home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Manfaat Vitamin B8 (Inositol), Zat Gizi untuk Mental Sehat

Manfaat Vitamin B8 (Inositol), Zat Gizi untuk Mental Sehat

Tahukah Anda bahwa vitamin B terdiri dari berbagai macam? Selain vitamin B1, B3, dan B12 yang umum dikenal, ada pula vitamin B8 yang dikenal sebagai inositol. Vitamin B8 ternyata memiliki banyak manfaat, apa saja?

Manfaat inositol bagi kesehatan

manfaat b8 untuk kesehatan

Vitamin B8 (inisitol) adalah sejenis gula yang mempunyai banyak kegunaan bagi tubuh. Walaupun memang disebut sebagai vitamin B8, inositol sebenarnya berbeda dengan vitamin B kompleks pada umumnya.

Fungsi utama vitamin B8 yaitu menjadi bagian dari membran sel tubuh. Vitamin ini bekerja dengan protein, lemak, gula, dan fosfat untuk membentuk membran sel yang kokoh sehingga bisa menjalankan fungsinya.

Jenis vitamin yang banyak terkandung dalam buah dan sayur ini juga memengaruhi pengiriman sinyal dan zat kimia dari otak. Sebagai tambahan, asupan vitamin B8 juga berpengaruh terhadap fungsi hormon tertentu dalam tubuh Anda.

Sejauh ini, beberapa manfaat vitamin B8 yang telah diketahui bisa dijabarkan pada ulasan di bawah ini.

1. Meringankan gejala sindrom ovarium polikistik (PCOS)

Kondisi PCOS yaitu gangguan hormon yang dapat menyebabkan menstruasi tidak teratur dan masalah kesuburan. Salah satu kondisi yang berkaitan dengan PCOS yakni sindrom metabolik, yang ditandai dengan tingginya tekanan darah, kolesterol, dan gula darah.

Namun, sebuah studi pada 2017 menunjukkan bahwa asupan inositol dan asam folat berpotensi meringankan PCOS dengan cara mengatasi sindrom metabolik. Vitamin ini terbukti bekerja dengan menurunkan tekanan darah dan mengontrol gula darah.

2. Membantu meningkatkan kesuburan

Sekitar 72% wanita dengan PCOS mengalami masalah kesuburan. Ini karena hormon yang tidak seimbang bisa menghambat pertumbuhan dan pelepasan sel telur (ovulasi). Jika ovulasi tidak terjadi, sel telur tidak bisa dibuahi dan kehamilan lebih sulit terjadi.

Kabar baiknya, sebuah penelitian melaporkan bahwa suplemen inositol dan asam folat mampu mendorong terjadinya ovulasi. Para peneliti menemukan ini usai memberikan asupan 4 gram vitamin B8 dan 400 mikrogram asam folat selama tiga bulan.

3. Berpotensi mengobati kanker

Inositol memiliki bentuk lain yaitu fitat, asam fitat, dan heksafosfat. Meski belum terbukti efektif, ketiganya berpotensi menghambat penyebaran kanker, meningkatkan fungsi obat antikanker, dan secara tidak langsung meningkatkan kualitas hidup pasien.

Jenis kanker yang dapat dicegah perkembangannya dengan inositol yakni kanker paru, payudara, prostat, dan usus besar. Namun, asam fitat bisa mengganggu penyerapan zat gizi lain dalam tubuh sehingga penggunaannya harus diawasi dokter.

4. Membantu mengontrol gula darah

Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa vitamin B8 dapat membantu mengontrol gula darah akibat sindrom metabolik. Vitamin ini bekerja dengan meningkatkan fungsi insulin, yakni hormon yang mengubah kelebihan gula darah menjadi cadangan energi.

Selain itu, asupan inositol sebanyak 4 gram dan asam folat sebanyak 400 mikrogram juga berpotensi mencegah diabetes gestasional. Diabetes gestasional merupakan jenis diabetes yang terjadi pada ibu hamil dan dapat menyebabkan sejumlah komplikasi.

5. Meringankan gejala sindrom distres pernapasan pada bayi

Bayi prematur rentan mengalami sindrom distres pernapasan karena paru-parunya belum berkembang sempurna. Namun, penelitian menunjukkan bahwa asupan inositol sebanyak 80 miligram per kilogram berat badan bayi bisa membantu mengatasi hal ini.

Bayi yang mendapatkan suntikan vitamin B8 membutuhkan lebih sedikit bantuan napas lewat selang oksigen. Kualitas hidup mereka juga meningkat sebanyak 77%. Risiko komplikasi seperti gangguan perkembangan saluran napas pun ikut menurun.

6. Membantu meringankan gejala gangguan mental

Gangguan mental dapat disebabkan oleh masalah pada sistem saraf dan produksi zat kimia dalam otak. Menariknya, para ahli menemukan bahwa beberapa penderita OCD, depresi, dan gangguan kecemasan memiliki kadar inositol yang rendah dalam otaknya.

Vitamin B8 diduga bekerja dengan memengaruhi sistem saraf pusat dan meningkatkan mood. Berkat manfaat tersebut, pemberian vitamin B8 dianggap berpotensi menjadi pengobatan alternatif untuk beberapa masalah kejiwaan.

Vitamin B8 berperan penting dalam meringankan gejala berbagai penyakit, baik fisik maupun psikis. Oleh sebab itu, pastikan Anda memenuhi kebutuhan vitamin ini dengan mengonsumsi berbagai jenis buah sitrus, sayuran, dan kacang-kacangan.

Konsumsi suplemen juga terbukti bermanfaat bagi tubuh. Akan tetapi, berkonsultasilah lebih dulu kepada dokter agar Anda mengetahui dosis vitamin yang tepat.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Fruzzetti, F., Perini, D., Russo, M., Bucci, F., & Gadducci, A. (2017). Comparison of two insulin sensitizers, metformin and myo-inositol, in women with polycystic ovary syndrome (PCOS). Gynecological endocrinology : the official journal of the International Society of Gynecological Endocrinology, 33(1), 39–42. https://doi.org/10.1080/09513590.2016.1236078

Kamenov, Z., Kolarov, G., Gateva, A., Carlomagno, G., & Genazzani, A. D. (2015). Ovulation induction with myo-inositol alone and in combination with clomiphene citrate in polycystic ovarian syndrome patients with insulin resistance. Gynecological endocrinology : the official journal of the International Society of Gynecological Endocrinology, 31(2), 131–135. https://doi.org/10.3109/09513590.2014.964640

Maurizi, A. R., Menduni, M., Del Toro, R., Kyanvash, S., Maggi, D., Guglielmi, C., Pantano, A. L., Defeudis, G., Fioriti, E., Manfrini, S., & Pozzilli, P. (2017). A pilot study of D-chiro-inositol plus folic acid in overweight patients with type 1 diabetes. Acta diabetologica, 54(4), 361–365. https://doi.org/10.1007/s00592-016-0954-x

Wozniak, J., Faraone, S. V., Chan, J., Tarko, L., Hernandez, M., Davis, J., Woodworth, K. Y., & Biederman, J. (2015). A randomized clinical trial of high eicosapentaenoic acid omega-3 fatty acids and inositol as monotherapy and in combination in the treatment of pediatric bipolar spectrum disorders: a pilot study. The Journal of clinical psychiatry, 76(11), 1548–1555. https://doi.org/10.4088/JCP.14m09267

Pintaudi, B., Di Vieste, G., & Bonomo, M. (2016). The Effectiveness of Myo-Inositol and D-Chiro Inositol Treatment in Type 2 Diabetes. International Journal Of Endocrinology, 2016, 1-5. https://doi.org/10.1155/2016/9132052

Chiappelli, J., Rowland, L., Wijtenburg, S., Muellerklein, F., Tagamets, M., & McMahon, R. et al. (2015). Evaluation of Myo-Inositol as a Potential Biomarker for Depression in Schizophrenia. Neuropsychopharmacology, 40(9), 2157-2164. https://doi.org/10.1038/npp.2015.57

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Aprinda Puji
Tanggal diperbarui 3 minggu lalu
x