Nutrisi yang Perlu Dimiliki Susu untuk Program Hamil

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 23/03/2020
Bagikan sekarang

Rutin minum susu ternyata memiliki pengaruh terhadap kesuburan. Namun, ternyata tidak semua susu memiliki pengaruh yang sama. Buktinya, ada susu yang justru menyebabkan infertilitas jika sering dikonsumsi. Lalu, susu apa yang cocok diminum untuk program hamil? Simak penjelasannya berikut ini.

Jenis susu untuk program hamil

Saat Anda merencanakan program kehamilan, Anda harus menentukan nutrisi pendukung kehamilan apa saja yang Anda butuhkan. Dalam upaya untuk memenuhi kebutuhan ini, Anda disarankan untuk mengonsumsi berbagai makanan dan minuman sehat. Salah satunya adalah susu.

Susu untuk program hamil lebih dikhususkan agar dikonsumsi oleh wanita yang belum hamil. Hal ini dilakukan demi mempersiapkan tubuhnya agar bisa menjadi tempat bernaung bagi janinnya nanti. Maka dari itu, meski belum hamil, tubuh seorang wanita harus disiapkan sedemikian rupa agar menjadi tempat tinggal yang baik dan sehat untuk janin.

Meski susu adalah minuman yang sehat, tidak semua tipe susu boleh diminum jika Anda sedang dalam program kehamilan. Anda harus berhati-hati dalam memilih susu untuk program hamil. Hal ini dibuktikan oleh sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal berjudul Human Reproduction.

Penelitian tersebut menyatakan bahwa minum susu rendah lemak memiliki potensi memperlambat proses hamil pada wanita. Sebaliknya, susu yang kaya akan lemak dapat meningkatkan kesempatan wanita untuk hamil.

Oleh sebab itu, jika Anda sedang mempersiapkan kehamilan, cobalah untuk mengonsumsi susu sapi biasa, dibanding susu yang rendah atau tidak mengandung lemak sama sekali. Pasalnya, kadar lemak yang sehat juga dibutuhkan untuk mempersiapkan tubuh Anda menghadapi kehamilan.

Kandungan nutrisi dalam susu untuk program hamil

Susu dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi seorang wanita dalam mempersiapkan tubuhnya dalam mempersiapkan kehamilan. Maka dari itu, dibutuhkan susu dengan kandungan nutrisi yang sesuai. Susu untuk program hamil sebaiknya yang memiliki kandungan nutrisi sebagai berikut.

1. Lemak

Di dalam susu untuk program hamil, carilah susu dengan kandungan lemak yang memadai. Pasalnya, lemak merupakan salah satu nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Untuk makanan lain, Anda mungkin disarankan untuk mengonsumsi makanan yang kaya akan lemak tak jenuh seperti yang terdapat pada buah alpukat dan minyak zaitun. Anda juga sebaiknya mengurangi makanan yang memiliki kandungan lemak jenuh karena tak baik untuk kondisi kesehatan Anda.

Namun, untuk produk susu, lebih baik pilih susu yang kandungan lemaknya tinggi, dibanding yang rendah atau yang tidak mengandung lemak sama sekali. Apalagi jika Anda ingin minum susu untuk program hamil. Didukung oleh sebuah penelitian dalam jurnal berjudul Obstetrics and Gynecology, untuk meningkatkan fertilitas, susu kaya lemak lebih baik daripada susu rendah lemak.

Bahkan, susu yang rendah lemak atau yang tidak mengandung lemak sama sekali sering disebut dapat menurunkan kemampuan seorang wanita untuk hamil.

2. Kalsium

Selain lemak, kandungan nutrisi yang wajib ada pada susu untuk program hamil adalah kalsium. Berdasarkan sebuah penelitian yang dimuat di dalam jurnal berjudul Physiological Reviews, kalsium adalah salah satu nutrisi yang dibutuhkan untuk memicu pembentukan embrio.

Selain itu, kalsium juga dibutuhkan untuk mengubah pH di dalam saluran reproduksi wanita menjadi basa. Suasana tersebut memudahkan sperma yang masuk ke dalam rahim bergerak menuju sel telur, sehingga mempercepat proses pembuahan.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa kalsium adalah nutrisi yang cukup penting untuk pembentukan sistem reproduksi yang, proses melahirkan, dan bayi yang sehat. Kalsium paling mudah ditemukan di dalam susu, namun Anda juga bisa meningkatkan asupan kalsium dari yoghurt, bayam, almond butter, dan makanan tinggi kalsium lainnya.

3. Vitamin B12

Nutrisi lain yang harus ada pada susu untuk program hamil adalah vitamin B12 atau yang bisa juga dikenal sebagai cobalamin. Vitamin ini sangat penting dikonsumsi untuk mempersiapkan tubuh Anda menghadapi masa kehamilan.

Pasalnya, kekurangan vitamin B12 pada wanita yang sedang melaksanakan program hamil dapat menyebabkan cacat lahir pada bayi jika berhasil mengandung dan melahirkan. Selain itu, jika seorang wanita kekurangan vitamin B12, kemungkinan terjadinya masalah pada proses ovulasi dan implantasi sel telur yang telah dibuahi semakin besar.

Tidak hanya itu, kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan anemia. Anemia menandakan bahwa jumlah sel darah merah di dalam tubuh terlalu sedikit. Jika sudah demikian, jaringan di dalam tubuh akan kekurangan oksigen yang seharusnya dibawa oleh sel darah merah.

4. Vitamin D

Tidak hanya vitamin B12, ternyata kandungan nutrisi yang harus ada pada susu untuk program hamil adalah vitamin D. Pada wanita yang sedang merencanakan program kehamilan, vitamin D dapat meningkatkan kesuburan serta kehamilan yang sehat.

Bahkan, keberadaan vitamin D di dalam tubuh dapat membantu melancarkan serta meningkatkan keberhasilan program kehamilan seperti in vitro vertilization (IVF) yang juga dikenal sebagai program bayi tabung.

Bahkan, sebuah penelitian yang dimuat di dalam jurnal berjudul Fertility and Sterility menjelaskan bahwa seorang wanita yang kadar vitamin D di dalam tubuhnya lebih tinggi memiliki potensi yang lebih tinggi untuk hamil melalui program bayi tabung dibandingkan wanita dengan kadar vitamin D yang lebih rendah.

Oleh sebab itu, jika Anda ingin mengonsumsi susu yang dapat memenuhi kebutuhan Anda untuk program hamil, pilih susu yang memiliki atau telah difortifikasi dengan kandungan vitamin D di dalamnya.

Sebelum Anda membeli susu di supermarket, lebih baik periksa kandungan nutrisi yang terdapat di dalam susu tersebut, sehingga Anda tidak akan salah memilih produk susu untuk mendukung kehamilan yang sehat.

You are already subscribed to notifications.

Baca Juga:

Sumber

Eating During Pregnancy (for Parents) - KidsHealth. (2018). Retrieved 19 November 2019, from https://kidshealth.org/en/parents/eating-pregnancy.html

Rudick, B., Ingles, S., Chung, K., Stanczyk, F., Paulson, R., & Bendikson, K. (2014). Influence of vitamin D levels on in vitro fertilization outcomes in donor-recipient cyclesFertility And Sterility101(2), 447-452. doi: 10.1016/j.fertnstert.2013.10.008

How Vitamin D Affects Your Fertility. (2019). Retrieved 19 November 2019, from https://www.shadygrovefertility.com/blog/fertility-health/how-vitamin-d-affects-your-fertility/

How to Get Pregnant Naturally- American Pregnancy Association. Retrieved 19 November 2019, from https://americanpregnancy.org/planning/get-pregnant-naturally/

Whitaker, M. (2006). Calcium at Fertilization and in Early DevelopmentPhysiological Reviews86(1), 25-88. doi: 10.1152/physrev.00023.2005

Rodriguez, H. (2018). Are You Getting Enough Calcium to Get Pregnant? - Natural Fertility Info.com. Retrieved 19 November 2019, from https://natural-fertility-info.com/are-you-getting-enough-calcium.html
Chavarro, J., Rich-Edwards, J., Rosner, B., & Willett, W. (2007). A prospective study of dairy foods intake and anovulatory infertilityHuman Reproduction22(5), 1340-1347. doi: 10.1093/humrep/dem019
Chavarro, J., Rich-Edwards, J., Rosner, B., & Willett, W. (2007). Diet and Lifestyle in the Prevention of Ovulatory Disorder InfertilityObstetrics & Gynecology110(5), 1050-1058. doi: 10.1097/01.aog.0000287293.25465.e1

Yang juga perlu Anda baca

Sudah Osteoporosis, Masih Bisakah Minum Susu untuk Menguatkan Tulang?

Susu disebut sebagai minuman wajib untuk menjaga kesehatan tulang. Namun jika tulang sudah telanjur keropos, apakah susu masih efektif untuk menguatkannya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini

Alasan Rasa Susu Sapi Organik Lebih Manis dan Khas

Selain lebih alami, susu sapi organik juga punya citra rasa yang lebih khas dibanding susu sapi biasa, lho! Bagaimana rasanya? Yuk, cari tahu di sini.

Ditulis oleh: Risky Candra Swari
dr. Raissa Edwina Djuanda, M. Gizi, Sp.GK.
Nutrisi, Hidup Sehat 28/07/2019

3 Tips Cerdas Memilih Susu Organik Terbaik Buat Anak

Susu organik aman dan sehat untuk anak. Namun, supaya anak mendapatkan manfaat yang optimal, pastikan Anda tidak membeli produk organik sembarangan.

Ditulis oleh: Risky Candra Swari
dr. Raissa Edwina Djuanda, M. Gizi, Sp.GK.
Nutrisi, Hidup Sehat 27/07/2019

Mengulik Manfaat Susu Organik untuk Menjaga Daya Tahan Tubuh Anak

 Sejumlah penelitian bahkan menyebutkan bahwa susu organik memiliki potensi manfaat untuk menjaga daya tahan tubuh anak agar tak mudah sakit. 

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Nutrisi, Hidup Sehat 24/07/2019

Direkomendasikan untuk Anda

Mana yang Lebih Sehat, Susu Hangat atau Susu Dingin?

Mana yang Lebih Sehat, Susu Hangat atau Susu Dingin?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 03/05/2020
Tips Mengonsumsi Susu untuk Penderita Intoleransi Laktosa

Tips Mengonsumsi Susu untuk Penderita Intoleransi Laktosa

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 24/04/2020
Hanya Minum Susu untuk Sarapan, Sehatkah Kebiasaan Ini?

Hanya Minum Susu untuk Sarapan, Sehatkah Kebiasaan Ini?

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 11/04/2020
Berbagai Faktor yang Membuat Anak Butuh Susu Penambah Berat Badan

Berbagai Faktor yang Membuat Anak Butuh Susu Penambah Berat Badan

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 05/04/2020