Berbagai Penyebab Gigi Ngilu yang Mengganggu

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 22 Juni 2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Apakah minum minuman dingin bikin gigi Anda senat-senut? Atau Anda suka meringis saat sikat gigi pagi-pagi? Jika ya, Anda memiliki jenis gigi sensitif yang dapat menimbulkan rasa ngilu. Sebaiknya Anda ketahui terlebih dahulu apa saja penyebab dari gigi ngilu atau sensitif yang mengganggu.

Macam-macam penyebab gigi ngilu

Gigi menjadi sensitif ketika lapisan gigi yang disebut dentin terekspos ke bagian luar gigi, misalnya karena kerusakan enamel. Enamel merupakan pelindung yang berada di lapisan terluar igi.

Dentin terhubung dengan saluran yang berisi serabut-serabut saraf. Jadi, ketika dentin terpapar dingin, panas, atau makanan, otomatis serabut saraf juga terpapar dan membuat gigi ngilu.

Dikutip dari Healthline, beberapa orang secara alami mempunyai jenis gigi yang lebih sensitif daripada orang lain. Hal ini dikarenakan enamel pada gigi pun lebih tipis sehingga dapat menjadi penyebab gigi ngilu.

Ada beberapa hal yang menjadi penyebab gigi menjadi lebih sensitif atau terasa ngilu. Anda dapat menghindarinya agar rasa ngilu tidak berulang atau semakin parah.

1. Kurang hati-hati saat sikat gigi

Saat menyikat gigi, ada banyak yang harus Anda perhatikan agar malah tidak memicu kerusakan pada email gigi.

Menyikat terlalu kencang dan terlalu ditekan adalah cara menggosok gigi yang keliru, penyebab gigi jadi ngilu.

Faktor pemilihan sikat gigi pun juga menjadi penyebabnya. Menggunakan bulu sikat yang kasar dan keras dapat membuat gusi luka dan berakibat pada gigi ngilu.

Hal ini lambat laun akan menyebabkan pengikisan lapisan gigi. Akibatnya, gigi jadi ngilu dan sensitif. Solusi paling sederhana adalah beralih ke sikat gigi dengan bulu yang lebih lembut dan menyikat gigi dengan lebih pelan.

2. Makanan yang dikonsumsi

Mungkin Anda tidak begitu menyadari mana makanan dan minuman yang bisa bikin gigi ngilu. Namun, ada baiknya untuk mulai lebih jeli memperhatikan makanan apa yang dapat sewaktu-waktu memicunya.

Makanan dan minuman pemicu gigi ngilu terutama adalah yang terlalu asam, panas, atau dingin.

Ya. Paparan suhu minuman atau makanan yang Anda konsumsi dapat secara langsung memengaruhi dentis yang terekspos. Minuman dan makanan yang terlalu dingin, terlalu panas, atau terlalu asam juga dapat menyebabkan pengikisan pada lapisan gigi (erosi gigi). Inilah yang membuat gigi menjadi terasa ngilu.

Kebiasaan makan makanan panas lalu langsung minum dingin atau sebaliknya juga merupakan salah satu kebiasaan buruk penyebab gigi ngilu akibat erosi.

Jika jalur saraf Anda terpapar makanan asam seperti saus tomat, lemon, kiwi, dan acar, Anda juga bisa merasakan gigi ngilu. Dengan menghindari makanan atau minuman seperti ini bisa membantu Anda untuk menghindari sakit  gigi.

3. Menggunakan pasta gigi pemutih

Anda mungkin menggunakan pasta gigi yang mengandung bahan kimia untuk memutihkan gigi. Bahan kimia ini kadang terlalu keras sehingga dapat merusak permukaan gigi dan berujung menjadi penyebab gigi ngilu sensitif.

Jika pasta gigi Anda mengandung zat pemutih, pertimbangkan untuk segera mengganti produk. Misalnya, dengan menggunakan pasta gigi yang biasa atau yang khusus untuk gigi sensitif.

4. Hobi kumur-kumur dengan obat

Seperti pasta gigi pemutih, beberapa obat kumur mengandung alkohol dan bahan kimia lainnya dapat membuat gigi Anda lebih peka. Terutama jika area dentin Anda terbuka.

Apalagi, dentin terhubung langsung ke pusat saraf dalam gigi. Jadi bila tidak terlindungi, pusat saraf akan rentan terhadap rasa sakit.

Sebagai gantinya, coba membersihkan gigi dengan menggunakan benang gigi untuk membersihkan sisa-sisa maknan yang menyelip di antara gigi dan tidak dapat dijangkau oleh sikat gigi.

Tidak hanya itu saja, apabila Anda sudah terbiasa menggunakan obat kumur, coba pilih jenis obat kumur lainnya. Misalnya, obat kumur yang tidak mengandung alkohol serta obat kumur yang mempunyai kandungan fluoride untuk gigi sensitif.

5. Penyakit gusi

Seiring bertambahnya usia (terutama jika Anda tidak menjaga kesehatan gigi Anda), Anda bisa mengalami berbagai penyakit gusi. Penyakit gusi dapat menyebabkan sensitivitas pada gigi sehingga gigi terasa ngilu.

Jika penyakit gusi adalah masalahnya, dokter gigi Anda akan menawarkan perawatan yang tepat untuk mengobati penyakit yang jadi penyebabnya.

Masalah pada gusi yang juga bisa menjadi penyebab gigi sensitif adalah seperti radang gusi (gingivitis) atau infeksi gusi (periodontitis). Jadi, biasakan untuk rutin periksa ke dokter gigi Anda.

6. Penumpukan plak yang berlebihan

Tujuan menggunakan benang gigi dan sikat gigi adalah membuang plak yang terbentuk setelah Anda makan. Penumpukan plak yang berlebihan dapat menyebabkan lapisan enamel gigi hilang.

Maka dari itu, hal ini pun bisa menjadi salah satu penyebab gigi ngilu atau sensitif karena kehilangan perlindungan yang diberikan oleh enamel.

Solusinya adalah menjalani perawatan gigi harian yang baik dan mengunjungi dokter gigi Anda untuk membersihkan setiap enam bulan sekali atau lebih sering jika perlu.

7. Gigi berlubang dan adanya pembusukan

Gigi yang bolong dapat menyebabkan rasa ngilu yang luar biasa, lebih dari sekadar gigi sensitif. Dokter gigi Anda perlu memeriksa gigi Anda dan menentukan pengobatan yang tepat, seperti penambalan gigi.

Seiring bertambahnya usia, tambalan bisa melemah, patah, atau bocor di sekitar tepinya. Hal tersebut dapat memudahkan bakteri untuk menumpuk di celah kecil ini. Akhirnya terbentuklah penumpukan asam dan enamel gigi pun jadi rusak.

8. Terdapat gigi yang patah

Pernahkah Anda mengalami gigi yang tiba-tiba patah karena menggigit sesuatu yang cukup keras? Tidak hanya itu saja, kondisi ini pun juga bisa disebabkan karena adanya cedera atau tidak kuat menahan beban.

Hati-hati karena gigi retak atau patah pun bisa menjadi penyebab gigi Anda terasa ngilu.

Bahkan, apabila dibiarkan begitu saja bisa menimbulkan rasa sakit berlebih. Segera temui dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

9. Efek setelah melakukan prosedur

Gigi Anda malah terasa lebih ngilu atau sakit setelah melakukan prosedur tertentu di dokter gigi? Jangan panik dahulu karena ternyata merupakan hal yang umum terjadi.

Biasanya, prosedur saluran akar, ekstraksi, atau melakukan penempatan mahkota gigi juga bisa menjadi penyebab gigi menjadi ngilu.

Namun, apabila rasa sakit tidak juga menghilang setelah beberapa jam atau bahkan seharian, sebaiknya hubungi kembali dokter Anda. Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari terjadinya infeksi setelah prosedur yang sudah dilakukan.

10. Melakukan proses bleaching

Sudah dijelaskan sedikit di atas, pasta gigi dengan kandungan pemutih dapat membuat gigi jadi lebih sensitif. Begitu juga ketika Anda melakukan perawatan seperti bleaching gigi yang juga dapat menjadi penyebab gigi menjadi ngilu.

Hal ini dikarenakan adanya kandungan bahan kimia dari penghilang noda yang cukup keras sehingga mempu mengikis enamel.

Sebuah studi di tahun 2018 yang diterbitkan oleh Journal of American Dental Association menemukan, mengoleskan gel dentisisasi sebelum proses bleaching diklaim dapat mengurangi rasa sakit setelah perawatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Infeksi Saluran Kencing Pada Wanita: Gejala Hingga Pengobatan

Infeksi saluran kencing dapat terjadi pada wanita. Bagaimana cara mencegah dan mengobati salah satu penyakit pada sistem urologi ini?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Urologi, Urologi Lainnya 16 September 2020 . Waktu baca 6 menit

Mengapa Ada Orang yang Nyetrum Ketika Disentuh?

Pernah merasa seperti tersengat listrik saat bersentuhan dengan orang lain? Ini dia penjelasan kenapa orang tertentu nyetrum ketika disentuh.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 15 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Anda Sering Jatuh? Ini Kondisi Medis yang Bisa Jadi Penyebabnya

Jika Anda sering jatuh dan merasa keseimbangan tubuh kurang baik, maka hal ini menandakan Anda mengalami kondisi medis tertentu. Apa saja?

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 15 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Cara Hidup Sehat dengan Satu Ginjal

Ada beberapa orang yang hanya memiliki satu ginjal karena alasan tertentu. Lalu bagaimana caranya menjaga kualitas hidup dengan satu ginjal saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Urologi, Ginjal 15 September 2020 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

multivitamin gummy dewasa

Multivitamin Gummy untuk Dewasa, Benarkah Lebih Sehat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 4 menit
yang harus diketahui sebelum melakukan pemeriksaan MRI

Yang Harus Anda Tahu Sebelum Menjalani Pemeriksaan MRI

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 3 menit
perawatan paliatif apa itu

Mengenal Perawatan Paliatif Sebagai Pengobatan Penyakit Kanker

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 6 menit
mata silinder (astigmatisme)

Berbagai Cara untuk Mengurangi Mata Minus (Rabun Jauh)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 17 September 2020 . Waktu baca 3 menit