Tips Jitu Atasi Perut Kembung pada Anak

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 02/06/2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Apakah anak pernah mengeluhkan sakit pada perutnya? Saat dipegang perutnya, ternyata ia sedang kembung. Perut kembung pada anak bisa menjadi tanda adanya gangguan pencernaan. Salah satu yang paling sering adalah ketika anak mengalami sembelit.

Bila demikian, ibu perlu segera mengambil langkah untuk atasi perut kembung si kecil.

Cara mengatasi perut kembung pada anak

bab anak 2 tahun berwarna hijau

Perut kembung tak hanya dialami oleh orang dewasa, anak-anak pun bisa mengalaminya. Perut kembung bisa jadi akibat sembelit. Pada kondisi sembelit, tinja tinggal cukup lama pada usus besar sehingga bakteri terus memfermentasi tinja. Fermentasi menimbulkan gas yang membuat perut menjadi kembung.

Perut kembung disebabkan adanya banyak angin yang terperangkap di dalam perut anak. Si kecil bisa jadi rewel karena menahan rasa tidak nyaman pada perutnya saat kembung. Ibu dapat mencegah perut kembung pada si kecil. Caranya, ibu perlu memastikan asupan seratnya cukup agar tidak terjadi sembelit.

Sebelumnya, ibu perlu tahu apakah perut kembung pada anak disebabkan karena sembelit (susah BAB) atau karena hal lain seperti sensitif terhadap makanan tertentu. Ibu bisa mengetahui gejala sembelit lainnya sebagai berikut: 

  • Sakit perut
  • Muntah
  • Kehilangan nafsu makan
  • Mudah marah
  • Menangis atau berteriak saat BAB
  • Tidak mau ke toilet untuk BAB (menyilangkan kaki, mengeraskan pantat, wajah memerah karena menahan BAB)
  • BAB di celana tanpa sengaja pada celana dalam

Bila ibu menemukan gejala tersebut disertai dengan perut kembung, yuk atasi segera dengan beberapa cara di bawah ini.

1. Berikan air putih

perut kembung pada anak

Dehidrasi atau kekurangan cairan menjadi salah satu penyebab sembelit. Tubuh kekurangan cairan membuat feses pun menjadi keras dan kering. Maka itu, untuk membantu mengatasi perut kembung akibat sembelit pada anak, coba berikan air putih dalam jumlah yang cukup pada anak.

Konsumsi air putih yang banyak dapat meredakan gejala perut kembung dan sembelit. Berikut konsumsi cairan harian yang perlu dipenuhi anak setiap harinya menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia.

  • 1-3 tahun membutuhkan 1300 mL
  • 4-8 tahun membutuhkan 1700 mL

2. Makanan berserat

susu formula anak

Salah satu penyebab kembung dan perut terasa penuh adalah sembelit. Maka itu, anak butuh asupan tinggi serat. . Serat menjadi bagian penting di dalam sistem pencernaan, karena prosesnya dapat melancarkan saluran pencernaan.

Serat difermentasi oleh bakteri yang terdapat di dalam usus besar. Hasil fermentasi dapat mendorong pergerakan peristaltik usus yang mendukung kelancaran sistem pencernaan. Hal tersebut menyebabkan air tertahan dan membuat feses terbentuk dengan konsistensi yang lembut di dalam usus besar. Maka itu, ibu perlu memberikan anak asupan kaya serat.

Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia no. 28 tahun 2019, anjuran asupan serat harian untuk anak usia 1-3 tahun adalah 19 gram, sementara anak usia 4-6 tahun mencakup 20 gram serat per harinya.

Ibu bisa menambahkan apel, pir, dan kacang polong ke dalam camilan sehat si kecil. Selain itu, Anda juga bisa memberikan susu kaya serat untuk si kecil. Asupan tinggi serat tersebut membantu meningkatkan pergerakan ususnya untuk mengatasi perut kembung pada anak dan melancarkan BAB-nya.

3. Pacu ia beraktivitas fisik

Selain menambahkan serat dan minum banyak air putih, dorong si kecil melakukan aktivitas fisik. Cara ini pun bantu mengatasi perut kembung pada anak. Anda bisa mengajaknya bermain sepeda atau berjalan kaki di sore atau pagi hari. Aktivitas fisik dapat membantu pergerakan ususnya dan membantu mengatasi masalah perut kembung pada anak karena sembelit.

Misalnya, Anda bisa mengajak anak beraktivitas fisik 30-60 menit setiap hari. Bila kondisi anak sudah pulih dari perut kembung, lebih baik jadwalkan secara rutin untuk berkegiatan secara fisik. Bagaimanapun, cara ini dapat mendukung kesehatan anak secara keseluruhan.

4. Istirahat cukup

anak tidur

Jangan lupa ingatkan anak untuk istirahat cukup. Ketika anak beristirahat, sistem imunnya bekerja memulihkan tubuh si kecil. 

Anak perlu beristirahat yang cukup agar sistem imun dapat optimal melawan infeksi bakteri yang mengakibatkan sembelit dan perut kembungnya. Saat tidur, ia juga mengembalikan energinya agar bisa ceria dalam menjalani kegiatan bermainnya.

Sebagian kasus sembelit disebabkan oleh infeksi bakteri pada sistem pencernaan si kecil, sehingga menyebabkannya demam. Bila demikian, ibu perlu segera berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat untuk si kecil.

Tak perlu cemas lagi, ibu bisa menerapkan poin-poin di atas dalam mengatasi perut kembung karena sembelit pada anak. Semoga ia sehat selalu!

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Direkomendasikan untuk Anda

sakit perut pada anak

Ketahui Penyebab dan Cara Memulihkan Sakit Perut pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 10/03/2020 . Waktu baca 5 menit
enkopresis anak BAB di celana

Anak Sering BAB di Celana? Bisa Jadi Gejala Enkopresis Fungsional

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 16/12/2017 . Waktu baca 4 menit