Homosistein

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 13 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Normal Kah Detak Jantung Anda?

Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai.

Coba Hitung!
active

Definisi

Apa itu homosistein?

Homosistein adalah salah satu dari 20 asam amino (molekul yang dibutuhkan tubuh untuk mensintesis semua protein tubuh). Tidak mungkin untuk mendapatkan homosistein dari makanan, sehingga harus dibuat dari asam amino yang bisa dikonsumsi dalam makanan, seperti methionine (ditemukan dalam daging, ikan dan produk susu). Vitamin B6 (pyridoxine), vitamin B12, dan asam folat dibutuhkan untuk membantu terjadinya reaksi tersebut.

Kadar homosistein yang meningkat berhubungan dengan serangan jantung, stroke, dan penggumpalan darah. Jika seseorang mengembangkan salah satu penyakit tersebut dan tidak meningkatkan faktor risiko seperti merokok, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, atau diabetes, lalu ahli fisik sering melihat penyebab dan risiko yang lebih tidak biasa termasuk memeriksa kadar homosistein dalam darah.

Kapan saya harus menjalani homosistein?

Darah dan urin bayi sering diperiksa untuk kadar homosistein yang meningkat bila mereka memiliki riwayat penyakit dalam keluarga atau bila memiliki kondisi medis tertentu termasuk dislokasi lensa mata, bentuk tubuh yang tidak biasa (jenis Marfan), keterbelakangan mental), atau tanda stroke. Orang dewasa muda yang mengalami serangan jantung tahap awal, atau penggumpalan darah sering diperiksa untuk abnormalitas penggumpalan darah termasuk tes darah homosistein.

Kadar homosistein juga lebih sering diukur jika pasien menderita serangan jantung atau stroke dan tidak memiliki faktor risiko penyakit itu (merokok tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, diabetes).

Pencegahan & peringatan

Apa yang harus saya ketahui sebelum menjalani homosistein?

Tes urin mungkin dilakukan untuk membantu mendeteksi dan mengawasi homosistinuria. Namun, tes darah lebih akurat. Jika seseorang memiliki riwayat aterosklerosis awal dalam keluarga atau ada anggota keluarga yang terdiagnosis homosistinuria, lalu orang itu harus dites untuk mutasi gen yang ditemukan dalam anggota keluarga.

Kadar homosistein dapat meningkat dengan umur, saat orang merokok, dan dengan penggunaan obat-obatan macam carbamazepine, methotrexate, dan phenytoin. Kadar homosistein lebih rendah dalam wanita daripada pria. Konsentrasi wanita meningkat setelah menopause, mungkin karena berkurangnya produksi estrogen

Proses

Apa yang harus saya lakukan sebelum menjalani homosistein?

Jangan makan atau minum apapun (selain air) selama setidaknya 8 jam sebelum tes. Banyak obat mungkin mempengaruhi hasil tes ini. Pastikan memberi tahu dokter tentang semua obat resep dan tanpa resep yang Anda minum. Bicarakan dengan dokter tentang keperluan tes, risiko, cara melakukannya, atau arti hasil tes.

Bagaimana proses homosistein?

Dokter akan membersihkan area kecil di lengan atau siku dengan lap antiseptik atau bantalan alkohol. Dalam beberapa kasus, dokter akan mengikatkan sabuk elastis di sekitar lengan atas Anda untuk meningkatkan aliran darah. Ini membuat pengumpulan darah dari pembuluh nadi jauh lebih mudah. Lengan Anda kemudian akan ditusuk dengan jarum yang dokter masukkan ke dalam pembuluh nadi. Pipa yang akan mengumpulkan darah dipasang di ujung jarum lainnya.

Sekali darah diambil, dokter akan mengambil jarum lalu menggunakan kain katun dan perban untuk menghentikan perdarahan di kulit yang ditusuk jarum.

Apa yang harus saya lakukan setelah menjalani homosistein?

Anda bisa kembali ke aktivitas normal setelah tes selesai. Anda akan diberi tahu kapan bisa mengambil hasil tes. Dokter akan menjelaskan arti hasil tes Anda. Anda harus mengikuti instruksi dokter.

Penjelasan dari Hasil Tes

Apa arti hasil tes yang saya dapat?

Nilai normal yang tercantum di sini—disebut jangkauan referensi—hanya sebagai panduan. Jangkauan ini bervariasi dari satu laboratorium ke laboratorium lainnya, dan laboratorium Anda mungkin memiliki jangkauan yang berbeda dari biasanya. Laporan lab Anda harus mengandung jangkauan yang lab Anda gunakan. Selain itu, dokter akan menilai hasil Anda berdasarkan kesehatan dan faktor lainnya. Ini berarti nilai yang berada di luar jangkauan normal yang tercantum di sini mungkin masih normal bagi Anda atau lab Anda.

Normal:

0,54-23 mg/l atau 4-17 mikromol per liter (mcmol/l)

Banyak kondisi dapat mempengaruhi kadar homosistein. Dokter akan berdiskusi dengan Anda mengenai hasil tes abnormal yang terkait dengan gejala dan kondisi kesehatan Anda di masa lampau.

Nilai tinggi

Nilai tinggi homosistein mungkin karena:

  • tidak cukup mendapatkan asam folat, vitamin B6, atau vitamin B12 dalam makanan
  • kondisi atau penyakit lainnya seperti homocystinuria, penyakit ginjal, hipotiroid, penyakit Alzheimer, or kanker tertentu
  • terlalu banyak minum alkohol
  • jenis kelamin. Kadar homosistein normalnya lebih tinggi dalam pria daripada wanita
  • umur. Kadar homosistein meningkat seiring bertambahnya umur

Nilai rendah

Nilai rendah homosistein mungkin karena beberapa obat atau vitamin macam asam folat harian, vitamin B12, atau niasin.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Cara Jitu Menghilangkan Gatal Akibat Bintik Berair di Tangan

    Bintik berair di tangan kerap membuat gatal bahkan perih. Ketahui penyebabnya terlebih dulu untuk tahu cara menghilangkannya.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Kesehatan, Informasi Kesehatan 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

    Ketahui Berat Badan yang Ideal untuk Anak Usia 1-5 Tahun

    Sebagai orangtua, penting untuk mengetahui berat badan yang ideal untuk anak balita. Berikut penjelasan lengkap seputar berat badan anak balita.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Riska Herliafifah
    Anak 1-5 Tahun, Parenting, Perkembangan Balita 27 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

    Tahapan Perkembangan Remaja Mulai dari Usia 10-18 Tahun

    Mengetahui tahap perkembangan remaja menjadi panduan dalam memantau tumbuh kembangnya. Berikut berbagai aspek yang terjadi dalam tumbuh kembang remaja.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Remaja, Tumbuh Kembang Remaja, Parenting 27 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit

    Ibu Hamil Boleh Makan Rambutan, Asal Perhatikan Hal Ini

    Buah rambutan termasuk buah yang aman dikonsumsi selama kehamilan. Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan jika ibu hamil makan rambutan. Apa saja?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    gatal di penis

    Atasi Penis Gatal yang Mengganggu dengan Bahan Alami atau Obat Ini

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
    gigi kelinci gigi tonggos

    Penyebab Gigi Tonggos dan Pilihan Cara Memperbaikinya

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit
    mengeluarkan racun dari tubuh detoksifikasi

    8 Cara Mengeluarkan Racun dari Tubuh (Detoksifikasi)

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
    perawatan luka diabetes

    Pentingnya Perawatan Luka Diabetes untuk Mencegah Perburukan

    Ditulis oleh: Rina Nurjanah
    Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit