7 Cara Menjaga Daya Tahan Tubuh di Usia 65 ke Atas

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Juni 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Sebuah studi menyebutkan bahwa daya tahan tubuh tubuh seseorang akan terus menurun setelah menginjak usia 25 tahun. Hal ini terjadi karena seiring bertambahnya usia, produksi sel T yang merupakan kelompok sel darah putih berkurang. Akibatnya, kerja sistem kekebalan tubuh jadi lebih lambat terutama saat menghadapi jenis virus yang baru. Daya tahan tubuh yang tak lagi optimal di usia tua pada akhirnya membuat tubuh kurang optimal dalam merespon vaksin atau obat, proses penyembuhan luka yang lebih lambat, dan lebih rentan sakit.

Namun, Anda tidak perlu khawatir. Daya tahan tubuh yang turun masih bisa Anda perbaiki. Tips di bawah ini dapat membantu Anda meningkatkan daya tahan tubuh meski usia tak lagi muda.

Meningkatkan daya tahan tubuh di usia lanjut

1. Tidur yang cukup

Sudah bukan rahasia umum jika lansia lebih sulit tidur nyenyak. Namun, untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, Anda perlu mendapatkan istirahat malam yang baik dengan tidur cukup setidaknya 7 sampai 8 jam sehari. 

2. Perbanyak konsumsi vitamin B

Salah satu cara untuk meningkatkan daya tahan tubuh  di usia lanjut adalah dengan memperbanyak konsumsi makanan yang mengandung vitamin B, seperti sayuran hijau, biji-bijian, kacang tanah, ikan, susu, telur, dan lainnya.

Vitamin B memiliki berbagai fungsi penting dalam tubuh, termasuk berkontribusi terhadap sel darah merah sehat, metabolisme, fungsi saraf, kesehatan kulit, penglihatan dan penurunan kelelahan.

3. Perbanyak konsumsi air

Seiring bertambahnya usia, akan semakin mudah untuk tidak merasa haus, sehingga orang lanjut usia cenderung lebih berisiko untuk mengalami dehidrasi. Sehingga seiring bertambahnya usia, sangat penting untuk memperbanyak konsumsi air untuk menjaga cairan tubuh agar tetap terpenuhi. Cari tahu cara mengakali diri agar lebih banyak minum air putih di laman kami.

4. Jika Anda merokok, berhentilah segera

Kebiasaan merokok bisa menghancurkan antioksidan dalam darah, meningkatkan respons autoimun, dan membunuh antibodi tubuh. Hal ini bisa membuat tubuh Anda rentan terhadap penyakit, seperti pneumonia, kanker paru, dan lainnya. Oleh karena itu, jika Anda merokok, berhentilah sekarang.

5. Hindari paparan sinar matahari yang berlebih

Vitamin D dari sinar matahari memang membantu meningkatkan daya tahan tubuh kekebalan tubuh, namun terlalu banyak radiasi UV dapat mengubah DNA Anda, yang pada akhirnya meningkatkan risiko kanker kulit.

6. Tetap aktif

Bertambahnya usia tidak boleh dijadikan alasan untuk bermalas-malasan. Karena untuk tetap bisa bugar, Anda perlu tetap aktif beraktivitas seperti berjalan cepat, naik sepeda, aerobik, dan aktivitas lain yangmenyenangkan. Aktivitas fisik dapat menurunkan risiko jantung, memperbaiki daya ingat, memperbaiki kualitas tidur, menjaga kekuatan tulang, dan mengurangi rasa nyeri dan depresi. Klik tautan berikut untuk baca lebih lanjut seputar tips olahraga bagi lansia.

Jadi, Anda tidak perlu khawatir dengan bertambahnya usia. Karena Anda tetap bisa meningkatkan daya tahan tubuh di usia lanjut, asalkan tetap menjalankan pola hidup sehat.

7. Konsumsi multivitamin khusus lansia

Multivitamin khusus lansia diracik dengan berbagai kandungan vitamin dan mineral untuk membantu mengatasi gangguan kesehatan pada orang tua. Pastikan Anda memilih multivitamin yang mengandung setidaknya 12 vitamin dan 13 mineral yang diperlukan tubuh. 

Lebih baik lagi kalau multivitamin untuk lansia juga mengandung antioksidan yang baik untuk kesehatan mata, ekstrak huperzine untuk mendorong daya ingat, serta L-Carnitine untuk mendukung metabolisme. 

Berapa Banyak Kalori yang Anda Butuhkan?

Selain rajin berolahraga, mengetahui berapa banyak asupan kalori yang harus dikonsumsi juga penting untuk menjaga kesehatan. Cari tahu kalori harian yang Anda butuhkan di sini.

Cari Tahu!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Waspadai Gejala yang Menandakan Anda Kena Tukak Lambung

Tukak lambung menandakan adanya luka pada lapisan lambung. Lantas, apa saja gejala atau ciri-ciri tukak lambung yang perlu diwaspadai?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Pencernaan, Gangguan Pencernaan Lainnya 1 Maret 2021 . Waktu baca 7 menit

Mengenal Jenis Beras, Mana yang Paling Sehat?

Kita mungkin setiap hari makan nasi putih, tapi ada berbagai jenis berasa lain yang tersedia. Kira-kira beras jenis apa yang lebih sehat?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Fakta Gizi, Nutrisi 1 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

4 Jenis Tambalan Gigi dan Prosedur Pemasangannya di Dokter Gigi

Tambal gigi digunakan untuk memperbaiki kerusakan pada gigi. Berikut ini, merupakan jenis-jenis tambalan pada gigi dan proses pemasangannya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Gigi, Gigi dan Mulut 26 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Obat Penambah Tinggi Badan, Apakah Benar Bisa Membuat Tinggi?

Banyak orang yang mengonsumsi obat penambah tinggi badan yang dianggap bisa membuat mereka tinggi. Tapi, benarkah klain tersebut?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan, Informasi Kesehatan 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara membasakan diri jalan kaki agar tubuh bugar

6 Trik Sederhana Agar Terbiasa Jalan Kaki Demi Tubuh yang Bugar

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
bahaya polusi udara

Jangan Remehkan Bahaya Debu Polusi! Yuk, Lindungi Diri Dengan Cara Ini

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
manfaat kulit manggis

5 Manfaat Kulit Manggis untuk Kesehatan Tubuh

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
toxic people

Kenali 5 Ciri Utama “Toxic People”, Racun Dalam Persahabatan Anda

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit