home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

10 Cara Ampuh Mencegah Penyakit Jantung dan Kekambuhannya

10 Cara Ampuh Mencegah Penyakit Jantung dan Kekambuhannya

Berdasarkan data WHO tahun 2015, penyakit jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler) menyebabkan 17,7 juta kematian di dunia. Meskipun begitu, kabar baiknya ada banyak cara yang bisa Anda dan keluarga lakukan untuk mencegah penyakit jantung. Lantas, apa saja tindakan pencegahan penyakit jantung yang perlu Anda ketahui? Simak ulasannya di bawah ini.

Cara jitu mencegah penyakit jantung dan kekambuhannya

Jantung adalah organ penting yang berfungsi untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Itulah sebabnya, menjaga kesehatan jantung itu penting. Bila tidak, berbagai jenis penyakit jantung, seperti aterosklerosis, aritmia, atau serangan jantung bisa menyerang Anda di kemudian hari.

Menurut Center for Disease Control and Prevention (CDC), kunci mencegah penyakit jantung adalah menerapkan diet sehat. Alasannya, dengan hidup lebih sehat, Anda dapat menjaga tekanan darah normal, juga kadar kolesterol dan gula darah tetap normal. Ini artinya, Anda menurunkan berbagai risiko penyakit kardiovaskuler.

Tindakan pencegahan ini tidak hanya diperuntukkan bagi orang yang sehat, tapi juga bagi penderita jantung yang tidak ingin penyakitnya kembali kambuh.

Supaya lebih jelas, mari bahasa satu per satu cara mencegah penyakit jantung dengan menerapkan gaya hidup sehat berikut ini.

1. Konsumsi makanan yang sehat untuk jantung

makanan untuk penderita jantung koroner

Mencegah penyakit jantung dan mengendalikan penyakit tersebut agar tidak kembali kambuh bisa dilakukan dengan memerhatikan pilihan menu makanan setiap hari. “Anda bisa mengurangi risiko penyakit ini dengan makan makanan yang baik untuk jantung setiap hari,” ujar Julia Zumpano, RD, LD, ahli diet kardiologi pada situs Cleveland Clinic.

Beragam jenis makanan yang membantu menjaga kesehatan jantung dan menghindari kekambuhan penyakit kardiovaskuler, di antaranya:

  • Ikan kaya omega 3, seperti salmon, tuna, atau bandeng yang berpotensi mencegah peradangan pada pembuluh darah.
  • Kacang tinggi omega 3, seperti almond atau kenari dapat menjaga jantung selalu sehat.
  • Buah beri, buah sitrus, anggur, ceri, tomat, alpukat, delima, dan apel yang kaya antioksidan untuk mengurangi radikal bebas. Anda bisa menikmati buah yang sehat bagi jantung dan mendukung efektivitas obat untuk sembuhkan penyakit jantung ini secara langsung atau dibuat jus.
  • Oat, biji rami, dan biji chia yang tinggi serat dan omega 3 baik berpotensi meningkatkan kesehatan jantung.
  • Kacang kedelai, edamame, kacang tanah, dan kacang hitam yang kaya isoflavon, vitamin B, dan serat yang baik untuk jantung.
  • Sayur-mayur, seperti bayam, selada, wortel, brokoli, dan ubi jalar mengandung vitamin C, kalium, dan folat dapat mendukung fungsi jantung.
  • Makanan lain yang bisa Anda konsumsi untuk menjaga kesehatan jantung dan mencegah kambuhnya gejala penyakit jantung adalah ubi, yogurt, cokelat serta tidak berlebihan minum kopi.

2. Batasi atau hindari pantangan makanan

makanan yang dilarang untuk pasien penyakit jantung

Guna menjaga kesehatan jantung dan mencegah kekambuhan penyakit jantung, Anda bisa menghindari berbagai pantangan berikut ini:

Makanan tinggi lemak dan kolesterol

Salah satu penyebab penyakit kardiovaskuler adalah penumpukan dan penyumbatan plak di pembuluh darah arteri. Plak in terbentuk dari kolesterol, lemak, atau kalsium berlebihan.

Semua zat yang membentuk plak itu sebagian besar berasal dari makanan yang dikonsumsi setiap hari. Contohnya, makanan cepat saji, makanan yang digoreng, makanan berlemak, dan makanan yang tinggi kolesterol. Jika makanan ini sering dikonsumsi, plak di arteri bisa menumpuk dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskuler.

Akan lebih baik, pilih makanan yang cara mengolahnya dipanggang, direbus, atau dikukus. Sekali pun digoreng, bahan yang digunakan adalah minyak zaitun. Kemudian, saat mengonsumsi daging sapi atau ayam, sisihkan bagian lemaknya dan jangan lupa kombinasikan dengan protein lain, misalnya ikan.

Merokok

Jika Anda seorang perokok, berusahalah untuk berhenti merokok dan menjauhi asap rokok mulai saat ini sebagai cara untuk menghindari penyakit jantung. Bahkan, menurut World Health Organization (WHO), risiko serangan jantung dan stroke dapat menurun secara drastis tepat setelah orang menghentikan kebiasaan yang kurang sehat ini.

Minum alkohol dan minuman bersoda

Alkohol dapat meningkatkan tekanan darah dan kadar trigliserida di dalam tubuh. Jika dikonsumsi secara berlebihan, alkohol dapat meningkatkan risiko Anda mengalami obesitas, kecanduan alkohol, dan penyakit jantung.

Oleh karena itu, batasi konsumsi alkohol Anda, untuk membantu menjaga kesehatan jantung sekaligus mencegah terjadinya penyakit jantung.

Selain alkohol, Anda juga harus mengurangi kebiasaan minum minuman bersoda. Pasalnya, minuman ini mengandung tinggi gula, dapat menaikkan berat badan, dan pada akhirnya bisa meningkatkan risiko penyakit jantung.

Sesekali minum tidak masalah, asal jangan terlalu sering dan batasi porsinya untuk mencegah terjadinya penyakit jantung atau kekambuhan gejalanya.

Komsumsi camilan makanan asin

Cara mencegah penyakit jantung selanjutnya adalah mengurangi konsumsi makanan asin, seperti keripik kentang dan camilan gurih lainnya. Makanan yang tinggi garam ini dapat meningkatkan risiko hipertensi (tekanan darah tinggi).

Jika Anda sudah punya hipertensi, risiko terkena penyakit jantung akan semakin besar. Jika Anda tetap bandel mengonsumsi makanan tinggi garam, fungsi jantung akan semakin lemah dan arteri akan rusak. Seiring waktu, kondisi ini akan menyebabkan gagal jantung, yakni jantung sulit memasok aliran darah kaya oksigen ke seluruh tubuh.

Walaupun garam itu dibutuhkan tubuh agar sel, jaringan, dan organ dapat bekerja dengan baik, asupannya tidak boleh berlebihan. Jadi, kurangi kebiasaan ngemil makanan asin untuk mencegah penyakit jantung.

3. Rutin olahraga dan tetap aktif

gaya hidup sehat untuk hipertensi

Olahraga dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung dan paru, menjaga kadar kolesterol normal dan tekanan darah normal, serta menjaga berat badan tetap sehat. Sebaliknya, jika Anda malas olahraga, risiko berbagai penyakit akan semakin tinggi, termasuk penyakit kardiovaskuler.

Oleh karena itu, menghindari penyakit jantung juga bisa dilakukan dengan cara berolahraga setidaknya 30 menit sehari, minimal 5 hari seminggu.

Semua olahraga pada dasarnya baik. Namun, ada beberapa yang sangat dianjurkan untuk menjaga kesehatan jantung dan bagi pasien penyakit jantung seperti berjalan kaki, jogging, naik sepeda, berenang, yoga, atau latihan angkat beban.

Aktivitas fisik sebenarnya tak terbatas hanya dengan olahraga. Saat Anda berada di kantor, luangkan waktu istirahat sejenak untuk bangkit berdiri, gerakkan kaki dan tangan Anda, dan lakukan pemanasan ringan untuk memompa jantung Anda.

4. Jaga berat badan ideal

cara menurunkan berat badan

Obesitas merupakan salah satu faktor risiko dari penyakit kardiovaskuler. Oleh karena itu, jika Anda ingin mencegah penyakit jantung, cara yang harus Anda lakukan adalah menjaga berat badan tetap idel.

Caranya, atur pola makan dengan tidak makan secara berlebihan. Sebuah studi yang diterbitkan pada American Heart Association menyebutkan bahwa makan berlebihan dapat meningkatkan risiko terjadinya serangan jantung pada orang yang sudah bermasalah pada jantungnya.

Ini karena makanan akan melepaskan banyak hormon ke dalam aliran darah sehingga bisa meningkatkan detak jantung, gumpalan darah, dan tekanan darah. Hal ini bisa memperberat kerja jantung dan memicu penyumbatan, yang akhirnya bisa menyebabkan serangan jantung atau stroke.

Selain porsi makan yang perlu dibatasi, imbangi juga dengan aktivitas fisik seperti rutin berolahraga setiap hari. Tindakan pencegahan penyakit jantung ini bisa Anda lakukan dengan rutin olahraga dan menghindari makanan terlalu banyak.

Di samping itu, kurangi kebiasaan menonton TV terlalu lama, apalagi sambil ngemil makanan asin. Untuk memantau berapa berat badan ideal Anda, hitung Body Mass Index (BMI) melalui kalkulator BMI.

5. Perbanyak minum air putih

kandungan air putih

Rajin minum air putih menjadi cara mencegah penyakit jantung yang cukup ampuh, tapi sering kali dipandang sebelah mata. Tindakan pencegahan penyakit jantung ini dilakukan karena dehidrasi (kurang cairan tubuh) berdampak buruk bagi jantung.

Ketika Anda dehidrasi, jumlah darah dalam tubuh akan berkurang. Untuk mengimbanginya, jantung akan berdetak lebih cepat.

Tubuh juga menyimpan lebih banyak natrium membuat darah menjadi lebih tebal dan menyulitkannya bersirkulasi dengan baik. Kinerja jantung dalam memompa darah akan jadi semakin berat. Itulah sebabnya, Anda harus cukup minum setiap hari untuk mendukung kinerja jantung.

6. Belajar mengelola stres

Stres adalah hal yang wajar terjadi dan bisa dialami oleh semua orang. Masalahnya, bukanlah apa yang menyebabkan stres, tapi bagaimana Anda meresponnya.

Saat Anda sedang berada di bawah tekanan, tubuh memproduksi hormon adrenalin yang akan membuat jantung bekerja lebih keras. Akibatnya, dalam jangka panjang tekanan darah bisa meningkat dan berpotensi menyebabkan berbagai masalah pada jantung.

Jadi, cara mencegah penyakit jantung terkait hal ini adalah pintar-pintar mengelola emosi. Tindakan pencegahan penyakit jantung terkait stres ini bisa Anda lakukan dengan mencoba meditasi, yoga, atau teknik pernapasan dalam. Jika stress Anda sudah dirasa berlebihan, jangan ragu untuk mengunjungi psikolog.

Seks kerap kali timbul karena kehidupan seks memburuk bagi penderita penyakit jantung dan pembuluhnya. Michael Blaha, MD, MPH, peneliti dari John Hopkins Center menjawab kekhawatiran pasien penyakit jantung mengenai hal ini.

Menurutnya, melakukan hubungan seks itu aman untuk pasien penyakit kardiovaskuler karena risiko terjadinya serangan jantung selama aktivitas tersebut sangat rendah, yakni kurang dari 1 persen. Selain itu, durasi aktivitas seks juga cenderung lebih pendek jika dibandingkan dengan aktivitas fisik, seperti olahraga.

Lantas, apakah viagra aman digunakan untuk penderita jantung yang ingin meningkatkan kehidupan seksnya? Viagra atau obat penghambat phosphodiesterase-5 (PDE5) adalah obat untuk meningkatkan performa seks dan ini aman digunakan untuk penderita penyakit jantung.

Akan tetapi, penggunaan obatnya tetap harus diawasi dokter. Mengingat, adanya efek samping yang mungkin terjadi jika obat digunakan dengan tepat.

7. Berjemur sinar matahari

paparan sinar matahari

Tindakan pencegahan penyakit jantung dan kekambuhannya adalah rutin berjemur di bawah sinar matahari pagi. Kenapa? Alasannya sinar matahari memiliki potensi untuk mengurangi peradangan yang disebabkan oleh plak pada pembuluh darah jantung.

Di samping itu, manfaat lain dari sinar matahari pagi untuk jantung adalah menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah serta memperkuat otot jantung untuk memompa darah. Cobalah untuk berjemur di pagi hari selama 10 menit setiap hari, namun pastikan sinar matahari mengenai kulit Anda secara langsung.

8. Ikuti panduan khusus berpuasa

cara berpuasa bagi penderita diabetes

Jika Anda seorang penderita jantung dan ingin menjalani puasa tanpa gangguan dari gejala yang kambuh, Anda tidak perlu cemas. Pasalnya, beberapa pasien jantung masih bisa menjalani puasa dengan nyaman dan aman, caranya yakni:

  • Pastikan Anda mendapat izin dari dokter untuk berpuasa. Lakukan konsultasi pada dokter sebulan atau 2 bulan sebelum memasuki bulan Ramadan. Tujuannya, untuk memastikan tubuh Anda dalam keadaan sehat dan mampu menjalani puasa serta menyesuaikan waktu minum obat sakit jantung.
  • Sahur dan berbuka dengan menu makanan yang direkomendasikan dokter atau ahli gizi. Selain itu, hindari berbagai pantangan makanan yang memicu munculnya gejala.
  • Cukupi asupan air putih seperti hari biasanya, supaya Anda tidak dehidrasi dan jantung dapat bekerja dengan baik. Trik sederhananya ikuti panduan 2-4-2 atau 2 gelas saat sahur, 4 gelas ketika buka puasa (2 gelas sehabis ta’jil dan 2 gelas sehabis tarawih), dan 2 gelas air putih sebelum tidur. Kecuali, jika Anda merupakan pasien gagal jantung, biasanya asupan air akan dibatasi.
  • Jangan lupa istirahat dan periksa kesehatan tubuh secara rutin.

9. Cek kesehatan rutin

atrial fibrilasi jantung berdebar

Upaya pencegahan penyakit jantung bisa Anda lakukan dengan cek kesehatan rutin. Ini meliputi pengecekan tekanan darah, kolesterol, dan gula dalam darah.

Pasalnya kadar kolesterol, gula darah, dan tekanan darah yang tinggi bisa memperbesar risiko Anda terkena penyakit kardiovaskuler. Dengan melakukan hal ini, Anda bisa memantau kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Anda perlu memulai cara mencegah penyakit jantung ini ketika sudah berusia 20 tahun. Ingat sekarang ini, penyakit kardiovaskuler tidak hanya menyerang lansia saja. Orang dewasa di atas 20 tahun juga bisa terserang penyakit kronis ini karena penerapan gaya hidup yang buruk.

Jika Anda sudah punya penyakit diabetes, pengecekan gula darah harus disesuaikan. Begitu juga dengan orang yang punya hipertensi (tekanan darah tinggi). Konsultasikan lebih lanjut dengan dokter mengenai hal. Selalu ikuti anjuran dokter, terutama dalam aturan minum obat dan penerapan gaya hidup.

10. Pahami gejala penyakit jantung

risiko serangan jantung

Memahami gejala penyakit jantung termasuk cara mencegah penyakit tersebut. Pasalnya, mewaspadai gejala lebih awal membuat seseorang akan memperoleh perawatan yang tepat lebih cepat. Itu artinya, keparahan gejala sekaligus komplikasi penyakit jantung, seperti serangan jantung, gagal jantung, atau stroke dapat dihindari.

Gejala penyakit kardiovaskuler yang perlu Anda ketahui, meliputi:

  • Nyeri dada, seperti ditekan dan menimbulkan rasa tidak nyaman
  • Napas jadi pendek alias sesak napas
  • Detak jantung tidak beraturan
  • Tubuh lemas dan kepala terasa pusing membuat Anda seakan mau pingsan

Jika Anda mengalami gejala atau mendapati orang di sekitar Anda menunjukkan gejala demikian, segera lakukan pemeriksaan ke dokter. Bisa juga dengan menghubungi tim medis di 118 atau 119 untuk kondisi gawat darurat.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

The Heart Foundation. (n.d.). Keep your heart healthyhttps://www.heartfoundation.org.au/your-heart/keep-your-heart-healthy [Accessed on October 23th, 2020]

Harvard Health Publishing. (2019, September 24). Avoid these foods for a healthier heart. Harvard Health. https://www.health.harvard.edu/healthbeat/avoid-these-foods-for-a-healthier-heart [Accessed on October 23th, 2020]

Stress can increase your risk for heart disease – Health encyclopedia – University of Rochester Medical Center. (n.d.). Welcome to URMC – Rochester, NY – University of Rochester Medical Center. https://www.urmc.rochester.edu/encyclopedia/content.aspx?ContentTypeID=1&ContentID=2171 [Accessed on October 23th, 2020]

Hari Jantung Sedunia (HJS) Tahun 2019 : Jantung Sehat, SDM Unggul. Direktorat P2PTM. https://p2ptm.kemkes.go.id/kegiatan-p2ptm/pusat-/hari-jantung-sedunia-hjs-tahun-2019-jantung-sehat-sdm-unggul [Accessed on October 23th, 2020]

Is drinking alcohol part of a healthy lifestyle? (n.d.). www.heart.org. https://www.heart.org/en/healthy-living/healthy-eating/eat-smart/nutrition-basics/alcohol-and-heart-health [Accessed on October 23th, 2020]

Prevent heart disease. (2020, April 21). Centers for Disease Control and Prevention. https://www.cdc.gov/heartdisease/prevention.htm [Accessed on October 23th, 2020]

What can I do to avoid a heart attack or a stroke? (n.d.). WHO | World Health Organization. https://www.who.int/news-room/q-a-detail/what-can-i-do-to-avoid-a-heart-attack-or-a-stroke [Accessed on October 23th, 2020]

Smoking. (n.d.). British Heart Foundation – Beat heartbreak forever. https://www.bhf.org.uk/informationsupport/risk-factors/smoking  [Accessed on October 23th, 2020]

Heart disease – Symptoms and causes. (2018, March 22). Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/heart-disease/symptoms-causes/syc-20353118 [Accessed on October 23th, 2020]

Looking at the link between salt and heart failure. (2017, November 8). Health Essentials from Cleveland Clinic. https://health.clevelandclinic.org/looking-at-the-link-between-salt-and-heart-failure/ [Accessed on October 23th, 2020]

The importance of water. (2019, April 26). The Heart Foundation. https://theheartfoundation.org/2019/03/08/the-importance-of-water/ [Accessed on October 23th, 2020]

How to help prevent heart disease at any age. www.heart.org. https://www.heart.org/en/healthy-living/healthy-lifestyle/how-to-help-prevent-heart-disease-at-any-age [Accessed on October 23th, 2020]

Sitting risks: How harmful is too much sitting? (2018, May 8). Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/adult-health/expert-answers/sitting/faq-20058005 [Accessed on October 23th, 2020]

American Heart Association. (2000, November 21). Heavy Meals May Trigger Heart Attacks. ScienceDaily. Retrieved May 20, 2020 from www.sciencedaily.com/releases/2000/11/001120072759.htm [Accessed on October 23th, 2020]

 

Atherosclerosis. (n.d.). National Heart, Lung, and Blood Institute (NHLBI). https://www.nhlbi.nih.gov/health-topics/atherosclerosis [Accessed on October 23th, 2020]

Heart disease and diet: MedlinePlus medical encyclopedia. (n.d.). MedlinePlus – Health Information from the National Library of Medicine. https://medlineplus.gov/ency/article/002436.htm [Accessed on October 23th, 2020]

How eating fish helps your heart. (2019, September 28). Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/heart-disease/in-depth/omega-3/art-20045614  [Accessed on October 23th, 2020]

Can oatmeal reverse heart disease? (2017, May 30). NutritionFacts.org. https://nutritionfacts.org/2017/05/30/can-oatmeal-reverse-heart-disease/ [Accessed on October 23th, 2020]

Medicine. Washington (DC): National Academies Press (US); 2014 Apr 23. [Accessed on October 23th, 2020]

Unsalted tomato juice may help lower heart disease risk https://www.sciencedaily.com/releases/2019/06/190605100354.htm [Accessed on October 23th, 2020]

How to Prevent Heart Disease at Any Age https://www.heart.org/en/healthy-living/healthy-lifestyle/how-to-help-prevent-heart-disease-at-any-age [Accessed on October 23th, 2020]

Hirose, A., Terauchi, M., Tamura, M., Akiyoshi, M., Owa, Y., Kato, K., & Kubota, T. (2015). Tomato juice intake increases resting energy expenditure and improves hypertriglyceridemia in middle-aged women: an open-label, single-arm study. Nutrition Journal14(1). doi: 10.1186/s12937-015-0021-4 available at https://nutritionj.biomedcentral.com/articles/10.1186/s12937-015-0021-4 [Accessed on October 23th, 2020]

Odai, T., Terauchi, M., Okamoto, D., Hirose, A., & Miyasaka, N. (2019). Unsalted tomato juice intake improves blood pressure and serum low‐density lipoprotein cholesterol level in local Japanese residents at risk of cardiovascular disease. Food Science & Nutrition. doi: 10.1002/fsn3.1066 available at https://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/fsn3.1066 [Accessed on October 23th, 2020]

Zhao, C. N., Meng, X., Li, Y., Li, S., Liu, Q., Tang, G. Y., & Li, H. B. (2017). Fruits for Prevention and Treatment of Cardiovascular DiseasesNutrients9(6), 598. https://doi.org/10.3390/nu9060598 [Accessed on October 23th, 2020]

Cervantes Gracia, K., Llanas-Cornejo, D., & Husi, H. (2017). CVD and Oxidative StressJournal of clinical medicine6(2), 22. https://doi.org/10.3390/jcm6020022 [Accessed on October 23th, 2020]

Kwok, C., Boekholdt, S., Lentjes, M., Loke, Y., Luben, R., Yeong, J., Wareham, N., Myint, P. and Khaw, K., 2015. Habitual chocolate consumption and risk of cardiovascular disease among healthy men and womenHeart, 101(16), pp.1279-1287. [Accessed on October 23th, 2020]

How do nuts help your heart health? (2019, November 14). Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/heart-disease/in-depth/nuts/art-20046635 [Accessed on October 23th, 2020]

Oats. (2019, November 4). The Nutrition Source. https://www.hsph.harvard.edu/nutritionsource/food-features/oats/ [Accessed on October 23th, 2020]

Reverri, E. J., Randolph, J. M., Steinberg, F. M., Kappagoda, C. T., Edirisinghe, I., & Burton-Freeman, B. M. (2015). Black Beans, Fiber, and Antioxidant Capacity Pilot Study: Examination of Whole Foods vs. Functional Components on Postprandial Metabolic, Oxidative Stress, and Inflammation in Adults with Metabolic SyndromeNutrients7(8), 6139–6154. https://doi.org/10.3390/nu7085273 [Accessed on October 23th, 2020]

Regular yogurt intake and risk of cardiovascular disease among hypertensive adults. PubMed Central (PMC). https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5905602/ [Accessed on October 23th, 2020]

12 heart-healthy foods to work into your diet. (2020, March 17). Health Essentials from Cleveland Clinic. https://health.clevelandclinic.org/12-heart-healthy-foods-to-work-into-your-diet/ [Accessed on October 23th, 2020]

Mahmoud, A. M., Hernández Bautista, R. J., Sandhu, M. A., & Hussein, O. E. (2019). Beneficial Effects of Citrus Flavonoids on Cardiovascular and Metabolic HealthOxidative medicine and cellular longevity2019, 5484138. https://doi.org/10.1155/2019/5484138 [Accessed on October 23th, 2020]

Sweet potatoes are a holiday dish to be thankful for. (2019, November 25). www.heart.org. https://www.heart.org/en/news/2019/11/25/sweet-potatoes-are-a-holiday-dish-to-be-thankful-for [Accessed on October 23th, 2020]

Kelley, D. S., Adkins, Y., & Laugero, K. D. (2018). A Review of the Health Benefits of CherriesNutrients10(3), 368. https://doi.org/10.3390/nu10030368 [Accessed on October 23th, 2020]

Olive oil may lower heart disease risk. (2020, March 5). www.heart.org. https://www.heart.org/en/news/2020/03/05/olive-oil-may-lower-heart-disease-risk [Accessed on October 23th, 2020]

 

Weller, R. (2016). Sunlight Has Cardiovascular Benefits Independently of Vitamin D. Blood Purification41(1-3), 130-134. doi:10.1159/000441266 [Accessed on October 23th, 2020]

Holick, Michael F. Biological Effects of Sunlight, Ultraviolet Radiation, Visible Light, Infrared Radiation and Vitamin D for Health. Anticancer Research. 2016;36:1345-1356. [Accessed on October 23th, 2020]

Wang, T., Sun, H., Ge, H., Liu, X., Yu, F., & Han, H. et al. (2019). Association between vitamin D and risk of cardiovascular disease in Chinese rural population. PLOS ONE14(5), e0217311. doi: 10.1371/journal.pone.0217311 [Accessed on October 23th, 2020]

Wang, Y., Si, S., Liu, J., Wang, Z., Jia, H., & Feng, K. et al. (2016). The Associations of Serum Lipids with Vitamin D Status. PLOS ONE11(10), e0165157. doi: 10.1371/journal.pone.0165157 [Accessed on October 23th, 2020]

How to get more vitamin D from your food. (2020, January 27). Health Essentials from Cleveland Clinic. https://health.clevelandclinic.org/how-to-get-more-vitamin-d-from-your-food/ [Accessed on October 23th, 2020]

Effects of sun exposure. (2017, January 26). familydoctor.org. https://familydoctor.org/effects-early-sun-exposure/[Accessed on October 23th, 2020]

How to get vitamin D from sunlight. (2018, April 26). nhs.uk. https://www.nhs.uk/live-well/healthy-body/how-to-get-vitamin-d-from-sunlight/[Accessed on October 23th, 2020]

Danik, J. S., & Manson, J. E. (2012). Vitamin d and cardiovascular diseaseCurrent treatment options in cardiovascular medicine14(4), 414–424. https://doi.org/10.1007/s11936-012-0183-8 [Accessed on October 23th, 2020]

Heart disease – Symptoms and causes. (2018, March 22). Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/heart-disease/symptoms-causes/syc-20353118[Accessed on October 23th, 2020]

Fight inflammation to help prevent heart disease. Johns Hopkins Medicine, based in Baltimore, Maryland. https://www.hopkinsmedicine.org/health/wellness-and-prevention/fight-inflammation-to-help-prevent-heart-disease[Accessed on October 23th, 2020]

Vitamin D deficiency: Symptoms & treatment. Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/articles/15050-vitamin-d–vitamin-d-deficiency[Accessed on October 23th, 2020]

The Royal Women’s Hospital. (n.d.). Sleephttps://www.thewomens.org.au/health-information/periods/healthy-periods/sleep-sunshine-vitamin-d [Accessed on October 23th, 2020]

Chamsi-Pasha, M., & Chamsi-Pasha, H. (2016). The cardiac patient in RamadanAvicenna journal of medicine6(2), 33–38. https://doi.org/10.4103/2231-0770.179547 [Accessed on October 23th, 2020]

European Society of Cardiology (ESC). (2018, March 1). Ramadan fasting can be safe for patients with heart failure, study suggestsScienceDaily. Retrieved June 1, 2020 from www.sciencedaily.com/releases/2018/03/180301091641.htm [Accessed on October 23th, 2020]

The importance of water. (2019, April 26). The Heart Foundation. https://theheartfoundation.org/2019/03/08/the-importance-of-water/ [Accessed on October 23th, 2020]

Medical encyclopedia: MedlinePlus. (n.d.). MedlinePlus – Health Information from the National Library of Medicine. https://medlineplus.gov/ency/patientinstructions/ [Accessed on October 23th, 2020]

Can I fast during Ramadan? (2019, 4). British Heart Foundation – Beat heartbreak forever. https://www.bhf.org.uk/informationsupport/heart-matters-magazine/medical/ask-the-experts/fasting-during-ramadan [Accessed on October 23th, 2020]

The American Heart Association Diet and Lifestyle Recommendation. (2017, August 15) American Heart Association. https://www.heart.org/en/healthy-living/healthy-eating/eat-smart/nutrition-basics/ [Accessed on October 23th, 2020]

 

Rosman, L., Cahill, J., McCammon, S. and Sears, S., 2014. Sexual Health Concerns in Patients With Cardiovascular DiseaseCirculation, 129(5). [Accessed on October 23th, 2020]

Chamsi-Pasha H. (2001). Sildenafil (viagra) and the heartJournal of family & community medicine8(2), 63–66. [Accessed on October 23th, 2020]

Ishikura, F., Beppu, S., Hamada, T., Khandheria, B., Seward, J. and Nehra, A., 2000. Effects of Sildenafil Citrate (Viagra) Combined With Nitrate on the HeartCirculation, 102(20), pp.2516-2521. [Accessed on October 23th, 2020]

Harvard Health Publishing. (2019, September 24). Are erectile dysfunction pills safe for men with heart disease? Harvard Health. https://www.health.harvard.edu/mens-health/are-erectile-dysfunction-pills-safe-for-men-with-heart-disease [Accessed on October 23th, 2020]

Medications / Drugs that cause sexual dysfunction. (n.d.). Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/articles/9124-medications-that-affect-sexual-function [Accessed on October 23th, 2020]

Erectile dysfunction drugs are safe, possibly beneficial after heart attack. (2017, March 9). American College of Cardiology. https://www.acc.org/about-acc/press-releases/2017/03/09/14/25/erectile-dysfunction-drugs-are-safe-possibly-beneficial-after-heart-attack [Accessed on October 23th, 2020]

O’Rourke, M. and Xiong-Jing, J., 2000. Sildenafil/Nitrate InteractionCirculation, 101(8). [Accessed on October 23th, 2020]

 

Matters of the heart: Sex and cardiovascular disease. (2019, September 24). Harvard Health. https://www.health.harvard.edu/heart-health/matters-of-the-heart-sex-and-cardiovascular-disease [Accessed on October 23th, 2020]

Sex and heart disease. (2015, July 15). www.heart.org. https://www.heart.org/en/health-topics/consumer-healthcare/what-is-cardiovascular-disease/sex-and-heart-disease [Accessed on May 28th, 2020]

Is sex dangerous if you have heart disease? (n.d.). Johns Hopkins Medicine, based in Baltimore, Maryland. https://www.hopkinsmedicine.org/health/wellness-and-prevention/is-sex-dangerous-if-you-have-heart-disease [Accessed on October 23th, 2020]

Heart disease – Symptoms and causes. (2018, March 22). Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/heart-disease/symptoms-causes/syc-20353118 [Accessed on October 23th, 2020]

Rosman, L., Cahill, J., McCammon, S. and Sears, S., 2014. Sexual Health Concerns in Patients With Cardiovascular DiseaseCirculation, 129(5). [Accessed on October 23th, 2020]

Erectile dysfunction & heart disease. (2019, July 17). Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/15029-heart-disease–erectile-dysfunction [Accessed on October 23th, 2020]

Medications / Drugs that cause sexual dysfunction. (n.d.). Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/articles/9124-medications-that-affect-sexual-function [Accessed on October 23th, 2020]

Sexual activity and cardiovascular disease. (2012, February 28). AHA/ASA Journals. https://www.ahajournals.org/doi/full/10.1161/cir.0b013e3182447787 [Accessed on October 23th, 2020]

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Aprinda Puji
Tanggal diperbarui 21/11/2020
x