Stroke Ringan (Transient Ischemic Attack, Mini Stroke)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu Stroke Ringan (transient ischemic attack, mini stroke)?

Transient ischemic attack (TIA) atau Serangan iskemik sesaat, atau stroke ringa atau mini stroke, adalah keadaan dimana saraf kekurangan oksigen akibat dari aliran darah yang terganggu yang berlangsung kurang dari 24 jam, biasanya dalam waktu beberapa menit. Penyakit ini juga disebut stroke ringan dan muncul ketika bagian otak tidak mendapatkan pasokan oksigen yang cukup. Anda lebih berisiko terserang stroke jika sebelumnya menderita TIA.

Seberapa umumkah Stroke Ringan (transient ischemic attack, mini stroke)?

Penyakit ini umumnya menyerang orang berumur di atas 60 tahun. Orang keturunan Asia, Africa, dan Karibia berisiko lebih tinggi terkena stroke ringan. Hal ini sebagian karena kelompok ini lebih sering mengalami kekurangan suplai darah dan oksigen di dalam otak.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala Stroke Ringan (transient ischemic attack, mini stroke)?

Gejala paling umum adalah merasa lemah di bagian tubuh manapun, disertai kebingungan, pusing, diplopia (pandangan ganda), hilang ingatan, mati rasa, kesulitan berbicara dan menelan, kesemutan, perubahan pada penglihatan, dan sulit berjalan. Dalam 70% kasus, gejala akan hilang kurang dari 10 menit dan 90% akan hilang kurang dari 4 jam.

Beberapa gejala atau tanda lainnya mungkin tidak tercantum di atas. Jika Anda merasa cemas tentang gejala tersebut, segera konsultasi ke dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Hubungi dokter secepatnya jika Anda mengalami tanda dan gejala mini stroke. Perawatan tepat waktu akan membantu mencegah stroke selanjutnya.

Penyebab

Apa penyebab Stroke Ringan (transient ischemic attack, mini stroke)?

Penyebab stroke ringan mungkin adalah penggumpalan darah dalam arteri yang mengakibatkan penyumbatan aliran darah. Tubuh Anda seringkali dapat menghancurkan gumpalan darah dengan sendirinya sampai gejalanya benar-benar menghilang. Gumpalan darah ini sering datang dari jantung atau arteri karotid, menjebak dan mencegah darah menuju otak, sehingga otak tidak bisa mendapatkan oksigen dari darah.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk Stroke Ringan (transient ischemic attack, mini stroke)?

Ada banyak faktor yang meningkatkan risiko stroke ringan, yakni:

  • Riwayat keluarga: Anda berisiko lebih tinggi jika salah satu anggota keluarga pernah menderita kondisi ini
  • Umur: Semakin tua semakin berisiko, terutama setelah berumur 55 tahun
  • Jenis kelamin: Pria lebih rentan daripada wanita, namun lebih dari setengah kasus yang berujung kematian adalah wanita
  • Jika Anda pernah terkena TIA sebelumnya, Anda 10 kali lipat berisiko terjangkit penyakit ini lagi
  • Penyakit sel darah bulan sabit (sickle cell disease): juga disebut anemia sel sabit (sickle cell anemia), stroke adalah komplikasi umum dari penyakit genetik ini. Sel darah mengangkut oksigen dan cenderung terjebak dalam arteri, menghalangi aliran darah menuju otak
  • Ras: orang berkulit hitam lebih memiliki risiko kematian jika terserang, terutama karena tekanan darah tinggi dan diabetes

Akan tetapi, ada faktor risiko yang bisa terkendali:

  • Tekanan darah tinggi
  • Level kolesterol tinggi
  • Penyakit jantung dan pembuluh darah, penyakit arteri perifer, diabetes
  • Kelebihan berat badan
  • Konsentrasi homocysteine tinggi

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk Stroke Ringan (transient ischemic attack, mini stroke)?

Pengobatan tergantung pada penyebab penyakit. Dokter akan memberikan nasihat untuk mencegah stroke.

Penyakit semacam hipertensi, diabetes, kecanduan merokok, gaya hidup tidak sehat dan kolesterol tinggi harus diobati. Dokter mungkin menganjurkan untuk minum aspirin, klopidogrel dan warfarin untuk mengencerkan darah dan mencegah trombosis. Anda perlu menjalani operasi untuk membuka arteri yang tersumbat (lebih dari 70%).

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk Stroke Ringan (transient ischemic attack, mini stroke)?

Dokter akan mendiagnosis berdasarkan riwayat pengobatan dan pemeriksaan fisik. CT atau magnetic resonance imaging (MRI) untuk memeriksa abnormalitas di dalam otak. Tes lain meliputi pemeriksaan grafik arteri karotid yang tersumbat dan EKG untuk menemukan tanda-tanda cardiac thrombosis yang dapat berpindah ke dalam otak.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi Stroke Ringan (transient ischemic attack, mini stroke)?

Gaya hidup dan pengobatan rumahan di bawah ini mungkin dapat membantu mengatasi transient ischemic attack:

  • Perhatikan tanda dan gejala ketika terserang penyakit ini. Apa yang akan Anda lakukan ketika terjadi? Apakah Anda mengalami gejala-gejalanya? Berapa lama berlangsung? Kapan terjadi? Informasi ini penting karena dokter dapat membantu menemukan penyebab stroke ringan dan pembuluh darah yang terkait
  • Hanya minum obat sesuai resep dokter. Ada obat-obatan tertentu yang boleh atau tidak boleh diminum sebelum tes darah
  • Beritahu dokter tentang penyakit lain yang Anda alami misalnya diabetes, kolesterol tinggi, dan tekanan darah tinggi
  • Ingat janji dengan dokter sebelumnya
  • Hubungi dokter jika terkena transient ischemic attack lain setelah mulai pengobatan; sakit kepala parah yang tergolong tidak biasa; atau jika Anda mengalami masalah atau efek samping dari pengobatan
  • Berhenti merokok

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Diabetes Insipidus

    Diabetes insipidus adalah kelainan yang dapat mengakibatkan frekuensi buang air kecil bertambah dan rasa haus yang berlebihan. Apa obatnya?

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Urologi, Ginjal 6 Agustus 2020 . Waktu baca 12 menit

    Ini yang Terjadi Pada Tubuh dan Pikiran Saat Kita Sedang Koma

    Pernahkah Anda terbayang seperti apa rasanya koma? Anda juga mungkin penasaran, sebenarnya pasien koma masih sadar tidak? Yuk, cari tahu lebih jauh di sini.

    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Fakta Unik 14 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit

    Stroke pada Anak, Apakah Masih Bisa Sembuh?

    Banyak orangtua yang mencemaskan dampak dan peluang sembuh pada anak yang mengalami stroke. Ternyata masih ada kemungkinan pulih dari masalah kesehatan ini.

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Maria Amanda
    Stroke, Health Centers 28 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit

    7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Kolesterol

    Kadar kolesterol tinggi bisa menghantui siapa pun. Pelajari sekarang juga apa itu kolesterol dan semua pertanyaan seputar kolesterol yang sering diajukan.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Nutrisi, Hidup Sehat 22 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    atrofi otot

    Informasi Lengkap Atrofi Otot, Mulai dari Gejala Hingga Pengobatan

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Dipublikasikan tanggal: 18 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
    penyakit pada lansia

    5 Penyakit yang Banyak Menyerang Lansia di Indonesia

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 12 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
    gerakan senam otak

    3 Gerakan Dasar Senam Otak untuk Tingkatkan Fokus dan Kreativitas

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 8 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
    ensefalopati uremikum

    Ensefalopati Uremikum, Komplikasi Gangguan Ginjal yang Menyerang Otak

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 4 menit