Berapa Banyak Asupan Kalori Harian yang Dibutuhkan Ibu Hamil Anak Kembar?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Banyak yang menganggap bahwa ketika ibu hamil anak kembar, porsi makan juga harus ditambah jadi dua kali lipat untuk mencukupi kebutuhan gizi kedua calon bayinya. Padahal Anda tidak harus makan lebih banyak. Pedoman makan sehat untuk calon ibu anak kembar dua atau lebih sama saja dengan wanita yang mengandung satu bayi. Meski begitu, kebutuhan kalori ibu hamil anak kembar jelas lebih banyak daripada ibu satu bayi.

Berapa kebutuhan kalori ibu hamil anak kembar setiap hari?

Pada dasarnya, kebutuhan kalori ibu hamil akan lebih tinggi daripada wanita yang tidak hamil. Kebutuhan kalori ibu hamil setidaknya 300 kcal lebih banyak dibanding kebutuhan kalori harian sebelum hamil. (Untuk cek berapa kebutuhan kalori harian Anda sebelum hamil, cek di Kalkulator BMR Hello Sehat atau di bit.ly/kalkulatorBMR).

Nah, kebutuhan kalori ibu akan meningkat ketika hamil anak kembar. Anda harus menambahkan sekitar 600 kalori ke menu makanan harian selama trimester pertama jika hamil kembar dua. Kemudian menambahkan 680 kcal setiap hari selama trimester kedua, dan 900 kcal di sepanjang trimester ketiga.

Beda lagi dengan kebutuhan kalori ibu hamil kembar tiga. Anda setidaknya harus makan 450 kalori ekstra pada trimester pertama, ekstra 1.020 pada trimester kedua, dan tambahan 1.350 di trimester ketiga.

Pada intinya, semakin banyak jumlah anak kembar yang dikandung, semakin tinggi pula kebutuhan kalori ibu hamil anak kembar setiap harinya. Akan tetapi, penyesuaian jumlah kalori ini juga harus ikut memperhitungkan berat badan sebelum hamil dan tinggi badan Anda.

Apa yang harus dilakukan untuk mencukupi kebutuhan kalori saat hamil bayi kembar?

Kebutuhan kalori yang meningkat bukan berarti Anda harus makan porsi yang lebih banyak. Sebenarnya cara mencukupi kebutuhan kalori ibu hamil anak kembar tidak jauh berbeda dengan mencukupi kebutuhan nutrisi selama kehamilan satu bayi.

Livestrong merekomendasikan untuk memperbanyak asupan makanan sumber protein dan zat besi yang baik guna membantu mencegah beberapa risiko penyakit yang sering terjadi saat kehamilan dengan bayi kembar seperti anemia, diabetes gestasional, preeklamsia, serta persalinan prematur. Jenis makanan terbaiknya adalah daging sapi atau daging ayam tanpa lemak. 

Di samping itu, perbanyak juga konsumsi karbohidrat kompleks, buah dan sayuran segar, serta kacang-kacangan untuk meningkatkan kebutuhan kalori Anda. Produk seperti susu, yogurt, keju, tahu, kacang, serta sayur-sayuran sebagai sumber serat seperti bayam turut menyumbang nutrisi yang baik untuk meningkatkan kebutuhan kalori Anda saat sedang hamil bayi kembar. Ada baiknya juga untuk memperbanyak minum air putih guna menjaga cairan tubuh tetap tercukupi sepanjang kehamilan.

Bagaimana cara mengetahui jumlah kalori yang dikonsumsi sudah tepat?

Idealnya, kebanyakan ibu hamil bayi kembar butuh meningkatkan berat badannya hingga sekitar 17,5 kg hingga 22,5 kilogram. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah risiko persalinan prematur dan berat bayi lahir rendah (BBLR) karena Anda sedang mengandung anak kembar.

Setelah Anda mengetahui berapa jumlah kalori yang Anda butuhkan selama hamil anak kembar dan merencanakan pola makan harian Anda berdasarkan acuan tersebut, langkah selanjutnya adalah perhatikan perubahan berat badan Anda sepanjang masa kehamilan.

Jika berat badan Anda sebelum dan selama hamil termasuk normal, pastikan bahwa Anda menambah sekitar 1,5-2 kilogram saat trimester pertama dan dilanjutkan dengan 1,5 kg per minggu selama trimester kedua dan ketiga.

Jika Anda masih mengalami masalah dengan berat badan yang belum mencapai target ataupun kelebihan berat badan saat hamil, sebaiknya konsultasikan lebih lanjut dengan dokter kandungan guna mendapatkan penanganan yang tepat. Mungkin Anda harus menyesuaikan kembali porsi makan Anda dengan mengurangi beberapa jenis makanan, tapi pastikan bahwa total kebutuhan kalori Anda dan bayi tetap tercukupi.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca