5 Manfaat Oatmeal untuk Kesehatan Tubuh Anda

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28 September 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Oatmeal tengah naik daun di kala masyarakat sedang rajin-rajinnya menjalankan diet. Mereka berupaya menerapkan gaya hidup sehat dengan menjaga berat badan, rajin berolahraga, serta menyehatkan pola makan sehari-hari. Dari segi pola makan, sarapan diyakini sangat berpengaruh pada kesehatan. Dan oatmeal adalah salah satu makanan sehat untuk sarapan. Apa saja manfaat oatmeal? Simak artikel ini.

Sarapan dan manfaat oatmeal untuk kesehatan

Banyak ahli medis dan ahli gizi menyarankan pasien penyakit jantung maupun diabetes untuk rutin mengonsumsi oatmeal. Karena oatmeal dapat menjaga kadar kolesterol serta gula darah agar tetap normal. Oatmeal kaya akan serat, dan juga dilengkapi protein, magnesium, fosfor, dan vitamin B1 yang berfungsi untuk menghasilkan energi.

Di samping kandungan-kandungan bergizi dalam oatmeal, Anda juga perlu mempertimbangkan sejumlah alasan mengapa oatmeal adalah pilihan sarapan yang baik. Berikut adalah manfaat oatmeal sebagai menu sarapan setiap hari.

1. Menurunkan kolesterol

Oatmeal kaya akan serat larut yaitu jenis serat yang juga terdapat pada apel dan pir. Jenis serat larut sanggup menghambat penyerapan kolesterol LDL, atau kolesterol “jahat”. LDL diketahui merupakan salah satu pemicu serangan stroke dan jantung. Manfaat oatmeal inilah yang dapat menurunkan kolestrol Anda.

2. Melindungi kesehatan jantung

Oatmeal mengandung senyawa kimia lignan yang mampu mencegah penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung. Selain oatmeal, lignan juga terdapat pada aprikot, biji rami, serta brokoli. Sebuah studi menyatakan bahwa pria yang memiliki risiko gagal jantung dapat menurunkan risikonya dengan mengonsumsi setidaknya 1 mangkuk oatmeal setiap hari.

3. Bisa kenyang lebih lama

Manfaat oatmeal yang satu ini menjadi keunggulan dibandingkan menu sarapan lainnya. Oatmeal mengandung banyak serat sehingga mencegah Anda merasa kelaparan sampai waktu makan siang. Penelitian di tahun 2014 yang dipublikasikan Nutrition Journal menunjukkan bahwa partisipan yang sarapan oatmeal merasa lebih lama kenyang dibandingkan partisipan yang makan sereal dalam porsi sama.

4. Harganya terjangkau

Ada banyak produk oatmeal yang tersedia di berbagai pasar swalayan dan harganya rata-rata tidak mahal. Selain menyehatkan tubuh, Anda juga tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam demi mendapatkan semangkuk oatmeal.

5. Mengurangi risiko tekanan darah tinggi

Disamping memberikan manfaat bagi kesehatan jantung, kandungan serat dalam oatmeal juga mampu menurunkan risiko hipertensi. Ada rekomendasi bagi wanita menopause yang lebih rentan memiliki darah tinggi agar mengonsumsi setidaknya 6 porsi oatmeal maupun sereal biji-bijian lain setiap minggu.

Mungkin banyak yang enggan mencoba sarapan dengan oatmeal karena rasanya yang hambar. Padahal, jika Anda mengolahnya dengan kreatif, rasa oatmeal dapat dibuat menjadi lezat dan bervariasi. Misalnya Anda bisa mencampurkannya dengan berbagai buah untuk menambah rasa dan kelezatan. Ada juga yang menambahkan irisan daging ayam dan rempah-rempah sehingga rasanya mirip seperti bubur ayam. Jadi, berkreasilah untuk mempersiapkan sarapan oatmeal Anda agar Anda mendapatkan manfaat oatmeal.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Kesalahan Makan Oatmeal yang Bikin Berat Badan Malah Naik

Bubur gandum (oatmeal) adalah pilihan makanan yang baik untuk diet. Tapi hati-hati, bisa jadi oatmeal bikin gemuk karena hal-hal berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 18 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

Berat Badan Turun, Bukan Berarti Lemak Tubuh Berkurang

Meski timbangan menunjukkan berat badan Anda 3 kg lebih ringan, kalau dietnya salah, jangan-jangan jumlah lemak tubuh tidak berkurang sama sekali.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Nutrisi, Hidup Sehat 3 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit

6 Dampak Buruk Akibat Makan Tidak Teratur

Memang benar makan tidak teratur bisa bikin Anda cepat gemuk. Tapi dari sisi kesehatan, ada banyak efek samping buruk lainnya. Apa saja?

Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Nutrisi, Hidup Sehat 3 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

Lemak Paha Anda Sulit Dihilangkan? Ini Penyebabnya

Tahukah Anda bahwa lemak paha adalah lemak yang sulit dihilangkan dibandingkan dengan lemak yang ada di bagian tubuh lain? Lalu apa penyebabnya?

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Nutrisi, Hidup Sehat 30 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

beras merah lebih sehat

Ini Alasannya Kenapa Nasi Merah Jauh Lebih Sehat dari Nasi Putih

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 22 September 2020 . Waktu baca 4 menit
diet tinggi serat

Panduan Diet Tinggi Serat, Cara Sehat untuk Turunkan Berat Badan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 11 September 2020 . Waktu baca 5 menit
porsi makan ideal

Cara Menghitung Porsi Makan Ideal untuk Anda

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit
diet saat hamil

Bolehkah Ibu Menjalani Diet Saat Hamil?

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Dipublikasikan tanggal: 19 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit