Disuria (Sakit Kencing)

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu sakit kencing (disuria)?

Sakit kencing atau disuria adalah rasa nyeri, tidak nyaman, atau panas saat Anda buang air kecil. Rasa nyeri ini dapat berasal dari kandung kemih, uretra atau perineum.

Uretra adalah saluran yang membawa urin keluar tubuh. Pada pria, area di antara skrotum dan anus dikenal sebagai perineum. Pada wanita, perineum adalah area di antara anus dan lubang vagina.

Seberapa umumkah kondisi ini?

Disuria adalah kondisi yang sangat umum ditemui. Namun, disuria adalah kondisi yang lebih umum terjadi pada wanita daripada pria. Pada pria, kondisi ini lebih sering terjadi pada pria yang lebih dewasa dibandingkan dengan pria muda.

Namun, kondisi ini dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala disuria?

Berdasarkan penyebabnya, gejala lain disuria selain rasa nyeri saat buang air kecil adalah:

  • Infeksi saluran kemih bawah (sistitis) – sering buang air kecil, keinginan intens untuk buang air kecil, kehilangan kendali kemih, nyeri pada bagian bawah depan perut (dekat kemih), urin keruh yang memiliki bau yang kuat, urin berdarah.
  • Infeksi saluran kemih atas (pyelonefritis) – nyeri pada punggung atas, demam tinggi dengan menggigil, mual dan muntah, urin keruh, sering buang air kecil, keinginan intens untuk buang air kecil.
  • Uretritis – Cairan dari urea, kemerahan pada sekitar lubang uretra, sering buang air kecil, cairan vagina. Pasangan dengan uretritis yang berasal dari penyakit menular seksual seringkali tidak memiliki gejala apapun.
  • Vaginitis – Nyeri atau gatal pada vagina, cairan vagina yang tidak normal atau berbau, nyeri atau rasa tidak nyaman saat berhubungan seksual.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda harus segera ke dokter ketika mengalami sakit kencing dari waktu ke waktu. Anda sebaiknya tak menunda waktu ke dokter jika mengalami gejala:

  • Darah di urin, yang biasanya terlihat merah muda, coklat, atau merah
  • Sakit di tubuh bagian samping atau belakang
  • Rasa sakit yang berlangsung lebih dari 24 jam
  • Keluarnya cairan yang tidak biasa dari penis atau vagina
  • Demam.

Jika Anda mengalami demam hingga lebih dari 39 derajat celsius, Anda perlu mencari pertolongan darurat.

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab sakit kencing?

Ada berbagai kondisi yang dapat menyebabkan nyeri saat buang air kecil. Pada wanita, penyebab utama disuria adalah infeksi saluran kemih.

Pada pria, uretritis dan kondisi prostat tertentu adalah penyebab paling umum dari rasa nyeri saat buang air kecil atau disuria.

Kondisi kesehatan lain

Kondisi medis umum dari disuria adalah:

  • Batu kandung kemih
  • Chlamydia
  • Cystitis (infeksi kemih)
  • Herpes kelamin
  • Tampon yang tertinggal
  • Baru menjalani prosedur saluran kemih, termasuk penggunaan alat urologis untuk pemeriksaan atau perawatan
  • Infeksi ginjal
  • Batu ginjal
  • Prostatitis (infeksi/peradangan pada prostat)
  • Infeksi menular seksual
  • Sabun, parfum dan produk perawatan lainnya
  • Penyempitan uretra
  • Uretritis (infeksi pada uretra)
  • Salpingitis (peradangan pada tuba fallopi)
  • Vaginitis (infeksi pada vagina)
  • Infeksi jamur pada vagina. 

Obat-obatan

Selain penyebab yang disebutkan di atas, disuria adalah kondisi yang juga dapat disebabkan oleh obat-obatan. Obat tersebut diresepkan untuk mengobati kanker kandung kemih.

Efek sampingnya antara lain mengiritasi dan memberikan sensasi terbakar pada jaringan kandung kemih. Hal tersebut akhirnya menyebabkan rasa sakit saat buang air kecil.

Jika Anda telah memulai pengobatan dan mulai merasa sakit ketika buang air kecil, segera hubungi dokter dan tanyakan apakah gejala tersebut merupakan efek samping obat.

Struktur anatomi

Dikutip dari Medical News Today, perbedaan kondisi disuria pada pria dan wanita adalah keduanya dapat merasakan nyeri saat buah air kecil dan penyebabnya mungkin berasal dari struktur anatomi.

Misalnya, wanita memiliki uretra lebih pendek daripada pria. Akibatnya, bakteri dapat memasuki kandung kemih lebih mudah dan dapat menyebabkan infeksi saluran kencing.

Anda dapat berdiskusi dengan dokter tentang risiko disuria berdasarkan jenis kelamin dan riwayat medis Anda.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk kondisi ini?

Faktor risiko untuk disuria adalah:

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana sakit kencing didiagnosis?

Perawat medis Anda akan melihat sejarah Anda, serta menanyakan pertanyaan tentang kondisi kesehatan dan episode disuria sebelumnya. Informasi tentang frekuensi buang air kecil dan sejarah seksual dan sosial seringkali digunakan.

Tingkat pemeriksaan fisik tergantung pada sejauh mana informasi sejarah. Pemeriksaan biasanya meliputi pemeriksaan perut dan kelamin eksternal dan pemeriksaan ginekologis untuk wanita.

Sampel urin akan diambil. Tes dipstick pada urin akan dilakukan dan memberikan informasi lebih lanjut tentang penyebab disuria. Tes dipstick ini dapat mengindikasi adanya bakteri dan darah (umum ditemukan pada pasien dengan infeksi saluran kemih).

Sampel kemudian dikirim ke laboratorium untuk diperiksa di bawah mikroskop (untuk melihat adanya darah atau sel darah putih). Kultur urin dilakukan untuk melihat perkembangan bakteri.

Apa saja pengobatan untuk sakit kencing?

Perawatan untuk disuria, tergantung pada penyebab, adalah:

  • Cystitis dan pyelonephritis – Infeksi ini, biasanya disebabkan oleh bakteri, dapat disembuhkan dengan antibiotik yang diminum. Antibiotik dapat diberikan melalui pembuluh darah untuk pyelonephritis parah dengan demam tinggi, menggigil dan muntah.
  • Uretritis – Uretritis diatasi dengan antibiotik. Jenis antibiotik yang digunakan tergantung pada infeksi yang menyebabkan uretritis.
  • Vaginitis – Trichomoniasis dan bacterial vaginosis diatasi dengan antibiotik. Infeksi jamur diatasi dengan obat-obatan antifungal, baik berupa pil untuk diminum atau sebagai supositoria atau krim yang diaplikasikan pada vagina.

Jika Anda aktif secara seksual dan perawatan untuk disuria yang disebabkan penyakit menular seksual, pasangan Anda juga harus diobati.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi kondisi ini?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi disuria:

  • Lakukan perubahan gaya hidup untuk mengurangi gejala. Hindari deterjen dan produk dengan pewangi untuk mengurangi risiko iritasi. Gunakan kondom saat berhubungan seksual. Atur pola makan dan kurangi makanan/minuman yang mengiritasi kandung kemih.
  • The National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases mencatat beberapa bukti yang menunjukkan beberapa makanan yang cenderung mengiritasi kemih Anda. Beberapa iritan untuk dihindari meliputi alkohol, kafein, makanan pedas, jus dan buah-buahan citrus, produk tomat dan pemanis buatan.
  • Hindari makanan asam untuk membantu pemulihan kemih. Ikuti pola makan yang hambar untuk beberapa minggu selama Anda menerima perawatan medis.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Ada Lendir Pada Kencing, Apa Penyebabnya?

    Kita semua pernah mengalami batuk berlendir. Tapi, apa yang terjadi ketika kita menemukan lendir saat kencing? Mana yang normal dan mana yang bahaya?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Ajeng Quamila

    6 Penyebab Balanitis yang Membuat Penis Sakit dan Bengkak

    Jika Anda merasa Mr. P atau penis sakit terutama saat kencing, apalagi diiringi bengkak, jangan abaikan gejala itu. Mungkin saja Anda menderita balanitis.

    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M

    7 Penyebab Nyeri Saat Buang Air Kecil

    Rasa sakit atau nyeri saat buang air kecil sering dianggap sebagai gejala penyakit kelamin. Namun, ada beberapa kondisi lain yang mungkin jadi penyebabnya.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Adinda Rudystina

    Pelvic Organ Prolapse

    DefinisiApa itu pelvic organ prolapse? Pelvic organ prolapse adalah kondisi di mana otot dan ligamen yang menyokong organ-organ di sekitar daerah panggul melemah. Kondisi ini menyebabkan organ-organ menyelip keluar ...

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi

    Direkomendasikan untuk Anda

    fistula ani

    Fistula Ani

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 23/11/2018
    uretritis adalah

    Uretra (Saluran untuk Mengeluarkan Air Kencing) Bisa Meradang! Apa Gejalanya?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Andisa Shabrina
    Dipublikasikan tanggal: 18/09/2018
    endapan putih pada urine

    Ada Endapan Putih Pada Air Kencing? Hati-hati, 9 Kondisi Ini Bisa Jadi Penyebabnya

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 28/04/2018
    frekuensi buang air kecil dalam sehari infeksi saluran kencing

    Berapa Kali Buang Air Kecil Dalam Sehari yang Dianggap Sehat?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 18/06/2017