Ingin Melahirkan Bayi Cerdas? Calon Ortu Wajib Lakukan 5 Hal Penting Ini

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 02/12/2019 . 5 mins read
Bagikan sekarang

Setiap orang tua pasti menginginkan anaknya lahir sempurna dan menjadi anak yang cerdas. Namun, tahukah Anda bahwa potensi bayi cerdas sudah terbentuk sejak ia masih dalam kandungan?

Gen orangtua yang diwariskan memainkan peran penting dalam menentukan kecerdasan dan kepribadian seorang anak, tapi pilihan gaya hidup yang tepat dapat membantu memastikan gen tersebut diprogram di dalam rahim. Menurut dr. Lana Asprey, penulis The Better Baby Book, “Peneliti sekarang memperkirakan bahwa hanya 50 persen IQ yang diturukan melalui gen, selebihnya dipengaruhi oleh lingkungan.”

Interaksi antara calon ayah dan ibu dengan bayi dalam kandungan juga berperan dalam membentuk otak bayi yang sedang tumbuh. Berikut tips-tips yang bisa dilakukan calon orangtua untuk melatih kecerdasan bayi sejak dalam kandungan.

1. Hindari zat yang dapat membahayakan kehamilan

Kecerdasan terbentuk sejak awal pembuahan janin. Bila proses ini terganggu oleh adanya zat-zat berbahaya seperti alkohol, rokok, dan narkotika, tentu saja hasilnya tidak akan baik. Karena itulah ahli nutrisi dan perilaku, Stephen J. Schoenthaler, PhD, menyarankan agar calon ayah dan ibu menghindari alkohol, rokok, narkotika, dan kafein.

Sel-sel saraf berkomunikasi dengan satu sama lain menggunakan sinyal kimiawi. Bila ada zat kimia asing yang mengganggu persinyalan ini, tentu perkembangan otak bayi akan terganggu.

Selain itu hindari juga zat berbahaya lainnya seperti merkuri, timbal, dan pestisida yang bisa didapat dari makanan laut, polusi udara, dan bahan makanan lainnya.

2. Berolahraga dan aktif bergerak

Olahraga sebelum melahirkan akan menambah stamina Anda yang dibutuhkan selama persalinan. Olahraga juga dapat menambah kekuatan otak bayi Anda.

Sebuah studi yang dilaporkan dalam Journal of American College of Sports Medicine menyatakan bahwa anak dari ibu yang berolahraga secara teratur selama kehamilan, memiliki skor jauh lebih tinggi pada tes kecerdasan dan kemampuan bahasa dibanding anak dari ibu yang tidak berolahraga selama kehamilan.

Hal ini karena hormon kortisol dalam batas wajar yang diproduksi pada tubuh ibu hamil saat berolahraga merangsang pertumbuhan dan perkembangan otak janin dan organ lainnya.

3. Pastikan Anda bebas dari penyakit ini

Infeksi TORCH, yaitu toksoplasma, other (lainnya yaitu sifilis, cacar air, dan parvovirus B19), rubella, sitomegalovirus (CMV), dan herpes adalah infeksi selama kehamilan yang bisa mengakibatkan kelainan bawaan pada bayi, termasuk pada otak. Untuk itu, penting bagi ibu hamil untuk memeriksakan kesehatan secara rutin. Ini supaya Anda bisa memastikan Anda bebas dari salah satu infeksi TORCH tersebut.

Pastikan juga bahwa sang ibu tidak memiliki gangguan fungsi kelenjar tiroid. Ibu dengan hormon tiroid yang rendah memiliki kecenderungan untuk memiliki bayi dengan IQ yang rendah. Untuk memastikan apakah Anda memiliki kadar hormon tiroid yang normal atau tidak, Anda hanya perlu melakukan pemeriksaan darah saja.

Agar kelenjar tiroid dapat berfungsi dengan baik, sebaiknya Anda konsumsi yodium sebanyak 220 mikrogram per hari dengan mengonsumsi garam beryodium, yogurt, atau susu.

4. Mengelus perut dan mengobrol dengan si kecil

Mengelus lembut perut sambil berbicara kepada janin mampu menenangkan sistem saraf dan merangsang perkembangan otak janin. Sekitar minggu ke-20 masa kehamilan, bayi biasanya bisa membedakan antara sentuhan seorang ibu dan ayah.

Bercakap-cakaplah dengan bayi di dalam kadungan pada saat tertentu. Misalnya di pagi hari dan sore hari. Bayi dalam kandungan sudah bisa menerima sinyal pembicaraan dari orang tuanya sejak berumur di atas 4 bulan karena semua koneksi dari telinga ke otak sudah ada. Semakin sering Anda mengobrol dengannya, semakin besar peluang bayi cerdas ketika lahir.

5. Mengonsumsi makanan yang bernutrisi lengkap

Selama masa kehamilan, penting untuk seorang ibu menjaga nutrisi yang dimakan. Makanan yang Anda makan selama kehamilan mempengaruhi perkembangan fisik dan mental anak Anda.

Mengonsumsi makanan penguat otak tertentu selama kehamilan hingga menyusui dapat meningkatkan IQ, keterampilan, dan daya ingat bayi Anda sampai dewasa. Nutrisi yang harus dikonsumsi agar bayi cerdas antara lain minyak ikan, telur, buah, dan sayuran.

Selain itu, pastikan Anda mencukupi kebutuhan asam folat saat hamil. Asam folat adalah salah satu nutrisi yang penting dalam masa awal perkembangan otak bayi. Dilansir dari Journal of American Medical Association (JAMA), ibu yang mengonsumsi asam folat sejak empat minggu sebelum pembuahan hingga minggu kedelapan kehamilan memiliki risiko yang 40 persen lebih kecil untuk memiliki anak dengan autisme.

Karena itu, biasanya dokter dan bidan akan memberikan suplemen asam folat sejak awal kehamilan. Anda juga bisa mengonsumsi susu khusus ibu hamil dan sayuran hijau seperti bayam dan kangkung selama mempersiapkan kehamilan Anda.

Nutrisi lainnya yang tidak kalah penting supaya bisa melahirkan bayi cerdas adalah asam lemak omega-3, terutama DHA. Senyawa ini penting untuk pembentukan sel saraf otak. Anda dapat mendapatkannya dari konsumsi ikan laut, kacang-kacangan, dan telur yang telah diperkaya dengan asam lemak omega-3.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa Akibatnya pada Janin Jika Ibu Merokok Saat Hamil?

Merokok saat hamil adalah ancaman nomor satu untuk kesejahteraan anak. Ada hubungan antara ibu perokok dan anak berbibir sumbing. Masih kurang seram?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila

Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

Bukanlah hal yang mustahil jika Anda ingin segera kembali hamil setelah mengalami keguguran, tapi ketahui dulu beberapa hal berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Kesuburan, Kehamilan 18/05/2020 . 5 mins read

Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

Puasa bukan menjadi alasan untuk membatasi ibu memberikan gizi yang tepat untuk janin.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hari Raya, Ramadan 17/05/2020 . 4 mins read

4 Kondisi yang Mengharuskan Ibu Hamil Membatalkan Puasanya

Ibu hamil boleh puasa. Meski begitu, meneruskan puasa bagi ibu hamil dengan kondisi-kondisi ini tak cuma membahayakan kesehatannya, tapi juga bayinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hari Raya, Ramadan 14/05/2020 . 4 mins read

Direkomendasikan untuk Anda

cara memandikan bayi yang baru lahir

Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 9 mins read
kista saat hamil di usia tua

Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . 5 mins read
depresi pasca melahirkan ayah

Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14/06/2020 . 5 mins read
tanda istri hamil

Hai Para Suami, Ini 15 Tanda Istri Anda Sedang Hamil

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13/06/2020 . 6 mins read