Ternyata, Seperti Ini Cara Terbaik Memasak Jamur Agar Nutrisinya Tetap Terjaga

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Jamur merupakan salah satu sumber serat dan vitamin terbaik yang mudah didapat. Namun, teknik memasak yang salah dapat menghilangkan gizinya. Seperti apa cara memasak jamur yang benar agar nutrisinya tetap maksimal di dalam makanan?

Kenali dulu kandungan nutrisi dan manfaat jamur

Jamur merupakan sumber protein nabati yang tinggi kandungan seratnya, tapi rendah kalori dan lemak. Tidak hanya itu. Jamur juga mengandung sejumlah vitamin dan mineral, di antaranya vitamin B1, B2, B12, C, D, E, seng, dan selenium.

Jamur diperkaya dengan senyawa antioksidan yang dapat membantu melawan kanker. Hal ini dibuktikan melalui sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa jamur kancing putih mampu menekan pertumbuhan dan perkembangan sel kanker payudara. Bahkan, jamur juga dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh saat terkena flu, pilek, demam, dan herpes.

Kandungan beta-glukan, eritadenine, dan chitosan pada jamur juga membantu menurunkan kolesterol. Manfaat jamur ini pada akhirnya dapat mencegah penyakit kardiovaskuler dan hipertensi.

Bagaimana cara memasak jamur yang paling sehat?

Dilansir dari laman Medical Daily, penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa metode pemasakan ikut menentukan nilai gizi jamur saat dikonsumsi. Penelitian yang diterbitkan pada International Journal of Food Science and Nutrition ini mengungkapkan bahwa cara memasak jamur yang paling sehat adalah dengan memanggangnya di oven atau dimasak dalam microwave.

Dua metode memasak ini dilaporkan dapat melestarikan sifat antioksidan polifenol jamur. Manfaat dari metode memasak tersebut pun terlihat paling nyata pada jamur kancing putih, jamur shiitake, jamur tiram, dan jamur tiram raja. Terlebih bila jamur dipanggang dengan minyak zaitun yang dapat semakin melipatgandakan manfaat kesehatan yang Anda dapat.

Jangan menggoreng jamur!

Sama seperti bahan makanan lainnya, ternyata menggoreng juga menjadi cara memasak jamur yang paling tidak direkomendasikan. Menggoreng menurunkan kadar protein dan karbohidrat jamur dalam jumlah yang sangat banyak, dan justru meningkatkan kadar lemak dan kalorinya.

Sementara itu, meski merebus jamur dapat meningkatkan kandungan beta glukan, tapi proses ini merusak senyawa protein jamur dan melemahkan aktivitas antioksidannya.

Menurut Irene Roncero, seorang peneliti dari Mushroom Technological Research Center of La Rioja (CTICH) di Spanyol, efek ini kemungkinan disebabkan karena sebagian besar zat gizi ikut larut ke dalam air rebusan maupun minyak goreng. Meski rasanya lebih lezat, kedua cara ini justru dapat menghilangkan nilai gizi jamur secara besar-besaran.

Resep memasak jamur yang sehat dengan nilai gizi tinggi

Berikut adalah beberapa resep jamur yang bisa Anda coba untuk mendapatkan manfaat jamur secara maksimal dengan rasa yang paling lezat:

1. Sate jamur panggang

Penyajian: 4 porsi

Waktu pembuatan: 15 menit

Alat dan bahan:

  • 200 gram jamur segar berukuran sedang
  • 3 sdm mentega, lelehkan
  • ½ sdt garam dan bawang putih bubuk
  • Tusukan sate secukupnya

Cara membuat:

  1. Tusuk jamur dengan tusukan sate.
  2. Campurkan mentega, garam, dan bawang putih bubuk. Oleskan pada jamur secara merata.
  3. Panggang selama 10 sampai 15 menit.
  4. Ratakan kematangannya dengan membolak-balik sate jamur setiap 5 menit sambil mengoleskan campuran bahan-bahan tadi di kedua sisi.
  5. Angkat dan sajikan.

2. Steak jamur portobello

Penyajian: 3 porsi

Waktu pembuatan: 80 menit

Alat dan bahan:

  • 3 jamur portobello (jamur kancing besar)
  • ¼ cangkir minyak canola
  • 3 sdm bawang bombay cincang
  • 4 siung bawang putih, cincang halus
  • 4 sdm cuka balsamik

Cara membuat:

  1. Bersihkan jamur dan singkirkan batangnya. Siapkan panggangan.
  2. Campur minyak canola, bawang bombay, bawang putih, dan cuka balsamik. Tuangkan ke atas jamur dan biarkan selama satu jam.
  3. Panggang selama 10 menit.
  4. Angkat dan sajikan secara terpisah atau sajikan bersama salad, roti bakar, atau pasta untuk menambah cira rasa yang lezat.

Hal yang perlu diingat saat memasak jamur adalah memilih jamur segar dengan tudung atau kepala jamur yang tidak terlalu lembek atau lunak. Pastikan juga jamur dalam kondisi baik dengan batang yang menempel dan hindari jamur yang terlihat berlendir atau tidak segar. Sebab, kondisi fisik jamur dapat memengaruhi cita rasa saat diolah menjadi makanan.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berapa Batas Asupan Karbohidrat yang Ideal Per Hari?

Karbohidrat merupakan salah satu sumber energi yang penting dalam tubuh. Berapa batas kebutuhan karbohidrat? Apa dampaknya jika tidak terpenuhi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Fakta Gizi, Nutrisi 5 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Kandungan Gula Dalam Buah, Apa Efeknya Bagi Kesehatan?

Walaupun gula diperlukan tubuh, namun kebanyakan asupan gula dapat membuat gula darah naik. Lalu, bagaimana dengan gula dalam buah, apakah baik?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Fakta Gizi, Nutrisi 23 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit

6 Buah yang Sebaiknya Dihindari Saat Sarapan

Buah memang baik untuk kesehatan, tetapi ada buah yang perlu Anda hindari pada waktu tertentu. Apa saja buah yang perlu dihindari saat sarapan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Tips Makan Sehat, Nutrisi 21 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Apa Bedanya Oat, Muesli, dan Granola? Begini Penjelasannya

Bagi Anda penyuka biji olahan gandum, sudahkah Anda mengenal perbedaan oat, muesli dan granola? Yuk simak ulasannya di artikel ini

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Fakta Gizi, Nutrisi 16 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

zat aditif adalah msg

Zat Aditif pada Makanan Ternyata Tak Selalu Berbahaya

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
panduan diet sehat untuk menurunkan berat badan, cara diet sehat, menu diet sehat, makanan diet sehat, diet sehat alami

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 14 menit
pantangan saat ambeien makanan untuk penderita ambeien

Pantangan Ambeien Beserta Makanan yang Boleh Dikonsumsi

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
sarapan sayur

4 Cara Agar Sarapan Sayur Setiap Pagi Lebih Mudah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit