7 Waktu yang Tepat untuk Minum Air Putih

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Membiasakan diri untuk mempraktikkan gaya hidup sehat memang tidak mudah; terlebih kita semua tahu bahwa begitu banyak orang yang mendambakan hidup sehat namun mereka kesulitan untuk mengurangi konsumsi makanan cepat saji maupun mi instan. Atau kita semua juga tahu bahwa banyak orang yang telah memiliki niat untuk berolahraga, namun niat tersebut berlalu begitu saja tanpa pernah dilakukan.

Ya, semua orang ingin menjadi sehat; sibuk mencari cara dan mengumpulan niat hingga lupa bahwa sebenarnya ada hal sederhana yang dapat kita lakukan untuk menjadi sehat, yaitu minum air putih.

Salah satu cara untuk menjadi sehat adalah dengan minum air putih pada waktu yang tepat, dalam jumlah yang tepat, dan konsisten.

Terdengar klise memang. Toh, setiap orang pasti sudah mengetahui bahwa setidaknya kita perlu minum air putih sebanyak 8 gelas sehari atau setara dengan 1,5 liter, meskipun tidak banyak bukti ilmiah yang mendukung aturan tersebut.

Melalui webmd.com diketahui bahwa rekomendasi lain terkait jumlah air yang harus diminum diberikan oleh Institut of Medicine’s Food and Nutrition Board yang menyatakan bahwa sebenarnya wanita memerlukan 2,6 liter air setiap hari dan pria memerlukan sekitar 3,7 liter setiap hari. Kita bisa mendapatkan cakupan air tersebut dengan meminum air putih dan mengonsumsi cairan seperti sup dan minuman ringan, bersama dengan buah dan sayuran yang mengandung air.

Namun, berapapun jumlah air yang harus diminum, pada intinya adalah kita harus dapat memenuhi kebutuhan cairan tubuh; karena tanpa adanya konsumsi air yang cukup maka kita akan mengalami dehidrasi atau kekurangan air yang dapat mengganggu kesehatan tubuh kita. Selain itu, minum air putih pada waktu yang tepat juga harus dilakukan agar dapat memaksimalkan efektivitasnya pada tubuh.

Berikut adalah tujuh waktu yang tepat untuk minum air putih :

1. Minum satu atau dua gelas di pagi hari setelah bangun tidur

Ketika kita bangun tidur, tubuh kita mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan. Berapapun banyaknya konsumsi air putih di hari sebelumnya, kita harus ‘mengisi ulang’ tubuh kita dengan cairan. Minum satu atau dua gelas air putih di pagi hari setelah bangun tidur juga dapat membakar metabolisme dan membuang racun dalam tubuh.

2. Minum satu gelas sebelum mandi

Kehangatan air putih yang dikonsumsi, dikombinasikan dengan kehangatan air saat mandi dapat melebarkan pembuluh darah, sehingga menyebabkan tekanan darah turun. Air putih yang kita minum sebelum mandi juga dapat mencairkan tingkat natrium tubuh sehingga dapat menurunkan tekanan darah dalam tubuh.

3. Minum satu gelas setengah jam sebelum makan

Tiga puluh menit sebelum makan adalah waktu yang tepat untuk minum air putih karena dapat membantu pencernaan bekerja lebih baik. Sementara itu, minum air putih selama atau tepat sebelum atau setelah makan dapat melemahkan cairan pencernaan dan membuatnya bekerja kurang efektif. Terlalu banyak asupan air justru dapat merusak pencernaan karena dapat mengganggu kadar alami asam dan empedu yang diperlukan dalam perut untuk mencerna makanan.

4. Minum satu gelas ketika merasa lelah

Lebih dari 70 persen dari setiap fungsi dalam tubuh tergantung pada air, termasuk kegiatan otak dan sistem saraf. Air dapat membantu otak bekerja lebih baik. Kekurangan air pada otak tidak hanya dapat menyebabkan kelelahan, namun juga dapat menyebabkan kabut otak, kehilangan fokus, ingatan, serta sakit kepala, masalah tidur, marah, depresi, dan banyak lagi.

5. Minum lebih banyak sebelum dan setelah berolahraga

Air dapat mencegah kelelahan. Minum banyak air putih sebelum dan setelah berolahraga juga dapat meningkatkan daya otot tubuh.

6. Minum satu gelas sebelum tidur

Minum segelas air putih sebelum tidur dapat membantu tubuh mengisi kembali cairan yang hilang akibat aktivitas sepanjang hari dan dapat membuang racun yang tidak diinginkan dalam tubuh. Selain itu, minum segelas air putih sebelum tidur juga akan membuat tidur kita terasa lebih nyenyak.

7. Minum lebih banyak ketika sakit

Minum banyak air putih ketika sakit akan membantu memperbaiki daya tahan tubuh lebih cepat.

BACA JUGA:

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Penyakit pada Kuku yang Perlu Diwaspadai

Penyakit kuku, mulai dari penampakannya yang aneh atau sekadar mudah patah, bisa berarti ada masalah juga pada kesehatan Anda.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Tiara Putri
Kesehatan Kulit, Perawatan Kuku 23 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit

Sering Mencium Sesuatu Tapi Tak Ada Wujudnya? Mungkin Anda Mengalami Phantosmia!

Sering mencium bau kentang atau bau busuk padahal tidak ada wujudnya? Tenang, ini bukan pertanda mistis, kok! Bisa jadi Anda mengalami hal ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Kuku Pendek vs Kuku Panjang: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Memanjangkan kuku seringkali menjadi pilihan bagi kaum hawa untuk mempercantik diri. Namun, kuku yang panjang ternyata memiliki segelintir risiko.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Kulit, Perawatan Kuku 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ngantuk atau lemas habis makan adalah hal yang biasa. Lalu, bagaimana kalau Anda justru sakit kepala setelah makan? Cari tahu penyebabnya di sini, yuk.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

gula darah turun

Habis Makan, Gula Darah Malah Turun Drastis? Apa Sebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Angelina Yuwono
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
mencium bau badan

Kenapa, Sih, Kita Tidak Bisa Mencium Bau Badan Sendiri?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
lidah terasa pahit saat sakit

Kenapa Lidah Terasa Pahit saat Anda Sedang Sakit?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
perbedaan mentega dan margarin

Perbedaan Mentega dan Margarin: Mana yang Lebih Sehat?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit