Diabetesi Bisa Hidup Sehat, Ini Pilihan Pengobatan Mengendalikan Gula Darah

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28 September 2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Diabetes melitus memang bukan penyakit yang bisa disembuhkan. Namun, memiliki diabetes bukan berarti Anda tidak bisa hidup dengan normal. Anda tetap bisa aktif menjalani rutinitas harian selama Anda berusaha menjaga kadar gula darah tetap normal. Selain perubahan pola hidup yang lebih sehat, pengobatan dengan pil, suntik insulin, dan obat alami turut menjadi solusi untuk mengendalikan gejala serta mencegah komplikasi diabetes melitus yang berbahaya.

Haruskan penderita diabetes minum obat dan suntik insulin?

Diabetes melitus merupakan penyakit yang terdiri atas kumpulan gejala yang disebabkan oleh tingkat gula (glukosa) dalam darah yang tinggi. Oleh sebab itu, tujuan pengobatan yang utama untuk penyakit kencing manis ini adalah mengendalikan kadar gula dalam darah dalam rentang normal.

Pengobatan untuk penderita diabetes dapat berbeda-beda bergantung dengan kondisi kesehatan, keparahan gejala diabetes, usia, kemampuan tubuh menerima obat, dan jenis diabetes yang dialami.

Penyebab utama penyakit diabetes tipe 1 adalah kurang atau tidak adanya produksi hormon insulin yang bertugas membantu penyerapan gula darah menjadi energi di dalam sel-sel tubuh.

Kondisi ini menyebabkan penderita diabetes tipe 1 harus menjalani pengobatan dengan obat insulin untuk menggantikan hormon insulin yang dibutuhkan oleh tubuh.

Sementara itu, diabetes tipe 2 lebih disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat. Itu sebabnya, terkadang mereka tak perlu minum obat ataupun suntik insulin untuk menurunkan kadar gula darah.

Pengobatan untuk diabetes tipe 2 dengan obat atau suntik insulin biasanya diberikan ketika hasil diagnosis diabetes menunjukkan kadar gula darah yang terlanjur tinggi. Anda mungkin juga perlu menjalani pengobatan ketika kadar gula darah tak juga turun sekalipun telah menjalani gaya hidup sehat.

Jangan Salah Mengenali, Ini Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2

Pilihan pengobatan untuk diabetes melitus

Berikut ini adalah berbagai pengobatan yang ampuh mengendalikan kadar gula darah dan mencegah komplikasi untuk penderita diabetes:

1. Terapi insulin 

Terapi insulin untuk mengobati diabetes

Terapi insulin merupakan pengobatan utama diabetes melitus tipe 1. Insulin sendiri merupakan hormon yang diproduksi di dalam pankreas. Pengobatan melalui insulin dibutuhkan ketika pankreas tidak mampu memproduksi insulin.

Dilansir dari American Diabetes Association, insulin juga bisa menjadi pilihan pengobatan untuk diabetes tipe 2.

Banyak jenis insulin yang digunakan untuk membantu mengendalikan kadar gula dalam pengobatan diabetes. Jenis insulin dibedakan berdasarkan seberapa cepat insulin bekerja dan seberapa lama insulin dapat mempertahankan kadar gula darah dalam tubuh.

Berikut beberapa jenis insulin untuk diabetes melitus yang perlu Anda ketahui.

  • Insulin efek langsung (rapid-acting insulin
  • Insulin efek singkat atau insulin reguler (short acting insulin)
  • Insulin efek sedang (intermediate acting insulin)
  • Insulin efek lama (long acting insulin)

Dokter mungkin akan meminta Anda menggunakan insulin sebelum atau sesudah makan. Selain itu, banyaknya insulin yang diperlukan pada setiap orang juga bisa berbeda. Hal ini disesuikan dengan usia, kondisi pasien, aktivitas fisik, serta seberapa parah penyakit diabetes yang Anda alami.

Terapi insulin untuk diabetes tersedia dalam beberapa alat dengan cara penggunaan insulin yang berbeda-beda dan yang paling umum adalah insulin sutik, tapi Anda juga bisa menggunakan insulin pen atau pompa insulin. alat insulin lainnya yang kurang umum adalah insulin isap, port insulin, dan jet injector.

2. Obat diabetes

obat obatan diabetes melitus

Kadang, pola makan sehat dan olahraga teratur belum cukup menjaga kadar gula darah untuk tetap stabil. Itu sebabnya, diabetesi (terutama DM tipe 2) membutuhkan obat untuk membantu mengendalikan glukosa darah.

Ada beberapa jenis obat—biasanya dalam bentuk tablet, tapi ada pula yang diberikan melalui suntikan—yang dapat digunakan untuk diabetes. 

Sebagian besar pengobatan diabetes tipe 2 menggunakan golongan obat biguanid, seperti metformin. Obat ini bekerja dengan menurunkan glukosa yang diproduksi di dalam hati sekaligus membantu meningkatkan sensitivitas insulin sehingga gula lebih mudah diproses oleh sel-sel tubuh menjadi energi.

Pengobatan diabetes melitus bisa dilakukan dengan satu jenis obat. Namun apabila tidak mempan, beberapa kombinasi obat diabetes mungkin diperlukan.

Obat diabetes lainnya bisa bekerja dengan cara yang berbeda dalam mengendalikan gula darah. Obat-obatan lainnya yang umum digunakan mengobati diabetes di antaranya adalah:

  • Sulfonilurea
  • Pioglitazone
  • Gliptin
  • Agonis
  • Acarbose
  • Nateglinide
  • Repaglinide

3. Pengobatan pelengkap (alternatif)

Obat alami untuk penyakit kencing manis

Ada pun pengobatan diabetes alternatif ini berfungsi melengkapi dan mendukung pengobatan utama, bukan menggantikan.

Umumnya, pengobatan pelengkap diabetes ini terdiri menggunakan bahan-bahan alami tradisional, seperti gingseng, kayu manis, dan daun insulin. Cara alami ini bisa membantu mengatasi gejala diabetes dan menurunkan kadar gula dalam darah.

Akan tetapi, Anda perlu berhati-hati dalam menggunakan obat diabetes alami. Pasalnya, tidak semua pengobatan alami memberikan hasil efektif untuk setiap orang. Bagi pasien yang memiliki alergi atau penyakit kronis seperti hipertensi dan jantung bisa berisiko mengalami reaksi berbahaya.

Oleh karenanya, selalu berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter sebelum menggunakan obat diabetes alami.

4. Pola hidup sehat

Di samping itu, tentunya pengobatan diabetes melitus baik dengan terapi insulin, obat-obatan medis, dan bahan alami harus tetap dibarengi dengan pola hidup yang dapat menjaga kadar gula darah tetap normal. Bahkan, ini menjadi pilar utama dalam pengobatan diabetes tipe 2.

Jika mengalami diabetes tipe 2 dan masih tahap awal, biasanya Anda akan diminta untuk mengubah pola hidup dulu sebelum beralih ke obat-obatan. Beberapa kebisasaan sehat yang bisa dilakukan diabetesi untuk mengontrol gula darahnya, antara lain:

  • Pola makanan sehat dan teratur
    Makan teratur dengan porsi seimbang adalah kunci aturan makanan yang tepat untuk diabetes. Pola makan yang tidak teratur justru menyebabkan kadar gula darah malah semakin tidak stabil
  • Olahraga
    Pengobatan diabetes yang dibarengi dengan olahraga rutin dapat membantu kerja hormon insulin sehingga bisa lebih mudah menurunkan gula darah. Melakukan olahraga untuk diabetes juga dapat membantu diabetesi yang kelebihan berat badan mencapai berat badan ideal.
  • Tes gula darah rutin setiap hari
    Penderita diabetes juga perlu secara rutin memeriksa kadar gula dalam darah. Bagi diabetesi yang menjalani pengobatan diabetes dengan insulin, perlu untuk cek gula darah lebih sering dalam sehari. Konsultasikan dengan dokter berapa kali dan kapan perlu cek gula darah setiap harinya.

5. Operasi

Operasi untuk penyakit kencing manis

Dalam kondisi yang lebih berat, suntik insulin, obat-obatan, dan pola hidup sehat terkadang belum cukup untuk mengendalikan kadar gula darah.

Untuk mengatasinya, diperlukan pengobatan melalui operasi. Jenis operasi yang dilakukan bisa berbeda-beda tergantung dengan tingkat keparahan penyakit ataupun kondisi yang menyebabkan diabetes.

Menurut National Institute of Diabetes berikut ini adalah jenis-jenis operasi yang bisa dilakukan sebagai cara untuk mengobati penyakit kencing manis:

  • Operasi bariatrik
    Prosedur yang dikenal juga dengan operasi penurun berat badan ini umum dilakukan pada kasus diabetes yang disebabkan oleh obesitas. Seseorang yang menjalani operasi ini biasanya tidak memerlukan pengobatan diabetes melitus lagi setelah kadar gula darah kembali normal.
  • Transplantasi pankreas
    Transplantasi pankreas umumnya dilakukan pada penderita diabetes tipe 1 yang mengalami kerusakan pankreas sehingga tidak bisa memproduksi hormon insulin. Dalam operasi ini sel penghasil insulin yang rusak akan digantikan dengan sel transplantasi.
  • Pankreas buatan
    Pengobatan ini dilakukan dengan menempatkan perangkat pankreas buatan. Pankreas buatan bekerja melalui sistem yang dapat memantau kadar glukosa dan produksi insulin di dalam tubuh.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

8 Cara Ampuh Mencegah Penyakit Jantung dan Kekambuhannya

Kabar baik, berbagai masalah jantung dapat Anda cegah. Cara mencegah penyakit jantung pun beragam. Apa saja tindakan pencegahan penyakit jantung?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Penyakit Jantung, Kesehatan Jantung 5 Oktober 2020 . Waktu baca 12 menit

Berbagai Perawatan untuk Menjaga Kesehatan Kulit

Walaupun tidak punya masalah atau penyakit, sebaiknya kulit dirawat sejak dini. Intip ragam perawatan untuk kulit agar lebih sehat.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Kulit 18 September 2020 . Waktu baca 8 menit

Hipoglikemia

Hipoglikemia atau gula darah rendah, adalah kondisi ketika kadar gula darah berada di bawah rentang normal. Ketahui penyebab, gejala, dan obatnya di sini!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Penyakit Diabetes, Gula Darah Normal 15 September 2020 . Waktu baca 9 menit

Batasan Kadar Gula Darah yang Normal dalam Tubuh

Untuk mengetahui apakah Anda kena diabetes atau tidak, Anda harus tahu dulu berapa kadar gula darah normal dalam tubuh. Simak ulasannya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Penyakit Diabetes, Gula Darah Normal 15 September 2020 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

apakah diabetesi boleh makan mi instan

Efek Makan Mi untuk Penderita Diabetes dan Tips Aman Mengonsumsinya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
penyakit pada lansia

5 Penyakit yang Banyak Menyerang Lansia di Indonesia

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 12 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
mengurangi gula

Begini Trik Mudah untuk Mengurangi Konsumsi Gula

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 12 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
gejala kanker tiroid

Kanker Tiroid

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 5 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit