Amankah Jika Ibu Naik Motor Saat Hamil?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 02/12/2019 . 3 mins read
Bagikan sekarang

Zaman sekarang, motor tidak hanya dikendarai oleh pria saja, wanita juga sudah banyak menggunakan sepeda motor. Tapi, bagaimana jika wanita hamil mengendarai atau dibonceng oleh kendaraan bermotor? Bolehkah naik motor saat hamil? Banyak pro dan kontra mengingat banyak hal yang harus dihindari oleh ibu hamil terkait perlindungan janin. Mari simak beberapa risiko yang harus diwaspadai ketika naik motor saat hamil.

Apa risiko yang dihadapi ibu jika naik motor saat hamil?

1. Kurangnya keamanan

Ketika naik motor saat hamil, pengamanan pada kendaraan bermotor memang sangat minim. Untuk berkendara dengan motor, perangkat keamanan yang ada memang dikhususkan untuk bagian kepala saja, yaitu helm. Naik motor saat hamil tidak dilengkapi dengan pengamanan bagi tubuh, sehingga akan berbahaya bagi ibu dan janin. Terlepas dari ibu yang berkendara atau hanya dibonceng, keduanya memiliki risiko yang sama besarnya.

Hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah bahwa naik motor saat hamil nyatanya tidak ada sabuk pengaman atau kantong udara yang membantu mengurangi dampak jika ada kecelakaan atau jatuh dari motor.

2. Kurang seimbang

Saat naik motor memang diperlukan sekali keseimbangan yang mumpuni dari pengendara. Tidak terkecuali untuk ibu hamil. Jika ibu hamil mengendarai motor ataupun dibonceng, risiko jatuh akibat ketidakstabilan memang besar kemungkinan terjadi. Seperti yang diketahui, saat hamil keseimbangan wanita akan sedikit berkurang mengingat adanya penambahan beban pada tubuh. Kondisi itu umum dikhawatirkan saat ibu hamil berjalan, terlebih lagi jika naik motor saat hamil.

3. Guncangan motor

Ketika naik motor saat hamil, guncangan yang ada saat perjalanan memang menjadi momok yang menakutkan bagi ibu hamil. Guncangan yang keras akibat rusak nya jalan atau sarana lalu lintas yang buruk, akan berpengaruh besar pada kondisi rahim. Bahkan dapat menyebabkan keguguran, khususnya pada usia trimester pertama kehamilan. Guncangan yang keras pada saat melakukan pengereman juga dapat menjadi faktor keguguran pada ibu hamil.

Tips aman naik motor saat hamil

  1. Perhatikan kecepatan berkendara saat hamil. Jika sedang berkendara baiknya dilakukan dengan kecepatan berkendara yang rendah relatif pelan, mengingat bahaya di atas bisa diantisipasi dengan berhati-hati sangat berkendara
  2. Perhatikan posisi duduk saat hamil. Kenyamanan dan keamanan naik motor sangat hamil berpengaruh pada hasil keselamatan berkendara. Baiknya naik motor saat hamil tidak duduk dengan posisi menyamping jika dibonceng, karena arena keseimbangan pengendara dan ibu hamil akan menjadi berkurang.
  3. Hindari jalanan yang berlubangSekiranya jika jalan yang ditempuh rusak dan penuh lubang, sebaiknya dihindari oleh ibu hamil di atas motor, karena dikhawatirkan akan menimbulkan guncangan keras pada perut Anda saat hamil. Pilihlah jalan yang mulus untuk lebih amannya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Penyebab dan Cara Mengatasi ASI yang Tidak Keluar Setelah Melahirkan

Banyak ibu yang khawatir karena setelah sang buah hati lahir ke dunia, ASI tidak kunjung keluar dari payudara. Sebenarnya, apa penyebab kondisi ini?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Parenting, Menyusui 05/06/2020 . 10 mins read

Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

Bukanlah hal yang mustahil jika Anda ingin segera kembali hamil setelah mengalami keguguran, tapi ketahui dulu beberapa hal berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Kesuburan, Kehamilan 18/05/2020 . 5 mins read

Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

Puasa bukan menjadi alasan untuk membatasi ibu memberikan gizi yang tepat untuk janin.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hari Raya, Ramadan 17/05/2020 . 4 mins read

4 Kondisi yang Mengharuskan Ibu Hamil Membatalkan Puasanya

Ibu hamil boleh puasa. Meski begitu, meneruskan puasa bagi ibu hamil dengan kondisi-kondisi ini tak cuma membahayakan kesehatannya, tapi juga bayinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hari Raya, Ramadan 14/05/2020 . 4 mins read

Direkomendasikan untuk Anda

cara memandikan bayi yang baru lahir

Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 9 mins read
kista saat hamil di usia tua

Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . 5 mins read
depresi pasca melahirkan ayah

Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14/06/2020 . 5 mins read
tanda istri hamil

Hai Para Suami, Ini 15 Tanda Istri Anda Sedang Hamil

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13/06/2020 . 6 mins read