Penyebab Nyeri Perut Pada Bayi

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 19/05/2020
Bagikan sekarang

Karena belum bisa berbicara dan mengomunikasi perasaannya, saat bayi merasa sakit perut, ia tidak bisa bilang pada Anda. Anda mungkin bisa mengetahui bahwa ia sedang sakit perut, tapi apa penyebabnya?

Ada beberapa kemungkinan.

Kolik

Disebut juga sakit perut, biasanya terjadi pada bayi antara usia sepuluh hari sampai tiga bulan. Sampai saat ini tidak ada yang tahu pasti apa penyebabnya, namun kolik tampaknya merupakan hasil kontraksi cepat dan berat pada usus sehingga menyebabkan nyeri pada bayi. Nyeri pada bayi ini paling parah terjadi di sore hari menjelang malam dan awal malam hari, dan bisa disertai dengan tangisan, menarik kaki mendekati dada, sering buang gas, dan rewel. Anda dapat mencoba berbagai pendekatan untuk mengatasi kolik, seperti mengayunkan bayi Anda , berjalan sambil menggendong bayi, membedongnya dalam selimut, atau memberikan dot.

Intususepsi

Ini adalah suatu kondisi langka yang dapat menyebabkan sakit perut pada bayi. Intususepsi  adalah penyakit perut yang paling umum pada anak di bawah usia dua tahun. Masalah ini terjadi ketika salah satu bagian dari usus terselip ke dalam bagian lain dari usus lalu terperangkap, usus pun tersumbat dan menyebabkan sakit parah. Anak akan sering kali menangis dan menarik kaki ke arah perutnya. Hal ini akan diikuti oleh periode tenang tanpa rasa sakit perut dan sering tanpa mengalami stress apapun. Anak mungkin juga muntah dan memiliki feses yang berwarna gelap, berlendir, dan berdarah, sering terlihat seperti selai blackberry. Rasa sakit ini sering parah, dengan periode menjerit diikuti oleh periode tenang atau bahkan lesu. Penting untuk mengenali penyebab sakit perut ini dan bicarakan dengan dokter anak Anda segera.

Dokter akan memeriksa dan mungkin akan memberikan sinar X-ray yang disebut enema udara atau barium enema. Kadang-kadang melakukan tes ini tidak hanya memastikan diagnosis tetapi juga melepaskan usus yang terllilit. Jika enema tidak melepaskan lilitan usus, operasi darurat mungkin diperlukan untuk mengatasi masalah ini.

Infeksi virus atau bakteri dari usus (gastroenteritis)

Biasanya berhubungan dengan diare atau muntah. Sakit perut yang datang dan pergi juga sering terjadi. Kebanyakan kasus virus tidak memerlukan pengobatan dan akan hilang dengan sendirinya setelah seminggu atau lebih. Rasa sakit itu sendiri umumnya berlangsung satu atau dua hari dan kemudian menghilang kecuali jika infeksi disebabkan oleh parasit Giardia lamblia. Parasit ini dapat menghasilkan nyeri periodik berulang dan tidak terlokalisasi pada salah satu bagian perut saja. Jenis sakit perut ini dapat terjadi selama beberapa minggu atau bulan, dan dapat menyebabkan hilangnya nafsu makan dan turunnya berat badan. Pengobatan dengan obat yang tepat dapat menyembuhkan infeksi ini sekaligus nyeri perut yang menyertainya.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Kondisi yang Mengharuskan Ibu Hamil Membatalkan Puasanya

Ibu hamil boleh puasa. Meski begitu, meneruskan puasa bagi ibu hamil dengan kondisi-kondisi ini tak cuma membahayakan kesehatannya, tapi juga bayinya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hari Raya, Ramadan 14/05/2020

Berbagai Jenis Gangguan Makan yang Umum Dialami Ibu Hamil

Gangguan makan yang dialami oleh ibu hamil tentu akan memberikan dampak yang berbahaya bagi keselamatan dan perkembangan janin.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

Kulit Wajah Terlihat Kusam Saat Hamil, Apa Penyebabnya?

Alih-alih mendapatkan pregnancy glow, sebagian orang malah merasa kulit wajah jadi lebih kusam saat hamil. Apa penyebabnya?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

Kenapa Saya Sakit Perut Setelah Buka Puasa?

Pernahkah Anda sakit perut setelah buka puasa? Bisa jadi ini karena pengaruh makanan yang Anda konsumsi saat berbuka. Apa lagi sebab lainnya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hari Raya, Ramadan 07/05/2020

Direkomendasikan untuk Anda

Anak Sering Sakit Perut, Apakah Orang Tua Harus Khawatir?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 29/05/2020
mengajak orang tua pindah

Tips Mengajak Orang Tua Pindah ke Tempat yang Baru

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 25/05/2020
hamil setelah keguguran

Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 18/05/2020
menu puasa untuk ibu hamil

Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020