Perlukah Menyampaikan Berita Kehamilan di Tempat Kerja? Bagaimana Caranya?

Oleh Data medis direview oleh dr. Yusra Firdaus.

Kehamilan adalah berita bahagia yang biasanya akan Anda dan pasangan bagi ke seluruh keluarga bahkan teman dekat. Mungkin bagi sebagian calon ibu ragu apakah perlu menyampaikan berita kehamilan ini pada atasan dan rekan kerja di tempat kerja. Namun memang sebaiknya Anda sampaikan berita ini juga pada teman-teman di tempat kerja, supaya mereka tahu kondisi Anda. Tak perlu bingung, ini tips yang bisa Anda lakukan ketika ingin menyampaikan berita kehamilan.

Kenapa harus menyampaikan berita kehamilan di tempat kerja ?

Memberitahukan rekan kerja tentang berita kehamilan itu penting. Apalagi, jika pekerjaan yang dilakukan oleh calon ibu cukup berat, melelahkan, terkena dengan bahan-bahan kimia atau berhadapan dengan orang sakit setiap harinya.

Dengan menyampaikan berita kehamilan, perusahaan atau tempat calon ibu bekerja akan memberi kemudahan mengenai pekerjaan yang akan dilakukan. Semakin ringan pekerjaan yang dilakukan, semakin sedikit risiko yang membahayakan kondisi calon ibu dan kandungannya.

Biasanya banyak wanita hamil yang menunggu memberitahukan kabar mengenai kehamilannya sampai melewati trimester pertama. Tindakan ini secara tidak langsung bisa meningkatakan risiko keguguran.

Walaupun waktu bisa disesuaikan dengan keinginan Anda, penting untuk memahami pekerjaan dan kondisi kehamilan Anda. Ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan untuk menentukan waktu yang tepat bagi wanita hamil mengabarkan kehamilannya pada rekan kerja, seperti:

  • Seberapa parah gejala kehamilan yang dialami. Pada trimester pertama, morning sickness umum terjadi. Gejala mual, muntah, kelelahan tentu akan memengaruhi performa Anda dalam bekerja.
  • Pekerjaan yang dilakukan. Mempertimbangkan apa pekerjaan yang Anda lakukan itu penting. Apalagi bila Anda melakukan pekerjaan di luar ruangan, berhadapan dengan orang sakit, atau berisiko terkena bahan-bahan kimia.

Dengan melakukan pertimbangan di atas, memudahkan Anda untuk menentukan kapan waktu yang tepat untuk mengabarkan kehamilan Anda pada atasan dan juga rekan kerja. Jangan lupa, lakukan konsultasi ke dokter untuk mengetahui kondisi kehamilan dan tubuh Anda.

Tips memberitahukan kehamilan pada atasan dan rekan kerja

Menyampaikan kabar kehamilan pada atasan dan rekan kantor mungkin tidak mudah pada beberapa orang. Untuk itu, beberapa tips berikut akan membantu Anda, seperti:

1. Beritahu atasan terlebih dahulu

Atasan adalah orang pertama yang harus Anda beritahu. Ini lebih baik dibanding atasan Anda mengetahui kabar tersebut dari orang lain. Mengabarkannya lebih dahulu menunjukkan sikap Anda sebagai pekerja yang menghargai atasan.

Cobalah untuk mencari waktu yang tepat saat Anda ingin memberitahu kabar tersebut. Memberikan kesan yang baik pada atasan akan mempermudah Anda bila memerlukan bantuan dari atasan untuk mengganti pekerjaan yang Anda lakukan agar lebih ringan.

2. Memberi tahu rekan kerja lain

Setelah memberitahukan kepada atasan, Anda bisa memberitahukan hal tersebut kepada yang lain. Apalagi jika Anda bekerja dalam tim dan sedang menghadapi sebuah proyek. Ini memungkinkan mereka memahami kondisi Anda bila suatu saat gejala morning sickness atau kondisi lain yang berkaitan dengan kehamilan terjadi pada Anda.

3. Tanyakan mengenai masalah ini kepada yang lain

Kebijakan setiap perusahaan itu berbeda, termasuk sikap rekan kerja dan lingkungan kerja yang Anda hadapi. Bila Anda merasa ragu, Anda bisa meminta saran dari teman Anda yang sebelumnya pernah melakukan hal ini.

Sekaligus tanyakan peraturan mengenai cuti melahirkan yang berlaku di perusahaan Anda, sehingga Anda dapat merencanakan persiapan persalinan kelak.

4. Tetap profesional dalam bekerja

Selama masa kehamilan, gejala mual, muntah, dan mudah lelah sering kali menjadi hambatan Anda dalam bekerja. Walaupun sudah memberitahu kehamilan, Anda tetap harus menunjukkan sikap profesional Anda dalam bekerja sampai cuti melahirkan tiba.

Bila Anda membutuhkan sesuatu padahal kondisi Anda tidak memungkinkan untuk melakukannya, jangan sungkan untuk meminta bantuan pada rekan kerja Anda.

Baca Juga:

Sumber
Pantau Perkembangan Janin Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan janin dalam kandungan.
Error message goes here
Pantau Bayi Saya
Tak tahu kapan akan melahirkan? Hitung di sini! *Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anda hamil [num] minggu! Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Kapan hari pertama menstruasi terakhir Anda?
Hitung!
Error message goes here
Anda hamil [num] minggu! Perkiraan Melahirkan: [num] Dapatkan info setiap hari, sesuai dengan kebutuhan pribadi Anda dan bayi.
Error message goes here
Pantau sekarang!
Hitung ulang!
Pantau Perkembangan Janin Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan janin dalam kandungan.
Error message goes here
Pantau Bayi Saya
Tak tahu kapan akan melahirkan? Hitung di sini! *Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anda hamil [num] minggu! Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Kapan hari pertama menstruasi terakhir Anda?
Hitung!
Error message goes here
Anda hamil [num] minggu! Perkiraan Melahirkan: [num] Dapatkan info setiap hari, sesuai dengan kebutuhan pribadi Anda dan bayi.
Error message goes here
Pantau sekarang!
Hitung ulang!
Yang juga perlu Anda baca