5 Manfaat Suplemen Klorofil untuk Kesehatan (Jika Tidak Diminum Sembarangan)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 12/05/2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Suplemen klorofil sempat populer beberapa waktu lalu berkat klaim kesehatannya yang fantastis. Sebenarnya, apa isi kandungan suplemen yang identik dengan cairan kental berwarna hijau tersebut? Apakah manfaatnya benar seperti yang diiklankan? Bagaimana dengan efek sampingnya? Mari kita gali bersama.

Menguak isi kandungan suplemen klorofil

Meski menggandeng nama “klorofil”, kandungan dalam suplemen ini sebenarnya bukanlah klorofil yang Anda kenal selama ini dari pelajaran biologi sekolah — melainkan adalah klorofilin.

Jika klorofil adalah molekul alami dalam tumbuhan untuk membantu proses fotosintesis, klorofilin adalah bahan kimia campuran natrium, tembaga, dan magnesium yang terbuat dari klorofil. Namun, klorofilin tidak jauh berbeda dengan klorofil secara fungsinya.

Manfaat klorofil menurut riset para ahli

Sampai saat ini, studi dan penelitian tentang manfaat suplemen klorofil untuk kesehatan masih sangat terbatas. Tapi berikut adalah beberapa klaim manfaat suplemen klorofil yang beredar di masyarakat:

1. Menurunkan berat badan

Salah satu klaim yang paling populer terkait dengan manfaat klorofil cair adalah mendukung penurunan berat badan. Sebuah studi menemukan bahwa orang yang mengonsumsi suplemen ini mengalami penurunan berat badan yang lebih drastis daripada kelompok yang tidak mengkonsumsi suplemen tersebut. Para peneliti, dilansir dari Science Direct juga menemukan bahwa suplemen tersebut dapat menurunkan kolesterol jahat LDL dalam waktu 3 minggu.

2. Mengurangi bau badan

Suplemen ini juga terbukti dapat mengurangi bau badan, terutama pada orang dengan kelainan trimethylaminuria — suatu kondisi ketidakmampuan tubuh untuk mencerna dan mengoksidasi trimetilamin. Studi yang dilakukan di Jepang pada tahun 2004 oleh Yamazaki dan timnya menemukan bahwa orang-orang yang mengonsumsi 1,5 g dosis klorofilin dalam 10 hari dan 180 mg dalam 3 minggu dapat mengurangi jumlah konsentrasi trimetilamin dan mengurangi bau badan.

3. Mengobati luka

Klorofilin bersifat antiperadangan dan antibakteri yang dapat membunuh bakteri pada kulit yang terluka. Berdasarkan riset oleh Telgenhoff dkk yang diterbitkan di Wound Repair Regen, pengobatan luka kulit terbakar, bekas luka operasi, dan luka diabetes menggunakan salep papain urea-chlorophyllin dapat mempercepat proses penyembuhan.

Miller juga melakukan riset kasus seri pada 39 pasien pressure ulcer. Pressure ulcer atau bedsore adalah luka tekan karena terlalu banyak tekanan pada bagian tubuh tertentu dan biasa terjadi pada pasien di rumah sakit yang mengalami bed rest. Mereka yang menggunakan salep papain-urea-chlorophyllin tersebut dapat sembuh total dalam waktu 3 bulan.

4. Detoks darah

Klorofilin dapat memperbaiki kualitas sel darah merah. Pada riset yang dipublikasikan pada tahun 2005 di Indian Pediatrics, tanaman wheatgrass atau rumput gandum yang mengandung sekitar 70% klorofil mampu mengurangi kebutuhan jumlah transfusi darah pada orang-orang dengan thalassemia, sebuah kelainan yang menyebabkan tubuh tidak mampu memproduksi cukup hemoglobin dengan baik. Oleh karena itu, orang dengan thalassemia membutuhkan transfusi darah secara berkelanjutan.

5. Mencegah kanker

Suplemen klorofil dilaporkan dapat mencegah pertumbuhan kanker. Sebuah riset yang dipublikasikan tahun 2013 di Food Chem Toxicol NHS Public Access menunjukkan bahwa konsumsi ekstrak klorofolin dapat meningkatkan perlindungan terhadap kanker. Klorofil juga dapat melawan radikal bebas yang dapat menyebabkan mutasi genetik dalam tubuh. Namun begitu, temuan ini masih sebatas uji hewan lab.

Ada sebuah riset pada manusia terkait manfaat antikanker dari suplemen ini di tahun 2009, diterbitkan pada American Association for Cancer Research Journal. Studi tersebut menemukan bahwa klorofil dan klorofilin mampu menghambat masuknya aflatoksin, sebuah zat yang mampu menimbulkan tumbuhnya kanker. Namun begitu, studi ini merupakan riset kecil yang hanya melibatkan 4 orang relawan.

Secara gambaran besar, masih diperlukan studi dan uji lebih lanjut seputar manfaat suplemen cair ini untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Suplemen klorofil tidak boleh diminum sembarangan

Melihat potensi manfaatnya yang menggiurkan, tak heran banyak orang yang terlena dengan minuman sehat ini dan meminumnya rutin. Meski pada dasarnya klorofil dan klorofilin bukanlah zat yang beracun, namun penggunaan yang sembarangan dalam jumlah besar tak menutup kemungkinan dapat menimbulkan efek samping. Misalnya:

  • Masalah pencernaan, misalnya diare atau sembelit
  • Feses atau tinja berwarna hijau, kuning atau hitam
  • Kulit gatal-gatal atau terbakar jika terkena paparan sinar matahari (Klorofil bisa membuat kulit lebih rentan terbakar matahari. Pakailah pakaian yang sesuai dan gunakan tabir surya SPF 30 atau lebih tinggi saat Anda berada di luar ruangan)

Selain efek samping di atas, reaksi alergi juga bisa terjadi. Reaksi ini timbul jika ternyata Anda memiliki alergi zat klorofil ataupun komponen lain pada suplemen tersebut. Gejala yang dapat timbul antara lain adalah gatal-gatal, munculnya ruam, bengkak pada wajah, tangan dan leher, tenggorokan sakit, sulit bernafas dan sensasi gatal pada mulut. Jika reaksi alergi ini terjadi, berhentilah mengonsumsi suplemen klorofil. Anda bisa berkonsultasi lebih lanjut ke dokter untuk lebih amannya sebelum minum suplemen ini.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

Momen anak disunat menjadi salah satu hal penting, khususnya di Indonesia. Tapi, dari sisi medis, kapan waktu yang tepat untuk melakukan sunat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Banyak gejala penyakit yang sering kali kita abaikan karena terkesan remeh. Padahal, jika dibiarkan justru efeknya bisa fatal.

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 03/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Camilan yang gurih memang menggoda. Namun, sebaiknya mulai ganti camilan Anda dengan kacang almond, terutama untuk penderita hipertensi.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hipertensi, Health Centers 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

Selama ini Anda sudah mahir menjaga kebersihan diri atau belum? Ini dia tips-tips supaya tubuh selalu bersih dan bebas dari penyakit.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kode wadah plastik pada makanan atau minuman

Apakah Wadah Plastik untuk Makanan Anda Aman Bagi Kesehatan? Cari Tahu Lewat Kode Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
botol plastik hangat

Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
manfaat bersepeda

Yuk, Ketahui Beragam Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit