home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Manfaat Jamur Portobello yang Kaya Vitamin B

Manfaat Jamur Portobello yang Kaya Vitamin B

Jamur menawarkan segudang manfaat bagi tubuh. Jenis makanan yang juga digunakan sebagai bahan pembuatan obat ini tersedia dalam berbagai varian. Salah satu yang cukup terkenal yaitu jamur portobello. Simak ulasan lengkapnya di sini.

Apa itu jamur portobello?

jamur portobello untuk kesehatan

Jamur portobello adalah jenis jamur dengan rasa yang kuat. Jenis jamur yang satu ini juga memiliki tekstur seperti daging dan menawarkan zat gizi yang penting bagi tubuh. Jenis ini kerap disebut sebagai jamur kancing.

Tak hanya itu, jamur berwarna putih ini mengandung kalori yang rendah dan biasa digunakan sebagai pengganti daging.

Kabar baiknya, jamur portobello termasuk jenis jamur yang biasanya mudah Anda jumpai di toko makanan. Anda juga bisa memilih jamur kancing dalam keadaan segar maupun kering sesuai dengan selera masing-masing.

Kandungan jamur portobello

Jamur portobello termasuk jenis jamur yang tumbuh dengan menyerap nutrisi dari tanah dan senyawa yang membusuk, seperti kayu. Hal tersebut memungkinkan fungi ini kaya akan nutrisi yang berguna bagi kesehatan tubuh manusia.

Di bawah ini kandungan gizi jamur kancing yang bermanfaat bagi kesehatan manusia.

  • Energi (kalori): 42 kal
  • Karbohidrat: 5,9 gr
  • Protein: 5,2 gr
  • Lemak: 0,9 gr
  • Serat: 2,7 gr
  • Niasin: 7,2 mg
  • Riboflavin: 0,6 mg
  • Selenium: 21,4 mcg
  • Tembaga: 0,6 mg
  • Asam pantotenat: 1,9 mg
  • Fosfor: 182 mg
  • Kalium: 630 mg
  • Tiamin: 0,1 mg
  • Folat: 23 mcg
  • Magnesium: 18,1 mg
  • Zat besi: 0,7 mg

Manfaat jamur portobello

Mengingat jamur kancing kaya akan gizi yang dibutuhkan tubuh, sudah tentu makanan yang satu ini menawarkan segudang manfaat, bukan? Di bawah ini beberapa manfaat jamur portobello yang sayang Anda lewatkan.

1. Menurunkan risiko kanker

Salah satu manfaat jamur kancing yang bisa Anda peroleh yaitu menurunkan risiko kanker. Pasalnya, sifat antikanker pada ekstrak jamur dihasilkan dari fitokimia yang memiliki efek positif terhadap perkembangan sel sehat dan respon imun.

Selain itu, temuan ini telah dilaporkan melalui penelitian dari Nutrition and cancer. Para peneliti dalam studi tersebut membandingkan efek ekstrak jamur pada tikus.

Hasilnya, mereka melihat bahwa tikus yang diberi ekstrak mengalami penurunan ukuran tumor prostat dan proliferasi sel tumor. Hal tersebut dibandingkan dengan kelompok tikus yang tidak mendapatkan ekstrak jamur.

Studi tersebut juga menemukan bahwa ekstrak jamur yang mengandung CLA (conjugated linoleic acid) berkontribusi terhadap efek tersebut. Namun, penelitian lanjutan diperlukan untuk melihat apakah efeknya sama terhadap manusia.

2. Menjadi pengganti daging

Bagi para vegetarian atau Anda yang tengah menjalani diet vegan, jamur kancing ternyata bisa menjadi pengganti daging. Mengapa demikian?

Jamur portobello termasuk jamur yang rendah kalori, lemak, dan, garam, tetapi kaya akan protein. Kabar baiknya, manfaat dari jamur kancing ini juga bebas dari susu.

Selain itu, tekstur dan rasa jamur portobello mirip dengan daging. Bahkan, jamur ini juga disinyalir lebih mudah dicerna.

Pengganti daging ini juga bisa dimanfaatkan oleh Anda yang ingin mengurangi konsumsi daging. Anda bisa memasukkan portobello ke burger atau mencampurnya dengan kacang-kacangan agar bisa dicerna dengan baik.

3. Menjaga kesehatan jantung

Berkat kandungan ergothioneine dan beta-glukan dalam jamur portobello, Anda bisa menjaga kesehatan jantung dengan aman.

Stres oksidatif, peradangan, dan kadar kolesterol tinggi merupakan faktor risiko penyakit jantung. Namun, sejumlah faktor tersebut bisa dieliminasi berkat kedua kandungan dalam jamur kancing putih ini.

Beta-glukan yaitu jenis serat larut yang dapat menurunkan kadar kolesterol darah. Serat larut ini mampu membentuk zat seperti gel saat dicerna, lalu menjebak trigliserida dan kolesterol, dan menjebak penyerapannya. Kemampuan yang sama juga ditemukan pada ergothioneine.

Itu sebabnya, beberapa ahli percaya bahwa konsumsi jamur kancing ini membantu menjaga kesehatan jantung dengan menurunkan kadar kolesterol.

4. Khasiat lainnya

Selain ketiga manfaat di atas, kandungan polisakarida pada jamur portobello berkhasiat dalam mengurangi risiko diabetes. Pasalnya, kandungan tersebut disinyalir dapat menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan resistensi insulin.

Sementara itu, polisakarida juga bisa berfungsi sebagai prebiotik. Sudah bukan rahasia umum lagi bila prebiotik merupakan zat yang baik untuk kesehatan usus. Artinya, konsumsi jamur kancing menawarkan manfaat bagi usus Anda.

Cara memasak jamur portobello

Setelah mengetahui apa saja manfaat dari jamur kancing, tentu Anda ingin mencoba mengolah jamur yang satu ini, bukan?

Cara memasak jamur portobello penting untuk diperhatikan. Salah mengolahnya justru bisa menghilangkan kandungan gizi di dalamnya, meskipun hanya sedikit.

Simak beberapa langkah yang perlu diperhatikan saat mengolah jamur kancing di bawah ini.

  1. Buang batang jamur yang tebal dari bagian bawah tutup jamur.
  2. Usahakan untuk tidak membilas atau jamur dengan air terlalu lama.
  3. Gunakan kain lembap atau handuk kertas.
  4. Gosok jamur dengan lembut, terlalu keras bisa menyebabkan jamur pecah.
  5. Tepuk jamur dengan kain kering atau tisu agar cepat mengering.

Intinya, usahakan untuk membersihkan jamur dengan hati-hati dan tidak terlalu berlebihan.

Olahan jamur kancing

Ada berbagai macam olahan jamur portobello yang bisa Anda coba, meliputi:

  • salad,
  • pasta,
  • pizza,
  • Korean BBQ, hingga
  • sandwich.

Bahaya mengonsumsi jamur kancing

Umumnya, jamur portobello merupakan jenis makanan yang aman dikonsumsi. Namun, jamur ini dapat menimbulkan masalah bagi beberapa orang karena mengandung purin.

Purin yang terurai dapat membentuk asam urat dan menumpuk hingga memicu masalah asam urat atau batu ginjal. Jika Anda mengalami salah satu dari gangguan tersebut, sebaiknya hindari jamur dan sumber purin lainnya, atau batasi konsumsinya.

Bila Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, silakan konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi guna memahami solusi yang tepat.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Adams, L. S., Phung, S., Wu, X., Ki, L., & Chen, S. (2008). White button mushroom (Agaricus bisporus) exhibits antiproliferative and proapoptotic properties and inhibits prostate tumor growth in athymic mice. Nutrition and cancer, 60(6), 744–756. https://doi.org/10.1080/01635580802192866. Retrieved 7 April 2021. 

Sima, P., Vannucci, L., & Vetvicka, V. (2018). β-glucans and cholesterol (Review). International journal of molecular medicine, 41(4), 1799–1808. https://doi.org/10.3892/ijmm.2018.3411. Retrieved 7 April 2021. 

Levy, J. (2018). Portobello Mushroom Helps Combat Cancer, Inflammation & More. Dr. Axe. Retrieved 7 April 2021, from https://draxe.com/nutrition/portobello-mushroom/ 

Yang, S., Yan, J., Yang, L., Meng, Y., Wang, N., He, C., Fan, Y., & Zhou, Y. (2019). Alkali-soluble polysaccharides from mushroom fruiting bodies improve insulin resistance. International journal of biological macromolecules, 126, 466–474. https://doi.org/10.1016/j.ijbiomac.2018.12.251. Retrieved 7 April 2021. 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Nabila Azmi Diperbarui 27/05/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro