengan Sinar UV

Pengobatan penyakit kulit dapat dilakukan dengan beberapa cara. Salah satunya dengan fototerapi atau terapi cahaya. Apa itu?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Kesehatan Kulit 9 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Ragam Penyebab Eksim Beserta Faktor Pemicu Kekambuhannya

Eksim membuat kulit memerah, kasar, pecah-pecah, terasa amat gatal, dan sangat kering. Apa sebenarnya penyebab eksim alias dermatitis atopik?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Kesehatan Kulit, Dermatitis 8 Oktober 2020 . Waktu baca 8 menit

Ciri Kulit Sensitif dan 8 Cara Jitu Mengatasinya

Ciri kulit sensitif termasuk ruam kemerahan dan gatal-gatal setelah memakai produk perawatan kulit atau produk wewangian. Bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Hidup Sehat, Kecantikan 7 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

5 Gangguan Kesehatan Akibat Patah Hati

Dari mulai rambut rontok hingga tekanan darah tinggi, semua bisa terjadi hanya gara-gara putus cinta. Mengapa patah hati menyebabkan gangguan kesehatan?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Seks & Asmara 1 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat ampas teh bagi kecantikan

7 Cara Memanfaatkan Ampas Teh untuk Kecantikan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
komplikasi dermatitis

Berbagai Komplikasi yang Mungkin Muncul Akibat Penyakit Dermatitis

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
dermatitis numularis

Dermatitis Numularis (Eksim Diskoid)

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit
dermatitis atopik eksim

Dermatitis Atopik (Eksim)

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 9 Oktober 2020 . Waktu baca 12 menit