Anda sedang hamil? Ayo ikut komunitas Ibu Hamil kami sekarang!

home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Alasan Mengapa Anda Tak Boleh Terlalu Lelah Saat Program Bayi Tabung (IVF)

Alasan Mengapa Anda Tak Boleh Terlalu Lelah Saat Program Bayi Tabung (IVF)

Kesehatan ibu adalah faktor penting dalam keberhasilan program bayi tabung. Maka dari itu, saat menjalani program bayi tabung, sang ibu disarankan untuk menjaga kebugaran tubuhnya dan mengurangi aktivitas yang berakibat kelelahan.

Meski begitu, hal ini sebenarnya tidak menjadi penghalang bagi Anda untuk aktif bergerak. Akan tetapi, Anda harus cermat dalam menentukan jenis aktivitas yang hendak dilakukan. Jenis aktivitas tentu perlu disesuaikan dengan setiap tahapan program bayi tabung.

Mengapa ibu tidak boleh kelelahan saat program bayi tabung?

Ada dua alasan mengapa ibu yang menjalani program bayi tabung perlu menjaga energi tubuhnya dan tidak boleh kelelahan. Berikut ulasannya:

1. Aktivitas fisik berkaitan dengan kesuburan

Aktivitas fisik membuat tubuh Anda tetap kuat, bugar, dan penuh energi untuk menjalani masa kehamilan. Namun, aktivitas fisik berlebihan dapat menghambat pelepasan sel telur dan mengubah siklus menstruasi secara keseluruhan.

Beberapa jenis aktivitas fisik juga dapat memengaruhi perkembangan dinding rahim. Pada masa awal kehamilan, dinding rahim seharusnya menebal agar embrio dapat menempel dan berkembang.

Apabila Anda melakukan olahraga berat secara terus-menerus, aliran darah yang seharusnya terfokus untuk menebalkan dinding rahim justru teralihkan ke organ lain. Kondisi ini menyebabkan penebalan rahim menjadi tidak optimal.

Itu sebabnya, melakukan olahraga berat hingga kelelahan saat menjalani program bayi tabung bisa memengaruhi perkembangan dinding rahim sehingga berpengaruh pula pada hasil bayi tabung secara keseluruhan.

2. Obat dalam program bayi tabung membuat ibu merasa lelah

Program bayi tabung menggunakan obat-obatan khusus yang dapat menunjang kesuburan. Obat-obatan ini bekerja dengan meningkatkan jumlah hormon tertentu yang membantu pematangan dan pelepasan sel telur (ovulasi).

Apa pun yang memengaruhi hormon Anda akan menimbulkan efek samping, termasuk obat kesuburan. Efek samping yang sering muncul di antaranya perut kembung, mual, payudara sensitif, sakit kepala, perubahan mood, dan perubahan nafsu makan.

Proses merangsang ovulasi juga dapat membuat tubuh terasa lesu dan lelah. Itu sebabnya para ibu disarankan untuk mengurangi aktivitas yang dapat menyebabkan kelelahan saat program bayi tabung.

Aktivitas fisik untuk wanita yang menjalani program bayi tabung

Walaupun Anda perlu membatasi beberapa aktivitas fisik saat menjalani program bayi tabung, tidak berarti Anda hanya bisa berbaring di rumah. Aktivitas fisik yang diselingi istirahat adalah kombinasi penting untuk tubuh yang bugar.

Dr. Aimee Eyvazzadeh, seorang dokter ahli endokrinologi reproduksi, menyarankan para ibu untuk tetap melakukan aktivitas fisik dengan intensitas ringan. Aktivitas seperti ini bermanfaat untuk menjaga berat badan, mengelola stres, dan menyeimbangkan hormon.

Saat menjalani program bayi tabung, agar para ibu tak kelelahan dan tetap dapat bergerak aktif, ada beberapa aktivitas fisik yang dapat dilakukan, antara lain:

  • Olahraga aerobik seperti berjalan kaki, bersepeda, jogging, dan berenang selama 30 menit. Lakukan sebanyak 5 kali dalam seminggu.
  • Olahraga ringan untuk menguatkan otot seperti latihan dumbbell. Lakukan sebanyak 2 hari dalam seminggu.
  • Gerakan untuk menguatkan otot panggul, misalnya squat.
  • Yoga dan meditasi.
  • Pekerjaan rumah sehari-hari.

Meski aktivitas di atas tergolong aman, sangat dianjurkan bagi Anda untuk konsultasi bersama dokter terlebih dulu. Konsultasi bermanfaat agar sang calon ibu mengetahui dengan pasti apakah aktivitas tersebut berpotensi menyebabkan kelelahan dan aman dilakukan saat menjalani program bayi tabung atau tidak.

Ibu juga perlu memahami bahwa menjaga energi tubuh tidak hanya dilakukan dengan menghindari aktivitas berat. Asupan makanan kaya karbohidrat, gizi, dan lemak turut memiliki peran penting sebagai penyumbang energi.

Punya cerita soal kehamilan?

Ayo gabung dengan komunitas Ibu Hamil Hello Sehat dan temukan berbagai cerita menarik seputar kehamilan.


Kalkulator Masa Subur

Kalkulator Masa Subur

Memantau siklus haid, menentukan hari kesuburan dan lebih membantu Anda untuk merencanakan kehamilan lebih baik.

Kalkulator Masa Subur

Memantau siklus haid, menentukan hari kesuburan dan lebih membantu Anda untuk merencanakan kehamilan lebih baik.

Kalkulator Masa Subur

Berapa lama siklus haid Anda?

(hari)

28

Berapa lama Anda haid?

(hari)

7

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

IVF – What Happens. https://www.nhs.uk/conditions/ivf/what-happens/ Diakses pada 28 Juni 2019.

15 Factors That Affect a Woman’s Fertility. https://www.health.com/health/gallery/0,,20918587,00.html? Diakses pada 28 Juni 2019.

Fatigue After IVF: Information for Fertility Treatment Patients. https://www.fertilitysa.com/blog/2017/11/24/fatigue-after-ivf-information-for-187531 Diakses pada 28 Juni 2019.

The 30-Day Guide to IVF Success: Diet, Chemicals, Sex, and More. https://www.healthline.com/health/guide-prepare-for-ivf Diakses pada 28 Juni 2019.

Fertility drugs for women. https://www.babycentre.co.uk/a4090/fertility-drugs-for-women Diakses pada 28 Juni 2019.

IVF: How to stay healthy as you try to conceive. https://www.storkotc.com/blog/ivf-how-to-stay-healthy-as-you-try-to-conceive/ Diakses pada 28 Juni 2019.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Diah Ayu Lestari Diperbarui 16/08/2021
Fakta medis diperiksa oleh Hello Sehat Medical Review Team
x