home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Mengapa Perut Kembung Sering Terjadi pada Anak? Bagaimana Cara Mengatasinya?

Gejala perut kembung pada anak|Penyebab perut kembung pada anak|Cara mengatasi perut kembung pada anak|Kapan waktunya ke dokter?
Mengapa Perut Kembung Sering Terjadi pada Anak? Bagaimana Cara Mengatasinya?

Perut kembung merupakan kondisi yang tidak hanya dialami orang dewasa, tetapi juga pada anak-anak. Saat si kecil mengalami perut kembung, ia akan merasa sangat tidak nyaman, rewel, sampai tidak berselera makan. Apa penyebab perut kembung pada si kecil dan bagaimana cara mengatasinya?

Gejala perut kembung pada anak

anak sakit perut

Kentut adalah hal normal karena bertujuan untuk membuang gas di dalam perut. Namun, kalau sudah terlalu banyak, bisa menjadi tanda perut kembung.

Gejala dan tanda perut kembung pada anak dan orang dewasa sebenarnya sama, yaitu:

  • Kentut
  • Perut terasa begah
  • Terdengar gemuruh di perut bagian bawah
  • Sakit perut

Gas yang menumpuk membuat anak sulit membuangnya, sehingga menimbulkan berbagai gejala di atas.

Penyebab perut kembung pada anak

sakit perut pada anak

Mengutip dari About Kids Health, perut kembung adalah gangguan pencernaan akibat udara atau gas yang menumpuk di usus. Ini bisa terjadi ketika banyak udara yang tertelan saat makan dan minum.

Selain karena gas menumpuk di dalam usus, berikut penyebab lain dari kondisi perut kembung pada anak:

Bakteri di dalam usus

Usus mengandung bakteri yang membantu pencernaan untuk melakukan fermentasi makanan yang dikonsumsi. Proses fermentasi ini menghasilkan gas sebagai produknya.

Gas tersebut diserap ke berbagai bagian tubuh, seperti diserap ke dalam aliran darah dan dikeluarkan paru-paru. Sisa dari gas itu didorong sepanjang usus sehingga membuatnya menumpuk.

Mengonsumsi makanan berserat tinggi

Makanan tinggi serat memang bisa melancarkan pencernaan dan buang air besar, tetapi bisa juga menghasilkan gas berlebih.

Usus halus tidak bisa memecah beberapa jenis senyawa, ini membuat kerja bakteri usus sangat besar untuk menghasilkan gas.

Makanan serat tinggi sebaiknya tidak terlalu sering diberikan pada anak karena bisa memicu perut kembung.

Berikan secara perlahan sebagai perkenalan agar perutnya bisa menyesuaikan diri.

Intoleransi laktosa

Saat tubuh tidak mampu mencerna gula yang terdapat di dalam susu sapi, gas yang dihasilkan usus akan memiliki jumlah berlebih.

Ini karena bakteri di usus mencerna gula dengan fermentasi, sebuah proses pembuatan gas.

Intoleransi karbohidrat

Tidak hanya laktosa, intoleransi karbohidrat juga bisa terjadi. Orang yang memiliki intoleransi terhadap karbohidrat rentan terhadap produksi gas dari fermentasi karbohidrat lain, seperti fruktosa.

Fruktosa terdapat di dalam banyak makanan, seperti madu, sirup jagung, dan buah-buahan.

Beberapa kondisi lain yang menjadi penyebab perut kembung pada si kecil, yaitu:

Melansir dari Better Health Channel biasanya usus menghasilkan sekitar 500-2000 ml gas yang dikeluarkan lewat anus secara berkala.

Cara mengatasi perut kembung pada anak

perut kembung pada anak

Pada dasarnya, perut kembung tidak membutuhkan perawatan medis tertentu. Kondisi ini bisa diselesaikan dengan mengubah pola makan anak sehari-hari, seperti:

Mengonsumsi vitamin probiotik

Penggunaan vitamin probiotik bisa menjadi obat mengatasi perut kembung pada si kecil. Tidak hanya vitamin tambahan, probiotik juga bisa didapatkan dari beberapa jenis makanan, seperti yoghurt, susu kedelai, dan jus buah.

Kurangi makanan mengandung gas tinggi

Untuk mengobati perut kembung pada si kecil, orangtua bisa mengurangi makanan yang mengandung banyak gas. Beberapa makanan dengan kandungan gas yang tinggi yaitu:

  • Produk olahan susu
  • Buah apel, peach, pir
  • Kol
  • Buncis
  • Kacang polong
  • Brokoli

Sebenarnya makanan di atas memiliki manfaat untuk tubuh anak, sehingga tidak bisa dihilangkan begitu saja. Untung menyiasatinya, Anda bisa mengurangi konsumsi makanan di atas dalam sehari.

Bisa juga dengan tidak mengombinasikan kelima makanan di atas dalam satu porsi makanan.

Atur ritme saat makan untuk kurangi perut kembung pada anak

Tidak hanya mengurangi makanan yang mengandung gas tinggi, mengatur ritme saat makan juga bisa mengurangi perut kembung pada anak.

Anda bisa mengarahkan si kecil untuk tidak makan dan minum terlalu cepat agar tidak menelan terlalu banyak udara.

Untuk anak yang memiliki intoleransi laktosa, hindari produk olahan susu, seperti keju dan yoghurt untuk mengurangi efek perut kembung.

Kapan waktunya ke dokter?

Meski perut kembung pada anak tidak membutuhkan perawatan khusus, orangtua perlu waspada dan peka melihat keadaan si kecil.

Anda perlu membawa si kecil ke dokter bila mengalami hal-hal di bawah ini:

  • Berat badan anak turun
  • Perut kembung disertai diare lebih dari 7 hari
  • Terjadi pembengkakan pada perut anak
  • Perut masih kembung meski pola makan sudah diubah
  • Anak merasakan sakit perut terus menerus
  • Tinja anak mengandung darah
  • Nafsu makan anak berkurang
  • Muntah dan mual

Bila si kecil mengalami hal di atas, segera konsultasi ke dokter agar anak mendapat perawatan lebih lanjut.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Encyclopedia, M., & 12, A. (2020). Abdominal pain – children under age 12: MedlinePlus Medical Encyclopedia. Retrieved 11 November 2020, from https://medlineplus.gov/ency/article/007504.htm

Abdominal Fullness or Bloating | CS Mott Children’s Hospital | Michigan Medicine. (2020). Retrieved 11 November 2020, from https://www.mottchildren.org/health-library/aa109056

Warner, J., & Pat F. Bass III, M. (2013). Digestive Issues in Children – Signs, Causes | Everyday Health. Retrieved 11 November 2020, from https://www.everydayhealth.com/digestive-health/mom-my-belly-hurts-common-digestive-issues-in-children.aspx

What Causes Abdominal Distention?. (2014). Retrieved 11 November 2020, from https://pediatriceducation.org/2014/07/21/what-causes-abdominal-distention/amp/

What Causes Stomach Pain in Kids?. (2019). Retrieved 11 November 2020, from https://www.scripps.org/news_items/6821-stomach-pain-in-kids-and-teens#:~:text=Gas%20pain%20or%20indigestion%20is,including%20chocolate)%20may%20cause%20gas.

AboutKidsHealth. (2020). Retrieved 11 November 2020, from https://www.aboutkidshealth.ca/article?contentid=822&language=english

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Riska Herliafifah Diperbarui 31/12/2020
Ditinjau secara medis oleh dr Damar Upahita
x