Perkembangan Bayi di Usia 1 Minggu

Oleh Data medis direview oleh dr. Yusra Firdaus.

Perkembangan bayi usia 1 minggu

Bagaimana perkembangan bayi di minggu 1?

Ini adalah momen paling menyenangkan dalam hidup Anda. Anda sekarang resmi menjadi orangtua! Keluarga Anda sekarang memiliki anggota baru dan ini saatnya untuk mencurahkan perhatian pada bayi Anda yang baru lahir.

Anda mungkin akan menatap bayi Anda selama berjam-jam dan mencintai setiap momennya. Bayi Anda mungkin terlihat sedikit aneh dengan lengan dan kaki yang tidak sepenuhnya lurus terulur dan mata yang sembab. Jangan khawatir, ini semua normal. Setelah 9 bulan berada di dalam janin ibu, bayi Anda memerlukan sedikit waktu untuk meregangkan otot-ototnya. Dan ketika usianya mencapai 6 bulan, ia akan bisa sepenuhnya rileks.

Berat rata-rata bayi yang baru lahir umumnya sekitar 3,5 kg dan panjang rata-rata 50 cm. Berat badan bisa beragam antara 2,5-4,5 kg dan panjang antara 48-51 cm. Namun, angka ini tidak berhubungan dengan ukuran orang dewasa. Anda tidak perlu terlalu cemas tentang berat badannya selama masih normal. Yang perlu Anda perhatikan adalah merencanakan pola makan sehat dan membesarkan bayi Anda dengan penuh kasih sayang.

Selama 9 bulan di dalam janin, bayi Anda masih sulit membiasakan diri dengan apapun di sekitarnya. Bayi Anda perlu waktu untuk terbiasa dengan dunia baru. Ingat untuk menjaga bayi tetap hangat dengan membungkus tubuhnya dengan selimut di minggu pertama, tapi jangan dibalut gurita bayi. Gendong bayi dekat dengan dada Anda. Kontak kulit dan kehangatan dari Anda akan membuat bayi merasa aman. Detak jantung Anda juga akan membantu menenangkan bayi Anda.

Kesehatan Bayi Usia 1 Minggu

Apa yang perlu saya diskusikan dengan dokter di minggu 1?

Sesaat setelah dia lahir, bayi Anda akan diperiksa kesehatan dan perkembangannya. Anda harus laporkan pada dokter jika bayi mengalami gejala seperti sakit kuning atau jamur di mulut. Kebanyakan bayi yang baru lahir terkena penyakit ini sehingga Anda tidak perlu cemas. Namun, tindakan terbaik adalah membawa bayi Anda ke dokter yang akan memeriksa, mendiagnosis, dan memberikan perawatan yang tepat.

Merawat bayi usia 1 minggu

Tidak ada hal yang lebih membahagiakan selain menjadi seorang ibu. Namun seiring dengan kebahagiaan, Anda juga biasanya merasa cemas dan tertekan saat merawat bayi yang baru lahir. Jangan biarkan kecemasan mengganggu Anda, ada beberapa hal yang harus Anda ketahui:

Mengganti popok

Cara mengganti popok pada sebagian besar bayi sering kali sama. Akan tetapi, dalam sejumlah kasus, ada cara lain untuk mengganti popok. Anda harus fleksibel dan memilih cara paling nyaman untuk Anda dan bayi Anda. Mungkin terasa tidak nyaman untuk kali pertama, tapi Anda lama-lama akan bisa mengganti popok di ruangan gelap, meskipun Anda setengah tertidur.

Memandikan bayi

Anda bisa memandikan bayi setelah mengganti popok dan menyusui. Tidak harus memandikan bayi Anda setiap hari. Dalam beberapa minggu pertama, Anda harus memandikan bayi 2-3 kali seminggu. Gunakan handuk dan bersihkan bagian yang penting seperti wajah, leher, lengan, dan pantat setiap hari. Anda bisa memandikan bayi jam berapapun dalam satu hari. Bila bayi Anda terlalu rewel, mandi di malam hari akan membantu menenangkan bayi Anda sebelum tidur.

Mencuci rambut

Tidak perlu mencuci rambut bayi secara teratur. Mencuci rambut sekali atau 2 kali seminggu adalah waktu terbaik, jika kulit kepala tidak berminyak maka tidak perlu lebih sering dicuci.

Yang Harus Diperhatikan

Apa yang perlu diwaspadai saat usia bayi 1 minggu?

Merawat bayi di minggu pertama membutuhkan banyak perhatian. Yang paling banyak membuat khawatir pada ibu baru adalah jika bayi terlalu banyak tidur. Ini adalah reaksi alami bayi yang baru lahir. Seperti Anda, bayi Anda juga baru saja menempuh proses kelahiran. Anda dan bayi telah bekerja keras, jadi, bayi banyak tidur di bulan pertama adalah hal yang wajar. Jam tidur bayi perlahan akan berkurang dan dia pun akan menjadi lebih aktif.

Dalam beberapa minggu pertama, sejumlah bayi akan muntah dan kesulitan bernapas. Lendir atau cairan di dalam paru-paru adalah penyebabnya. Jangan takut karena bila bayi terlihat seperti mau muntah atau mengeluarkan suara saat bernapas, dia sedang mencoba membersihkan saluran udaranya supaya bisa bernapas lebih baik. Namun kondisi ini biasanya segera membaik dengan cepat.

Bagaimana perkembangan bayi Anda di minggu selanjutnya?

Sumber

Direview tanggal: July 04, 2017 | Terakhir Diedit: July 04, 2017

Yang juga perlu Anda baca