Tujuan utama Anda mengonsumsi suatu makanan atau minuman adalah untuk mendapatkan zat gizi yang terkandung di dalamnya. Pada dasarnya, terdapat dua jenis zat gizi yang diperlukan tubuh, yaitu zat gizi makro dan zat gizi mikro. Apa sebenarnya perbedaan dari zat gizi makro dan mikro? Manakah yang lebih diperlukan oleh tubuh? Atau, zat gizi mana yang lebih baik dikonsumsi lebih banyak? Berikut adalah perbedaan dari zat gizi makro dan mikro.

Perbedaan utama dari zat gizi makro dengan zat gizi mikro

Jika dilihat dari definisinya, zat gizi makro adalah zat gizi yang diperlukan oleh tubuh dalam jumlah yang lebih besar. Sebaliknya, zat gizi mikro adalah zat gizi yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit di dalam tubuh. Tidak hanya dari jumlah kebutuhan saja, masih ada beberapa perbedaan yang membuat zat gizi makro dan mikro berbeda namun sama-sama dibutuhkan oleh tubuh, yaitu seperti fungsi, sumber makanan yang berbeda, serta cara kerja di dalam tubuh.

BACA JUGA: Komunikasi Antar Zat Gizi Pengaruhi Penyerapan Nutrisi

Zat gizi makro sebagai bahan utama, dan zat gizi mikro sebagai sarananya

Zat gizi makro adalah zat kimia yang diperlukan dalam pertumbuhan, perkembangan, serta untuk menjalankan fungsi tubuh yang normal. Makronutrien atau zat gizi makro, berperan besar dalam membentuk energi tubuh dan seluruh proses metabolisme. Sementara zat gizi mikro juga berguna untuk menjaga fungsi tubuh dan pertumbuhan, selain itu cenderung berperan untuk mencegah penyakit. Dalam hal memproduksi energi ataupun proses metabolisme, zat gizi mikro berperan sebagai kofaktor, pengikat, serta menjadi alat dari proses tersebut, tidak seperti zat gizi makro yang menjadi bahan utama dari produksi energi.

Kedua zat gizi memiliki fungsi yang berbeda

Kegunaan kedua zat gizi ini sebenarnya sama, yaitu sama-sama menjaga fungsi tubuh berjalan dengan normal dan mencegah berbagai gangguan serta penyakit datang. Namun yang berbeda adalah cara kerja untuk mempertahankan fungsi tubuh tersebut. Hampir semua kegunaan zat gizi makro adalah terletak pada produksi energi di dalam tubuh. Zat gizi makro menjadi bahan dasar yang dijadikan tubuh untuk menghasilkan energi. Energi ini, akan digunakan untuk melakukan kegiatan di luar tubuh, maupun proses biologi tubuh yang memerlukan energi.

Secara umum, fungsi dari zat gizi makro adalah:

  • Membangun otot
  • Membangun dan memperbaiki jaringan yang rusak
  • Menjadi sumber energi utama (karbohidrat) dan cadangan energi (lemak)
  • Mengatur dan menjaga suhu tubuh tetap normal
  • Menjaga jumlah sel di dalam tubuh
  • Berperan dalam sistem kekebalan tubuh serta fertilisasi
  • Berperan dalam membuat hormon dan enzim

Sedangkan zat gizi mikro memiliki fungsi untuk mensintesis enzim dan hormon, serta berperan dalam menjaga semua organ dan indera tubuh berfungsi dengan baik, seperti vitamin A yang menjaga kesehatan mata, vitamin E menjaga kesehatan kulit, dan sebagainya.

BACA JUGA: Apakah Proses Memasak Dapat Menghilangkan Zat Gizi Makanan?

Memiliki sumber yang berbeda pula

Yang termasuk dengan zat gizi makro adalah protein, karbohidrat, lemak, serat, dan air. Sedangkan jenis zat gizi mikro lebih banyak dan bervariasi dibandingkan dengan zat gizi makro, seperti zat antioksidan, berbagai macam vitamin serta mineral. Untuk sumber makanan zat gizi makro dapat ditemukan di berbagai macam makanan pokok, sumber protein hewani dan nabati. Sementara zat gizi mikro lebih sering ditemukan di berbagai jenis sayur, buah, dan susu.

Kekurangan kedua zat gizi dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang berbeda

Jika pola makan Anda tidak baik dan benar, maka bukan tidak mungkin Anda bisa mengalami berbagai gangguan yang disebabkan oleh kekurangan zat gizi makro dan mikro. Kekurangan zat gizi makro dapat menyebabkan seseorang mengalami kwashiorkor, marasmus, dan kekurangan energi dan protein. Hal ini tentu saja menyebabkan fungsi tubuh secara keseluruhan menjadi terganggu.

Sedangkan kekurangan zat gizi mikro, dapat menyebabkan gangguan seperti:

  • Kekurangan vitamin A, menyebabkan masalah pada penglihatan
  • Kekurangan zat besi, menjadi anemia
  • Kekurangan iodine, bisa mengakibatkan goiter
  • Kekurangan thiamin menyebabkan beri-beri

Tidak hanya kekurangan zat gizi, kelebihan zat gizi makro dan mikro juga bisa jadi masalah yang serius

Karena zat gizi makro di butuhkan dalam jumlah yang besar maka kelebihan zat gizi makro lebih sering terjadi dibandingkan dengan zat gizi mikro. Masalah yang akan terjadi jika seseorang mengalami kelebihan zat gizi makro adalah obesitas, diabetes melitus tipe 2, penyakit jantung koroner, stroke, serangan jantung, dan berbagai penyakit metabolik lainnya. Sementara, kelebihan zat gizi mikro bisa mengakibatkan seseorang mengalami keracunan.

BACA JUGA: 4 Zat Gizi Yang Hilang Jika Anda Tidak Makan Sayur Buah

Lalu, manakah yang lebih baik: zat gizi makro atau zat gizi makro?

Jika ditanya tentang jumlah mana yang diperlukan lebih banyak, tentu saja zat gizi makro. Namun tetap saja kedua jenis zat gizi ini sangat penting untuk kelangsungan hidup. Tidak hanya jumlah yang perlu diperhatikan untuk memenuhi kebutuhan zat gizi dalam tubuh, tetapi kualitas makanan yang mengandung suatu zat gizi harus diperhatikan.

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca