Perkembangan Janin di Usia Kehamilan 23 Minggu

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 02/03/2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Perkembangan Janin

Bagaimana perkembangan janin kehamilan 23 minggu?

Dilansir dari laman Baby Center, di masa perkembangan janin 23 minggu kehamilan ini, ukuran bayi kira-kira sudah seukuran buah mangga. Lalu berat janin sekitar 453 gram dengan panjang 27,9 cm.

Di usia kehamilan ini, lapisan lemak sudah mulai ada di dalam tubuh janin. Selain itu, bayi juga akan lebih sering ‘olahraga’ dalam perut Anda seperti menggerakan jari tangan, jari kaki, lengan, dan kakinya. Jadi, jangan kaget bila Anda akan lebih sering merasakan gerakan janin dari dalam perut. 

Kemungkinan lahir prematur pada usia 23 minggu kehamilan juga mungkin terjadi. Bila bayi prematur lahir di minggu ini, umumnya iadapat bertahan hidup dengan perawatan medis intens dari dokter.

Akan tetapi, mungkin juga bayi mengalami cacat lahir ringan sampai parah bila bayi dilahirkan di usia 23 minggu kehamilan.

Mengingat meningkatnya penelitian dan pengetahuan di bidang kedokteran janin, diharapkan kasus bayi prematur secara bertahap berkurang setiap tahunnya.

Perubahan pada Tubuh

Bagaimana perubahan pada tubuh ibu hamil di usia 23 minggu kehamilan?

Di usia kehamilan ini, ibu hamil umumnya makin susah untuk tidur. Rasa cemas yang dirasakan kadang mengakibatkan sering buang air kecil, sakit maag, hingga nyeri pada kaki. Berbagai hal inilah yang kemudian bisa menjadi gangguan tidur di malam hari

Penting untuk diingat bahwa kesehatan kandungan tetap bergantung pada cukup atau tidaknya istirahat ibu hamil. Oleh karena itu, usahakan untuk tetap cukup tidur di malam hari.

Untuk merilekskan tubuh, sebelum tidur ibu hamil bisa mandi air hangat, mendengarkan musik yang menenangkan, atau bersantai dengan baca buku sambil minum secangkir teh hangat. Ini dapat membantu ibu hamil lebih mudah untuk tidur.

Mengutip dari laman Kids Health, di usia kehamilan ini banyak dokter merekomendasikan agar posisi tidur ibu hamil tidur miring ke sebelah kiri.

Ini agar aliran darah ke plasenta tidak terbatasi. Jika Anda merasa posisi ini tidak nyaman, cobalah menempatkan bantal di bawah lutut untuk mengurangi tekanan dari berat badan sambil berbaring di satu sisi.

Apa yang harus saya perhatikan di perkembangan janin 23 minggu kehamilan?

Di masa perkembangan janin 23 minggu kehamilan ini, ibu hamil mungkin akan mengalami kram kaki di malam hari.

Kondisi kram kaki ini dapat menyebabkan ibu terbangun di tengah malam. Sayangnya, kram di sekitar betis pada malam hari sangat umum terjadi di bulan ke-6 kehamilan dan belum diketahui apa penyebabnya.

Apapun penyebabnya, Anda dapat menerapkan tips-tips berikut untuk membantu perkembangan janin kehamilan 23 minggu:

Luruskan kaki saat kram

Ketika serangan kram terjadi, pastikan kaki Anda lurus dan tekuk pergelangan kaki ke dalam. Tindakan ini akan segera mengurangi rasa sakit sehingga perkembangan janin tidak akan terganggu.

Berlatih yoga

Cobalah untuk melakukan berbagai olahraga yang bisa melenturkan tubuh, seperti yoga. Olahraga ini dapat membantu mencegah kram pada ibu hamil.

Banyak istirahat

Untuk mengurangi tekanan pada kaki Anda, posisikan kaki ke atas sesering mungkin dan istirahatlah di sela-sela kegiatan Anda secara rutin.

Anda juga bisa mengenakan stocking hamil pada siang hari. Jangan lupa menekuk kaki secara berkala agar lebih nyaman dan perkembangan janin kehamilan 23 minggu berjalan dengan baik.

Berdiri di lantai dingin

Untuk mengurangi kram, Anda bisa mencoba berdiri di lantai atau permukaan yang dingin. Cara ini kadang-kadang dapat mencegah kram di 23 minggu kehamilan.

Mengompres dengan air hangat

Anda dapat memijat atau mengompres hangat untuk mengurangi rasa sakit pada kaki saat kram. Letakkan handuk basah di atas kaki yang kram selama beberapa detik. Ulangi hingga gejalanya mereda.

Minum 8 gelas sehari

Ibu hamil membutuhkan banyak cairan untuk mengoptimalkan perkembangan janin dan kesehatan ibu. Pastikan Anda minum air setidaknya 8 gelas atau 2 liter sehari untuk menghindari kram.

Kunjungan ke Dokter/Bidan

Apa yang harus saya diskusikan dengan dokter di kehamilan 23 minggu?

Di usia kehamilan  23 minggu ini, gejala preeklampsia, berat badan yang bertambah, nafsu makan menurun, serta tangan dan wajah membengkak dapat terjadi.

Selain itu, sakit kepala tanpa sebab, sakit perut dan sakit kerongkongan, gangguan gatal dan penglihatan juga dapat terjadi.

Jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut, hubungi dokter agar tidak sampai mengganggu perkembangan janin di dalam kandungan.

Namun, jika setelah memeriksakan diri dokter menyatakan bahwa berbagai masalah yang Anda alami masih normal, tak perlu khawatir berlebihan.

Kuncinya, jangan malas untuk bertanya dan memeriksakan diri ke dokter jika ada gejala yang dirasa tidak biasa.

Tes apa yang harus saya ketahui untuk membantu perkembangan janin 23 minggu?

Di usia 23 minggu kehamilan ini, dokter akan memeriksa beberapa hal berikut ini:

  • Mengukur berat badan dan tekanan darah
  • Memeriksa urine untuk mengetahui kadar glukosa dan protein
  • Memeriksa denyut jantung janin
  • Mengukur ukuran rahim dengan palpasi eksternal (perabaan dari luar) untuk melihat bagaimana korelasinya dengan tanggal lahir
  • Mengukur ketinggian posisi bawah (atas rahim) atau tinggi fundus
  • Memeriksa pembengkakan tangan dan kaki
  • Memeriksa varises di kaki
  • Memeriksa gejala yang Anda alami, terutama gejala-gejala yang tidak normal

Siapkan daftar pertanyaan atau masalah yang ingin Anda diskusikan dengan dokter.

Kesehatan dan Keselamatan

Apa saja yang perlu saya ketahui untuk menjaga kesehatan janin di perkembangan kehamilan 23 minggu?

Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan untuk menjaga kesehatan ibu selama kehamilan:

Perhatikan makanan yang dimakan selama hamil

Makanan seperti sosis, daging asap, dan daging olahan lainnya terkadang memiliki jenis bakteri dan mikroorganisme berbahaya untuk perkembangan janin. Bakteri ini hanya dapat dihancurkan saat dimasak dengan suhu tinggi.

Jadi saat Anda sedang hamil, akan lebih baik jika Anda makan makanan mentah jika hanya mereka telah dimasak sampai matang.

Selain itu, ibu hamil rentan terkena penyakit yang bisa mengganggu perkembangan janin. Alasannya karena saat hamil sistem kekebalan tubuh akan berubah.

Selain itu, bakteri atau virus yang ada di tubuh ibu dapat melewati plasenta dan menyerang bayi karena sistem kekebalan tubuh bayi belum cukup untuk melawan penyakit.

Waspada rasa kesemutan di jari

Jika Anda merasakan mati rasa, kesemutan atau tegang pada jari jemari saat hamil, Anda mungkin mengalami gejala carpal tunnel syndrome (CTS). Kondisi carpal tunnel syndrome kemungkinan gejalanya lebih sering dirasakan pada malam hari.

Menekan tangan yang sakit membuat masalah Anda menjadi lebih buruk, jadi cobalah untuk meletakkan kepala di atas bantal pada waktu tidur dan Anda.

Ketika jari mulai mati rasa coba goyangkan tangan untuk mengurangi sensasinya. Jika ini tidak efektif dan mati rasa membuat Anda tak bisa tidur, silakan diskusikan dengan dokter. 

Menjalani akupunktur dapat mengurangi rasa sakit pada jari atau kaki Anda yang sakit saat hamil. 

Sudah mengupas seputar perkembangan janin 23 minggu kehamilan, bagaimana perkembangan janin di minggu depan?

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Hai Para Suami, Ini 15 Tanda Istri Anda Sedang Hamil

    Tak hanya wanita yang harus memerhatikan perubahan pada dirinya. Sebagai suami Anda juga harus peka melihat tanda istri hamil dan segera mempersiapkan diri.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Kesuburan, Kehamilan, Hidup Sehat 13/06/2020 . Waktu baca 6 menit

    Benarkah Bahan Kimia Kosmetik Tingkatkan Risiko Autisme pada Janin?

    Studi temukan bahwa bahan kimia tertentu dalam kosmetik bisa meningkatkan risiko autisme. Namun, benarkah demikian? Yuk, baca di sini.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Gangguan Saraf, Health Centers 28/05/2020 . Waktu baca 3 menit

    Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran? Ini Hal yang Harus Diketahui!

    Bukanlah hal yang mustahil jika Anda ingin segera kembali hamil setelah mengalami keguguran, tapi ketahui dulu beberapa hal berikut ini.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Kesuburan, Kehamilan 18/05/2020 . Waktu baca 7 menit

    Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

    Puasa bukan menjadi alasan untuk membatasi ibu memberikan gizi yang tepat untuk janin.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Hari Raya, Ramadan 17/05/2020 . Waktu baca 4 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    Masturbasi Saat Hamil

    Masturbasi Saat Hamil, Boleh Atau Tidak?

    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Dipublikasikan tanggal: 12/08/2020 . Waktu baca 3 menit
    cek kehamilan dengan test pack

    Kapan Saya Bisa Mulai Cek Kehamilan dengan Test Pack?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 11/08/2020 . Waktu baca 6 menit
    kista saat hamil di usia tua

    Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . Waktu baca 5 menit
    depresi pasca melahirkan ayah

    Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 14/06/2020 . Waktu baca 5 menit