Amankah Jika Ibu Naik Motor Saat Hamil?

Oleh

Zaman sekarang, motor tidak hanya dikendarai oleh pria saja, wanita juga sudah banyak menggunakan sepeda motor. Tapi, bagaimana jika wanita hamil mengendarai atau dibonceng oleh kendaraan bermotor? Bolehkah naik motor saat hamil? Banyak pro dan kontra mengingat banyak hal yang harus dihindari oleh ibu hamil terkait perlindungan janin. Mari simak beberapa risiko yang harus diwaspadai ketika naik motor saat hamil.

Apa risiko yang dihadapi ibu jika naik motor saat hamil?

1. Kurangnya keamanan

Ketika naik motor saat hamil, pengamanan pada kendaraan bermotor memang sangat minim. Untuk berkendara dengan motor, perangkat keamanan yang ada memang dikhususkan untuk bagian kepala saja, yaitu helm. Naik motor saat hamil tidak dilengkapi dengan pengamanan bagi tubuh, sehingga akan berbahaya bagi ibu dan janin. Terlepas dari ibu yang berkendara atau hanya dibonceng, keduanya memiliki risiko yang sama besarnya.

Hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah bahwa naik motor saat hamil nyatanya tidak ada sabuk pengaman atau kantong udara yang membantu mengurangi dampak jika ada kecelakaan atau jatuh dari motor.

2. Kurang seimbang

Saat naik motor memang diperlukan sekali keseimbangan yang mumpuni dari pengendara. Tidak terkecuali untuk ibu hamil. Jika ibu hamil mengendarai motor ataupun dibonceng, risiko jatuh akibat ketidakstabilan memang besar kemungkinan terjadi. Seperti yang diketahui, saat hamil keseimbangan wanita akan sedikit berkurang mengingat adanya penambahan beban pada tubuh. Kondisi itu umum dikhawatirkan saat ibu hamil berjalan, terlebih lagi jika naik motor saat hamil.

3. Guncangan motor

Ketika naik motor saat hamil, guncangan yang ada saat perjalanan memang menjadi momok yang menakutkan bagi ibu hamil. Guncangan yang keras akibat rusak nya jalan atau sarana lalu lintas yang buruk, akan berpengaruh besar pada kondisi rahim. Bahkan dapat menyebabkan keguguran, khususnya pada usia trimester pertama kehamilan. Guncangan yang keras pada saat melakukan pengereman juga dapat menjadi faktor keguguran pada ibu hamil.

Tips aman naik motor saat hamil

  1. Perhatikan kecepatan berkendara saat hamil. Jika sedang berkendara baiknya dilakukan dengan kecepatan berkendara yang rendah relatif pelan, mengingat bahaya di atas bisa diantisipasi dengan berhati-hati sangat berkendara
  2. Perhatikan posisi duduk saat hamil. Kenyamanan dan keamanan naik motor sangat hamil berpengaruh pada hasil keselamatan berkendara. Baiknya naik motor saat hamil tidak duduk dengan posisi menyamping jika dibonceng, karena arena keseimbangan pengendara dan ibu hamil akan menjadi berkurang.
  3. Hindari jalanan yang berlubangSekiranya jika jalan yang ditempuh rusak dan penuh lubang, sebaiknya dihindari oleh ibu hamil di atas motor, karena dikhawatirkan akan menimbulkan guncangan keras pada perut Anda saat hamil. Pilihlah jalan yang mulus untuk lebih amannya.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca