Muntah

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020 . Waktu baca 10 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu muntah?

Muntah adalah suatu refleks yang tidak dapat dikontrol untuk mengeluarkan isi lambung dengan paksa melalui mulut. Gejala yang sering terjadi bersama dengan kondisi ini, yaitu mual. Kondisi ini biasanya tidak mengkhawatirkan. 

Ketika Anda mual, Anda mungkin akan merasa lemas dan berkeringat. Saliva atau liur di mulut Anda akan terasa sangat banyak. 

Dua penyebab paling umum dari kondisi tersebut adalah flu lambung dan keracunan makanan. Kondisi yang disebabkan oleh flu lambung virus biasanya akan mulai membaik dalam 24 jam. 

Sementara itu, kondisi yang disebabkan oleh keracunan makanan biasanya bertahan dari 12-48 jam. 

Pada beberapa kasus, muntah akan berhenti jika isi racun sudah keluar. Ada banyak penyebab muntah. Cara terbaik menangani muntah yaitu dengan mengobati penyebabnya.

Seberapa umumkah kondisi ini?

Kondisi ini merupakan gejala yang sangat sering terjadi tanpa memandang usia atau jenis kelamin. Kondisi ini biasanya bersamaan dengan mual. 

Kondisi tersebut sering terjadi pada wanita hamil di masa awal kehamilan, pasien yang menderita migrain, atau keracunan makanan. Ini juga dapat merupakan efek samping kemoterapi pada pasien kanker.

Gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala muntah?

Kondisi tersebut merupakan gejala dan tanda dari beberapa kondisi. Beberapa gejala dan tanda yang terjadi bersamaan dengannya, yaitu:

  • Mual
  • Nyeri perut
  • Diare
  • Demam
  • Rasa melayang
  • Vertigo
  • Denyut jantung cepat
  • Berkeringat banyak
  • Mulut kering
  • Dan lebih jarang buang air kecil.

Beberapa gejala serius yang dapat terjadi bersamaan dengan kondisi ini yaitu:

  • Nyeri dada
  • Nyeri perut
  • Pingsan
  • Bingung
  • Ngantuk berlebih
  • Muntah darah.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Kondisi ini sangat sering terjadi dan menjadi tanda dari kondisi kesehatan yang lain. Anda harus menghubungi dokter bila Anda mengalami gejala-gejala berikut ini:

  • Nyeri dada
  • Nyeri perut hebat atau kram
  • Penglihatan kabur
  • Pingsan
  • Bingung
  • Menggigil, kulit pucat
  • Demam tinggi
  • Kaku leher
  • Muntah berbau feses
  • Muntah menyemprot
  • Muntah darah
  • Muntah kehitaman

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. 

Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab muntah?

Ada beberapa penyebab kondisi ini, yaitu:

  • Gastritis akut (iritasi langsung pada lapisan perut)
  • Penyebab sentral di mana sinyal dari pusat muntah di otak menyebabkan kondisi tersebut
  • Penyakit lain karena masalah lambung, seperti tumor otak, pankreatitis, dan radang usus buntu
  • Obat-obatan, perawatan medis, dan obat terlarang atau ilegal, overdosis obat atau alkohol
  • Obstruksi mekanis usus. 

Penyebab dari saluran pencernaan

Gastritis akut atau esofagitis sering disebabkan oleh sesuatu yang mengiritasi lapisan lambung atau tenggorokan, misalnya:

  • Infeksi

Infeksi seringkali menyebabkan iritasi lambung, apakah itu virus biasa atau jenis infeksi lain. Mungkin ada nyeri perut bagian atas yang berkaitan dengan mual dan muntah. 

Demam dan kedinginan mungkin muncul. Infeksi virus yang umum termasuk norovirus dan rotavirus. Infeksi oleh bakteri dalam keluarga Helicobacter (seperti H. Pylori) juga dapat menjadi agen infeksi. 

  • Gastroenteritis

Gastroenteritis merupakan inflamasi (merah, bengkak) lapisan perut yang dapat menyebabkan muntah. 

Penyakit saluran cerna seperti obstruksi usus (sumbatan usus), kelainan kandung kemih, ulkus/luka lambung, dan usus buntu merupakan penyebab yang lebih serius.

  • Keracunan makanan

Keracunan makanan mungkin menyebabkan muntah yang signifikan dan penyebab paling utama adalah racun dari bakteri Staphylococcus aureus

Gejala dari keracunan makanan biasanya muncul beberapa saat setelah menyantap makanan yang terkontaminasi. Bakteri lain yang menyebabkan keracunan makanan adalah Salmonella, Campylobacter, Shigella, E. coli, Listeria, atau Clostridium botulinum (botulism). 

  • Iritasi lambung lain

Alkohol, merokok, dan nonsteroidal anti-inflammatory medications (NSAIDs) seperti aspirin dan ibuprofen mungkin dapat menciptakan iritasi pada lapisan perut dan menyebabkan mual dan muntah.

Obat seperti kemoterapi, kodein, morfin dan antibiotik umumnya juga menyebabkan mual dan muntah.

  • Penyakit tukak lambung

Penyakit tukak lambung dapat terjadi pada tahap iritasi ringan pada lapisan lambung hingga pembentukan cacar pada lapisan pelindung lambung yang disebut maag. 

  • Penyakit refluks gastroesofageal (GERD, refluks esofagotis)

Mual dan muntah juga berhubungan dengan penyakit GERD (asam lambung direfluks ke kerongkongan). 

Penyebab selama kehamilan 

Muntah saat kehamilan (morning sickness) disebabkan oleh perubahan kadar hormon di aliran darah. Kebanyakan wanita mengalami gejala sedang dari morning sickness selama trimester pertama. 

Gejala dari morning sickness biasanya hilang pada bulan keempat. Pada kasus yang langka, wanita mungkin akan mengalami muntah parah, dehidrasi, kehilangan berat badan, yang mengarah pada kondisi hipermesis gravidarum.

Penyebab neurologis

Penyebab neurologis dari kondisi tersebut adalah: 

  • Sakit kepala, terutama migrain karena umumnya berhubungan dengan mual dan muntah. 
  • Penyakit telinga bagian dalam, yaitu penyakit perjalanan, labirinitis, vertigo posisi jinak, atau penyakit Meniere. 
  • Peningkatan tekanan di kepala (tekanan intrakranial) yaitu setiap penyakit atau cedera yang meningkatkan tekanan di dalam tengkorak menyebabkan muntah. 
  • Bau, suara, dan trauma dapat menyebabkan mual dan muntah yang berasal dari otak. 
  • Penyakit terkait panas, misalnya kelelahan panas, terbakar sinar matahari ekstrem, atau dehidrasi. 

Diabetes, penyakit, dan gangguan makan

  • Diabetes

Orang dengan diabetes mungkin mengembangkan mual karena gastroparesis, kondisi di mana perut gagal mengosongkan dengan benar dan kemungkinan disebabkan oleh neuropati umum (kegagalan saraf dalam tubuh untuk mengirimkan sinyal yang tepat ke dan dari otak atau regenerasi saraf di perut) yang merupakan komplikasi dari penyakit. 

  • Penyakit atau kondisi

Banyak penyakit yang berhubungan dengan organ intra-abdominal dapat menghasilkan gejala mual dan muntah. Ini termasuk penyakit organ pencernaan, seperti hepatitis, pankreatitis, penyakit ginjal, dan beberapa jenis kanker. 

  • Muntah sebagai gejala dari kondisi lain

Beberapa penyakit akan menyebabkan mual dan muntah, meskipun tidak ada keterlibatan langsung dari lambung atau saluran pencernaan.  

  • Sepsis

Infeksi tubuh yang luar biasa menyebar melalui aliran darah juga dapat dikaitkan dengan kondisi tersebut. 

  • Gangguan makan

Bulimia nervosa, kelainan makan yang terjadi saat seseorang merangsang muntah untuk mengeluarkan makanan yang dikonsumsinya. Hal ini dilakukan untuk menjaga berat badan.

Penyebab efek samping obat

Kondisi ini juga bisa disebabkan oleh obat-obatan, yaitu:

  • Efek samping obat

Efek samping beberapa obat, termasuk iritasi usus atau mual dan munta. Obat anti-kanker yang digunakan untuk kemoterapi umumnya menyebabkan keluarnya isi lambung melalui mulut yang tidak mudah diatasi. 

  • Terapi radiasi
  • Kemoterapi untuk kanker

Risiko yang menghantui kondisi ini adalah dehidrasi. Orang dewasa lebih tidak berisiko mengalami dehidrasi karena mereka dapat mengetahui gejala dehidrasi dan menghindarinya. 

Namun, anak-anak memiliki risiko lebih tinggi untuk dehidrasi karena muntah, terlebih ketika mereka juga mengalami diare. Pasalnya, mereka seringkali tidak bisa memperkirakan gejala-gejala dehidrasi. 

Perhatikan gejala dehidrasi pada anak, yaitu:

  • Bibir dan mulut kering
  • Mata cekung
  • Napas atau nadi cepat 
  • Buang air kecil tidak sesering biasanya pada bayi

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk muntah?

Ada beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko Anda untuk mengalami kondisi tersebut, yaitu:

Hamil

Anda berisiko tinggi untuk mengeluarkan isi lambung melalui mulut jika Anda hamil, khususnya selama beberapa bulan awal kehamilan (morning sickness) atau jika Anda mengalami penyakit saluran cerna.

Keracunan makanan

Misalnya keracunan makanan, sulit mencerna makanan, dan penyakit batu empedu. Pasien kanker juga sangat berisiko untuk mengeluarkan isi lambung melalui mulut. Muntah merupakan efek samping yang sering terjadi akibat kemoterapi dan terapi radiasi. 

Mabuk perjalanan

Beberapa orang yang mengalami motion sickness atau mabuk kendaraan juga berisiko tinggi untuk muntah. Mengatur faktor risiko dan mengkonsumsi terapi pencegahan dapat mengurangi risiko muntah Anda.

Diagnosis

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk kondisi ini?

Dokter akan membuat diagnosis dari pemeriksaan fisik dan butuh pemeriksaan darah, urin dan x-ray. Beberapa dokter akan memeriksa sampel muntah Anda untuk mengetahui penyebabnya.

Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk muntah?

Dikutip dari Stanford Health Care, Pengobatan yang dilakukan untuk mengatasi kondisi ini meliputi:

  • Obat-obatan

Mengonsumsi obat anti-muntah dan anti-cemas mungkin bisa membantu Anda pulih dari gejalanya. 

  • Terapi nutrisi medis

Anda mungkin perlu mengonsumsi makanan yang dipotong kecil-kecil atau diblender. 

  • Terapi rehidrasi oral

Minum larutan rehidrasi dapat membantu Anda mengganti mineral yang hilang dan cairan tubuh, jika mual Anda menyebabkan kondisi ini. 

  • Nutrisi parenteral total

Mendapatkan semua nutrisi yang Anda butuhkan dari cairan khusus yang Anda terima melalui kateter di pembuluh darah Anda. 

Terapi muntah tergantung penyebabnya. Kuncinya adalah pemberian cairan untuk mengganti cairan dan elektrolit (substansi yang mengatur keseimbangan cairan dalam tubuh). 

Sup atau cairan glukosa-elektrolit dapat diberikan. Gejala berat membutuhkan perawatan inap dan cairan intravena. 

Antibiotik dapat diberikan untuk melawan infeksi bakteri, bukan virus. Antasida, histamine-2 (H2) blocker dan proton pump inhibitor (PPI) seperti omeprazole membantu mengurangi gejala gastritis ringan. 

Kelainan kandung kemih, usus buntu dan obstruksi usus biasanya membutuhkan rawat inap dan pembedahan. Diskusikan dengan dokter Anda untuk penanganan yang tepat untuk Anda.

Apa saja perubahan-perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi muntah?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi muntah:

  • Jika Anda mengeluarkan isi lambung secara paksa berkali-kali, konsumsi cairan saja. Awali dengan makan lunak jika Anda mampu. Lalu perlahan kembali ke makanan biasa.
  • Konsumsi obat-obatan sesuai anjuran dokter dan apoteker.
  • Jika Anda mengalami motion sickness atau mabuk kendaraan, menyandarlah di tempat duduk dan tarik napas dalam perlahan saat Anda di dalam mobil, kapal atau pesawat. Duduklah pada tempat yang bergeraknya minimal.
  • Istirahatlah di tempat tidur dekat kamar mandi atau dengan mangkok besar.
  • Hubungi bagian kesehatan terdekat jika banyak orang sakit setelah makan bersama dalam waktu yang bersamaan untuk membantu menemukan sumber infeksi.
  • Masak, olah, dan simpan makanan Anda dengan baik.
  • Cuci tangan Anda setelah ke toilet dan saat menyiapkan makanan. Jagalah kebersihan area masakan dan peralatan masak.
  • Hubungi dokter Anda jika:
  • Gejala tidak membaik dalam 48 jam atau memburuk setelah dilakukan terapi.
  • Anda mengeluarkan isi lambung melalui mulut dan pingsan atau pusing saat bergerak tiba – tiba.
  • Jika mengeluarkan isi lambung melalui mulut sangat parah hingga Anda bahkan tidak bisa minum tanpa memuntahkannya kembali.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Pura-pura Sakit? Bisa Jadi Anda Mengidap Sindrom Munchausen

    Tanpa Anda sadari, sering berpura-pura sakit ternyata bisa menandakan gangguan jiwa. Cari tahu tanda-tanda dan penyebab sindrom pura-pura sakit berikut ini.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Psikologi 13/06/2020 . Waktu baca 5 menit

    Benarkah Gerimis Lebih Bikin Sakit Daripada Hujan?

    Waktu kecil Anda mungkin sering diingatkan bahwa gerimis bikin sakit. Namun, benarkah lebih aman main hujan-hujanan daripada kena gerimis? Cek di sini, yuk!

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Fakta Unik 31/05/2020 . Waktu baca 5 menit

    Pilihan Obat yang Ampuh untuk Meredakan Gejala Muntaber

    Muntaber dapat menyebabkan komplikasi berupa dehidrasi. Tenang, ada beberapa obat yang bisa membantu meredakan gejala muntaber. Apa saja?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Gangguan Pencernaan, Health Centers 21/05/2020 . Waktu baca 6 menit

    Maag (Dispepsia)

    Sakit maag adalah penyakit yang tak boleh disepelekan. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, pengobatan, obat, serta cara mencegahnya di Hello Sehat.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 13/04/2020 . Waktu baca 13 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    mual karena gugup

    Kenapa Kita Merasa Mual Saat Sedang Gugup?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 21/06/2020 . Waktu baca 6 menit
    mual setelah minum kopi

    Sering Mual Setelah Minum Kopi? Ini Penyebab dan Tips Mengatasinya

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Dipublikasikan tanggal: 20/06/2020 . Waktu baca 5 menit
    mimpi buruk saat demam

    Mimpi Buruk Saat Demam Tinggi? Inilah Penyebabnya

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 14/06/2020 . Waktu baca 5 menit
    minyak esensial

    6 Jenis Minyak Esensial untuk Mengatasi Masalah Pencernaan

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 13/06/2020 . Waktu baca 4 menit