home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Homosistein

Definisi tes homosistein|Tujuan tes kadar homosistein|Pencegahan dan peringatan sebelum tes kadar homosistein|Proses tes kadar homosistein|Penjelasan dari hasil tes homosistein

Definisi tes homosistein

Apa itu tes kadar homosistein?

Homosistein adalah satu dari 20 jenis asam amino yang ditemukan dalam tubuh dan darah. Asam amino ini dihasilkan ketika tubuh memecah protein. Ketika tubuh perlu membentuk protein kembali, bahan utama yang dibutuhkan ialah asam amino.

Homosistein merupakan asam amino esensial yang tidak dapat dibentuk sendiri oleh tubuh. Oleh sebab itu, Anda perlu mendapatkan asupannya dari makanan sehari-hari, khususnya makanan tinggi protein seperti daging, ikan, dan susu.

Anda juga perlu mengonsumsi vitamin B6, B9, dan B12 karena vitamin inilah yang membantu memecah asam amino dalam tubuh. Proses ini menghasilkan berbagai zat yang tubuh butuhkan dan akan menyisakan sedikit homosistein dalam aliran darah.

Kadar homosistein yang tinggi dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh arteri. Kondisi yang dikenal sebagai homosisteinemia ini juga dapat menandakan sejumlah gangguan kesehatan, seperti kekurangan vitamin, masalah jantung, dan stroke.

Untuk mengetahui apakah Anda mengalami homosisteinemia, Anda perlu menjalani tes homosistein. Pemeriksaan darah ini akan menunjukkan seberapa tinggi kadar homosistein dalam darah Anda.

Tujuan tes kadar homosistein

Apa tujuan dari tes kadar homosistein?

Dokter umumnya menyarankan tes kadar homosistein kepada orang yang mengalami gejala kekurangan vitamin B12 dan/atau folat (vitamin B9). Kondisi ini biasanya menimbulkan gejala yang susah dikenali sehingga pasien perlu menjalani tes.

Orang-orang yang mengalami kekurangan vitamin B tahap awal bisa saja menjalani tes tanpa menunjukkan gejala lebih dulu. Sementara itu, banyak pula yang menjalani tes setelah mengalami gejala seperti:

  • diare,
  • pusing,
  • pucat,
  • badan lesu dan lemah,
  • kehilangan nafsu makan,
  • jantung berdebar,
  • sesak napas,
  • mulut dan lidah nyeri, serta
  • rasa geli, kebas, atau terbakar pada tangan atau kaki.

Dokter juga dapat menyarankan tes kadar homosistein untuk menilai seberapa rentan Anda terhadap penyakit kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah). Sering kali, tes ini pun diperlukan dalam pengobatan stroke dan serangan jantung.

Pada kasus tertentu, dokter menggunakan tes ini untuk mendiagnosis homosistinuria pada bayi yang baru lahir. Ini merupakan penyakit genetik langka yang mengganggu pemecahan protein dalam tubuh sehingga kadar asam amino darah meningkat.

Pencegahan dan peringatan sebelum tes kadar homosistein

Apa yang harus Anda ketahui sebelum menjalani pemeriksaan ini?

Ada sejumlah faktor yang dapat meningkatkan kadar homosistein darah. Beberapa di antaranya yakni jenis kelamin, pertambahan usia, kebiasaan merokok, serta konsumsi obat-obatan seperti carbamazepine, methotrexate, dan phenytoin.

Jika ada anggota keluarga Anda yang terdiagnosis mengalami homosistinuria, ia perlu menjalani tes genetik lebih lanjut. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi mutasi gen yang menyebabkan peningkatan kadar asam amino pada urine.

Proses tes kadar homosistein

Apa yang harus Anda persiapkan?

Sebelum menjalani pemeriksaan, berkonsultasilah kepada dokter mengenai persiapan, prosedur, risiko, dan arti dari hasil tes. Pastikan Anda telah memahami semuanya dan jangan ragu untuk bertanya kepada dokter.

Anda kemungkinan perlu menghindari makan, minum (kecuali air putih), dan minum obat selama delapan jam sebelum tes. Beritahu dokter mengenai semua obat resep maupun non-resep yang Anda konsumsi secara rutin.

Bagaimana prosedur tes kadar homosistein?

Tes kadar asam amino memerlukan sampel darah Anda. Sebelum mengambil sampel darah, tenaga medis akan membersihkan area kecil pada lengan Anda dengan cairan antiseptik. Lalu, ia akan mengikatkan sabuk elastis di sekitar lengan Anda.

Tenaga medis kemudian menusukkan jarum steril pada lengan Anda. Darah Anda akan mengalir ke dalam tabung kecil yang terhubung dengan jarum tersebut. Setelah darah terkumpul, jarum steril pada lengan Anda akan dicabut.

Anda dapat menjalani aktivitas seperti semula begitu tes selesai. Tenaga medis akan memberi tahu kapan Anda bisa mengambil hasil tes dan menjelaskannya kepada Anda pada pertemuan selanjutnya.

Penjelasan dari hasil tes homosistein

Apa arti dari hasil tes yang Anda dapatkan?

Rentang nilai normal yang tercantum di sini hanyalah sebuah panduan. Setiap rumah sakit atau laboratorium mungkin memiliki rentang nilai normal yang berbeda-beda. Oleh sebab itu, hasil tes Anda akan mengacu pada standar tempat Anda menjalani tes.

Dokter juga dapat menilai hasil tes berdasarkan kondisi kesehatan Anda dan berbagai faktor lainnya. Ini berarti nilai di luar jangkauan normal yang tercantum di sini bisa saja tergolong normal bagi laboratorium yang Anda kunjungi.

Melansir laman University of Rochester Medical Center, kadar homosistein normal yakni kurang dari 15 mikromol per liter darah (mcmol/L). Berikut merupakan rentang nilai yang tergolong tinggi.

  • Sedang: 15 – 30 mcmol/L
  • Menengah: 30 – 100 mcmol/L
  • Parah: lebih tinggi dari 100 mcmol/L

Berikut beberapa kondisi yang dapat meningkatkan kadar asam amino dalam darah Anda.

  • Tidak cukup mendapatkan asam folat, vitamin B6, atau vitamin B12.
  • Kondisi atau penyakit lainnya seperti homosistinuria, penyakit ginjal, hipotiroid, penyakit Alzheimer, atau kanker tertentu.
  • Terlalu banyak mengonsumsi alkohol.
  • Berjenis kelamin pria.
  • Pertambahan usia.

Hasil tes juga dapat menunjukkan nilai rendah yang berkaitan dengan konsumsi suplemen vitamin atau obat-obatan tertentu. Dokter akan berdiskusi dengan Anda mengenai hasil tes abnormal yang terkait dengan riwayat kesehatan Anda.

health-tool-icon

Kalkulator BMI (IMT)

Gunakan kalkulator ini untuk memeriksa Indeks Massa Tubuh (IMT) dan mengecek apakah berat badan Anda ideal atau tidak. Anda juga dapat menggunakannya untuk memeriksa indeks massa tubuh anak.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Homocysteine – Health Encyclopedia – University of Rochester Medical Center . (2021). Retrieved 25 June 2021, from https://www.urmc.rochester.edu/encyclopedia/content.aspx?ContentTypeID=167&ContentID=homocysteine

Homocysteine Test: MedlinePlus Medical Test – MedlinePlus. Retrieved 25 June 2021, from https://medlineplus.gov/lab-tests/homocysteine-test/

Homocysteine Test | Lab Tests Online. (2021). Retrieved 25 June 2021, from https://labtestsonline.org/tests/homocysteine

High Homocysteine Level: How It Affects Your Blood Vessels. (2000). Retrieved 25 June 2021, from https://familydoctor.org/high-homocysteine-level-how-it-affects-your-blood-vessels/

Pizzorno J. (2014). Homocysteine: Friend or Foe?. Integrative medicine (Encinitas, Calif.), 13(4), 8–14.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Lika Aprilia Samiadi Diperbarui 01/07/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Patricia Lukas Goentoro
x