Angiotensin Converting Enzyme (Ace)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu angiotensin converting enzyme (ace)?

Angiotensin-converting enzyme test digunakan untuk mendeteksi dan mengamati perkembangan penyakit sarcoidosis. Sarcoidosis adalah penyakit peradangan yang ditAndai dengan adanya granuloma pada organ tubuh dan jaringan bawah kulit. Pada penderita sarcoidosis, sel-sel di sekitar granulomata akan terus mensekresikan ACE sehingga konsentrasi enzim ini akan meningkat dalam darah.

Peningkatan atau penurunan tingkat ACE dapat menunjukkan perkembangan penyakit ini. Selain itu, dokter juga menggunakan tes ACE untuk mengevaluasi seberapa efektif obat corticoid dalam pengobatan. Di samping tes ACE, dokter akan melakukan tes lain seperti AFB atau tes untuk pemeriksaan infeksi jamur. Serupa dengan sarcoidosis, penyakit infeksi jamur juga menyebabkan granuloma sehingga diagnosis awal dapat keliru.

Kapan saya harus menjalani angiotensin converting enzyme (ace)?

Tes ACE diperlukan jika Anda menunjukkan gejala sarcoidosis seperti:

  • granuloma
  • sesak napas atau batuk kronis
  • peradangan pada mata
  • artritis

Penyakit ini umumnya menyerang orang dewasa usia 20-40 tahun. Jika Anda mengidap sarcoidosis, tes ini mungkin perlu dilakukan untuk memeriksa perkembangan  penyakit Anda.

Pencegahan & peringatan

Apa yang harus saya ketahui sebelum menjalani angiotensin converting enzyme (ace)?

Berbagai faktor yang dapat memengaruhi hasil tes di antaranya:

  • pasien yang berusia di bawah 20 tahun biasanya memiliki konsentrasi ACE yang tinggi
  • hemolisis atau peningkatan lipid dalam darah dapat menurunkan konsentrasi ACE
  • beberapa obat seperti obat antihipertensi dapat menurunkan tingkat ACE. Obat ini menghambat enzim yang mengubah angiotensin dan steroid

Perhatikan peringatan dan tindakan pencegahan sebelum menjalani perawatan ini. Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan berkonsultasi dengan dokter untuk informasi dan instruksi lebih lanjut.

Proses

Apa yang harus saya lakukan sebelum menjalani angiotensin converting enzyme (ace)?

Dokter Anda akan menjelaskan seluruh rangkaian tes. Pada dasarnya, tes ini merupakan tes darah. Tidak ada persiapan khusus sebelum menjalani tes ini.
Anda disarankan untuk menggunakan pakaian lengan pendek untuk mempermudah proses pengambilan sampel darah dari tangan Anda. Sebelum melakukan tes ini, Anda tidak perlu berpuasa.

Bagaimana proses angiotensin converting enzyme (ace)?

Tenaga medis yang bertugas mengambil darah Anda akan melakukan langkah-langkah sebagai berikut:

  • melilitkan sabuk elastis di sekitar lengan bagian atas Anda untuk menghentikan aliran darah. Hal ini membuat pembuluh darah di bawah ikatan membesar sehingga memudahkan untuk menyuntikkan jarum ke dalam pembuluh
  • membersihkan bagian yang akan disuntikkan dengan alkohol
  • menyuntikkan jarum ke dalam pembuluh darah. Mungkin diperlukan lebih dari satu jarum.
  • memasangkan tabung ke jarum suntik untuk diisi dengan darah
  • melepaskan ikatan dari lengan Anda ketika pengambilan darah dirasa sudah cukup
  • menempelkan kain kasa atau kapas pada bagian yang disuntik, setelah selesai disuntik
  • memberi tekanan pada bagian tersebut dan kemudian memasang perban

Apa yang harus saya lakukan setelah menjalani angiotensin converting enzyme (ace)?

Sebagian orang mungkin akan merasakan sakit ketika jarum suntik ditusukkan ke kulit. Namun bagi kebanyakan orang, rasa sakit tersebut akan berangsur hilang ketika jarum sudah berada tepat di pembuluh darah. Umumnya, tingkat nyeri yang dialami tergantung pada keahlian perawat, kondisi pembuluh darah, dan sensitivitas seseorang terhadap rasa sakit.

Setelah melalui proses pengambilan darah, balut tangan Anda dengan perban. Tekan vena perlahan untuk menghentikan pendarahan. Setelah melakukan tes, Anda dapat melakukan aktivitas seperti biasa.

Jika Anda memiliki pertanyaan seputar proses tes, silakan berkonsultasi dengan dokter untuk instruksi lebih lanjut.

Penjelasan dari Hasil Tes

Apa arti hasil tes yang saya dapat?

Normal

Berada di kisaran: 8-53 U / L

Abnormal

Ketika konsentrasi ACE menyebabkan:

  • sarcoidosis
  • gaucher
  • tuberkulosis
  • kusta
  • alcoholic cirrhosis
  • penyakit Hodgkin
  • kanker sumsum
  • diopathic pulmonary fibrosis
  • diabetes
  • primary cholesteric cirrhosis
  • amiloidosis
  • hipertiroidisme
  • scleroderma
  • pulmonary embolism

Kisaran normal untuk angiotensin-converting enzyme test dapat bervariasi tergantung laboratorium yang Anda pilih. Diskusikan dengan dokter apabila ada pertanyaan seputar hasil tes Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Benarkah Minyak Kutus Kutus Baik untuk Kesehatan? Cek Faktanya di Sini!

Salah satu minyak herbal yang sedang populer adalah minyak kutus kutus. Namun sebelum beli, yuk cek klaim manfaat minyak kutus-kutus di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 27 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit

Setelah Vaksinasi COVID-19 Berjalan, Kapan Indonesia Mencapai Herd Immunity?

Vaksinasi COVID-19 akan diberikan pada 70% persen penduduk dalam waktu 15 bulan demi mencapai herd immunity. Tapi vaksin saja tak cukup.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
COVID-19, Penyakit Infeksi 27 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

7 Masalah Pada Kaki yang Umum Terjadi Seiring Bertambahnya Usia

Penyakit kaki merupakan masalah kesehatan yang banyak dikeluhkan oleh lansia. Selain nyeri telapak kaki karena asam urat, ini dia penyebab lainnya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan Lansia, Perawatan Lansia 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

3 Fakta Tentang Hati (Liver) Manusia yang Ternyata Menakjubkan

Sebagai organ vital manusia, hati (liver) berperan penting dalam menjaga kesehatan. Cari tahu fakta tentang hati manusia berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Kesehatan Pencernaan, Penyakit Hati (Liver) 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

radiasi wi-fi

Benarkah Radiasi dari Wi-Fi Bisa Memicu Kanker Anak?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
tremor bisa sembuh

Apakah Tremor Bisa Disembuhkan? Apa Saja Pengobatannya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
vaksin covid-19

Hoaks tentang Vaksinasi COVID-19 bisa Sebabkan Efek Psikosomatik

Ditulis oleh: Rina Nurjanah
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
yoga untuk sakit pinggang

9 Gerakan Senam Yoga yang Ampuh untuk Redakan Sakit Pinggang

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit