8 Tips yang Harus Dipersiapkan Jika Anda Ingin Melahirkan Di Rumah

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/05/2020
Bagikan sekarang

Banyak wanita yang bercita-cita melahirkan di rumah karena ingin menghindari suasana tegang di rumah sakit. Namun, para calon ibu yang ingin  melahirkan selain di rumah sakit baiknya memiliki catatan kehamilan yang baik-baik saja dan tidak bermasalah.

Nah, mulai cari tahu apa yang diperlukan untuk melakukan rencana dan bagaimana metode melahirkan yang tepat sehubungan dengan kondisi kesehatan Anda dan janin. Simak beberapa tips persiapan melahirkan di rumah berikut ini.

Persiapan apabila ingin melahirkan di rumah

Apabila kondisi kehamilan Anda tergolong sehat dengan risiko yang rendah, ada kemungkinan diberikan pilihan dimana ingin melakukan persalinan normal, termasuk melahirkan di rumah.

Banyak pertimbangan yang harus Anda pikirkan mengingat faktor risiko gagal dan berhasil melakukan persalinan di rumah sama besarnya. Pastinya Anda mau yang terbaik untuk Anda dan bayi, bukan?

Jika hasil pertimbangan sudah matang dan memilih melakukan persalinan dirumah, mungkin ada kekhawatiran lainnya. Seperti apakah aman bersalin di rumah? Apakah Anda memerlukan bidan atau dokter? Bagaimana Anda mengantisipasi risiko yang muncul?

1. Cari info sebanyak-banyaknya

Temukan bidan yang tepat untuk membantu persalinan Anda. Pada dasarnya, mereka diajarkan untuk membantu proses kelahiran juga meminimalisir terjadinya komplikasi yang berpotensi muncul tiba-tiba.

Jika Anda ingin melakukan persalinan di rumah, bidan adalah sosok yang tepat untuk membantu proses melahirkan.

2. Pilih bidan atau dokter yang berpengalaman

Ketika memilih bidan atau dokter yang akan membantu Anda, sebaiknya Anda pun mengetahui rekam jejak bidan atau dokter tersebut dalam membantu proses melahirkan nantinya.

Apakah praktisi tersebut memiliki asisten yang akan membantu pada proses melahirkan. Contoh baiknya adalah, bidan dikatakan berpengalaman jika ia telah membantu proses kelahiran lebih dari 100.

3.  Pastikan praktisi sigap dan memiliki peralatan yang mumpuni

Ajukan pertanyaan yang mendetail tentang kemungkinan kasus yang akan dihadapi saat proses kelahiran. Dokter atau bidan harus memiliki pengetahuan yang cukup sekaligus peralatan lengkap juga diperlukan untuk bayi dan ibu.

Lalu, sebaiknya bidan juga memiliki dan mempersiapkan obat darurat dan alat-alat lain untuk membantu proses kelahiran, terutama dengan risiko komplikasi melahirkan yang berbahaya

4. Memiliki rencana darurat

Dikutip dari Pregnancy Birth Baby, apabila Anda memilih bidan, bidan harus memiliki koneksi medis dengan seorang dokter atau rumah sakit. Hal ini merupakan salah satu cara jika proses melakukan persalinan di rumah tidak berjalan seperti yang direncanakan.

Pastikan dokter dan rumah sakit  tahu tentang riwayat kesehatan Anda dan mereka bersedia menerima kondisi darurat terjadi sewaktu-waktu. Kondisi ini pastinya sangat dihindari oleh para calon ibu, tetapi persiapannya tetap wajib dilakukan.

5. Tentukan di mana dan siapa yang akan menemani proses melahirkan

Lokasi dan jarak melakukan persalinan dari rumah sakit sangat berpengaruh dan wajib diperhitungkan jika memang Anda ingin melahirkan di rumah. Dengan begitu, jika ada keadaan darurat, Anda bisa langsung diberi pertolongan ke rumah sakit.

Mengenai siapa saja yang akan menemani Anda melahirkan sebetulnya tidak ada aturan pasti. Tergantung keinginan dan kenyaman suasana melahirkan yang dibutuhkan.

6. Pastikan untuk melakukan tes atau cek kesehatan setelah melahirkan

Melalukan persalinan di rumah kadang-kadang memiliki hasil kondisi ibu dan bayi yang kurang stabil, berbeda dengan melahirkan di rumah sakit. Maka, Anda disarankan untuk melakukan cek dan tes kesehatan setelahnya.

7. Memastikan perlengkapan sudah tercukupi

Tidak seperti di rumah sakit, Anda perlu untuk menyiapkan beberapa perlengkapan untuk melahirkan di rumah. Hal ini dibutuhkan agar bidan juga dapat menjalani tugasnya semaksimal mungkin.

Beberapa perlengkapan yang biasanya dibutuhkan adalah beberapa jenis alkohol, beberapa jenis kapas, seprai, plastik sebagai alas kasur, handuk, selimut, plastik sampah, dan lain-lainnya.

Tentunya Anda perlu untuk mengonsultasikan apa saja yang dibutuhkan kepada bidan. Persiapkan perlengkapan yang dibutuhkan setidaknya tiga minggu sebelum waktu lahir.

8. Pahami risiko melahirkan di rumah

Menurut sebuah penelitian terbaru di jurnal Obstetrics dan Gynecology, risiko kematian untuk bayi yang dilahirkan di rumah, dua kali lipat lebih besar dari bayi yang dilahirkan di rumah sakit.

Anda bisa kehilangan waktu serta tenaga untuk perjalanan ke rumah sakit apabila terjadi komplikasi di rumah. Wanita yang melakukan persalinana di rumah lebih mungkin mengalami masalah seperti pendarahan selama dan setelah melahirkan.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kulit Wajah Terlihat Kusam Saat Hamil, Apa Penyebabnya?

Alih-alih mendapatkan pregnancy glow, sebagian orang malah merasa kulit wajah jadi lebih kusam saat hamil. Apa penyebabnya?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

Kapan Waktu Terbaik untuk Kontrol Kandungan Selama Pandemi COVID-19?

Pemeriksaan kehamilan amatlah penting. Di sisi lain, pemeriksaan kehamilan selama pandemi COVID-19 membuat ibu rentan tertular. Apa yang harus ibu lakukan?

Ditulis oleh: Diah Ayu
Coronavirus, COVID-19 29/04/2020

6 Makanan Bergizi untuk Memperkuat Kandungan

Selain sehat untuk ibu, berbagai makanan ini juga dapat memperkuat janin dalam kandungan agar masa kehamilan tetap lancar.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

Aturan Menjalankan Puasa yang Aman Bagi Ibu Hamil

Ibu hamil yang sehat diperbolehkan untuk menjalankan ibadah puasa, namun harus lebih diperhatikan nutrisinya. Bagaimana cara menjalankan puasa saat hamil?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hari Raya, Ramadan 25/04/2020

Direkomendasikan untuk Anda

hamil setelah keguguran

Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 18/05/2020
menu puasa untuk ibu hamil

Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020
puasa bagi ibu hamil

4 Kondisi yang Mengharuskan Ibu Hamil Membatalkan Puasanya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 14/05/2020
gangguan makan ibu hamil

Berbagai Jenis Gangguan Makan yang Umum Dialami Ibu Hamil

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 12/05/2020