Gambar Anatomi Gigi, Jenis-Jenis Gigi, dan Fungsi Setiap Bagiannya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Gigi adalah bagian dalam tubuh manusia yang cukup rumit. Fungsi gigi tidak hanya untuk mengunyah dan mencerna makanan, tapi juga berperan penting dalam berbicara. Untuk mengetahui lebih dalam tentang gigi, simak anatomi gigi selengkapnya di sini.

Mengenal perkembangan struktur gigi

Menurut Shantanu Lal, seorang dokter bedah gigi dan profesor kedokteran gigi di Columbia University Medical Center, mengatakan bahwa gigi cenderung tumbuh secara simetris. Itu artinya gigi geraham atas bawah di sisi kiri tumbuh bersamaan dengan gigi geraham atas bawah di sisi kanan.

Perkembangan gigi dimulai jauh sebelum gigi pertama Anda terlihat. Sebagai contoh, gigi pertama bayi muncul pada usia enam bulan lebih kehamilan, tetapi perkembangan gigi sebenarnya telah dimulai pada awal trimester kedua.

Mahkota gigi terbentuk lebih dulu, sementara akarnya terus berkembang bahkan setelah gigi muncul. 

Antara usia 2,5 hingga 3 tahun, 20 gigi utama sudah mulai tumbuh dan menetap sampai usia sekitar 6 tahun. Dua puluh gigi tersebut terdiri dari empat gigi seri, dua gigi taring, dan empat gigi geraham di setiap rahang.

Antara usia 6-12 tahun, gigi susu mulai berganti dengan gigi permanen.

Gigi dewasa mulai tumbuh di antara usia 6-12 tahun. Kebanyakan jumlah gigi orang dewasa terdiri dari 32 gigi permanen. Jumlah gigi dewasa terdiri dari empat gigi seri, dua gigi taring, empat gigi premolar, empat gigi geraham, dan dua gigi bungsu di setiap rahang.

Seperti apa anatomi gigi?

Anatomi gigi dibagi menjadi dua bagian dasar. Bagian pertama yaitu mahkota, yang merupakan bagian gigi yang berwarna putih dan terlihat. Bagian kedua adalah akar gigi yang tidak dapat Anda lihat. 

Akar meluas di bawah garis gusi dan membantu mengikat gigi ke tulang. Jumlah akar tiap jenis gigi berbeda-beda. Pada gigi seri, gigi taring, dan gigi premolar biasanya memiliki satu akar, sedangkan molar memiliki dua atau tiga akar.

Gigi Anda memiliki beberapa jenis jaringan dan masing-masing memiliki fungsi yang berbeda. Anatomi gigi dapat dilihat dari struktur gigi berikut:

  • Enamel adalah bagian luar gigi yang paling keras dan putih dari gigi. Enamel mengandung 95% kalsium fosfat yang berfungsi untuk melindungi jaringan vital di dalam gigi. Enamel tidak memiliki sel hidup sehingga tidak dapat memperbaiki dirinya sendiri ketika terjadi pembusukan.
  • Dentin adalah lapisan di bawah enamel. Ini adalah jaringan keras yang mengandung tabung kecil. Ketika enamel sebagai lapisan pelindung dentin rusak, suhu panas atau dingin dapat masuk gigi melalui jalur ini dan menyebabkan sensitivitas gigi atau timbulnya rasa sakit.
  • Cementum adalah lapisan jaringan ikat berwarna kuning muda yang mengikat akar gigi dengan kuat ke gusi dan tulang rahang. Cara terbaik untuk melindunginya dari pembusukan adalah dengan merawat gusi dengan baik. Jika tidak dirawat dengan baik, gusi bisa menjadi sakit dan menyusut, membuat cementum tertumpuk plak dan bakteri dapat berbahaya.
  • Pulpa adalah bagian dalam anatomi gigi yang lebih lembut, dapat ditemukan di pusat dan inti gigi Anda serta berisi pembuluh darah, saraf, dan jaringan lunak lainnya. Bagian ini berguna untuk memberikan nutrisi dan sinyal ke gigi Anda.  Bagian struktur gigi satu ini juga mengandung pembuluh getah bening kecil yang membawa sel darah putih ke gigi untuk membantu gigi dalam melawan bakteri.
  • Periodontal ligamentum adalah jaringan yang membantu menahan gigi dengan kuat melawan rahang. Ligamentum periodental membantu gigi untuk menahan kekuatan ketika menggigit dan mengunyah.
  • Gusi adalah jaringan lunak berwarna merah muda. Bertugas melindungi tulang rahang dan akar gigi.

Jenis-jenis gigi

Gigi membantu Anda mengunyah makanan sehingga lebih mudah dicerna. Setiap jenis gigi memiliki bentuk yang sedikit berbeda dan memiliki fungsinya masing-masing. Simak daftar jenis gigi pada anatomi gigi berikut ini.

  • Gigi seri adalah 8 gigi di depan mulut Anda (4 di atas dan 4 di bawah). Gigi seri bekerja untuk mengigit, memotong, merobek, dan menahan makanan. Gigi seri biasanya merupakan gigi pertama yang muncul, sekitar 6 bulan usia bayi.
  • Gigi taring adalah gigi yang berada di kedua sisi gigi seri. Merupakan gigi yang paling tajam dan digunakan untuk merobek makanan. Gigi taring muncul antara usia 16-20 bulan dengan gigi taring berada tepat di atas dan bawah. Namun, pada gigi permanen, urutannya terbalik, gigi taring baru akan berganti di sekitar usia 9 tahun.
  • Premolar digunakan untuk mengunyah dan menggiling makanan. Orang dewasa memiliki 8 premolar di setiap sisi mulut, 4 di rahang atas dan 4 di rahang bawah. Premolar pertama muncul sekitar usia 10 tahun dengan premolar kedua muncul sekitar setahun kemudian. Premolar terletak di antara gigi taring dan gigi geraham. Premolar dan molar memiliki serangkaian elevasi (titik atau puncak) yang dapat digunakan untuk memecah partikel makanan. Setiap gigi premolar umumnya memiliki dua katup yang digunakan untuk menghancurkan makanan.
  • Gigi geraham juga digunakan untuk mengunyah dan menggiling makanan. Gigi geraham merupakan gigi pipih yang berada di bagian belakang mulut. Gigi ini muncul antara usia 12-28 bulan, dan digantikan oleh premolar pertama dan kedua (4 atas dan 4 bawah). Jumlah gigi geraham adalah 8.
  • Gigi geraham bungsu merupakan gigi yang paling akhir muncul, terletak di paling belakang gigi geraham. Biasanya gigi bungsu ini belum akan muncul hingga menginjak usia 18-20 tahun. Namun, pada beberapa orang gigi ini mungkin tidak akan tumbuh sama sekali. 

Sayangnya, gigi bungsu ini bisa tumbuh mendesak gigi yang lain dan menyebabkan nyeri sehingga harus segera dicabut. Jika tumbuhnya gigi bungsu ini menyakitkan dan menganggu kenyamanan, biasanya harus melalui proses operasi untuk mengangkatnya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Meski Tampak Sama, Ini Beda Oral Trush, Lidah Peta, dan Oral Hairy Leukoplakia (OHL)

Sekilas ketiganya tampak sama dan sulit dibedakan. Agar tak keliru, berikut beda oral thrush, lidah peta, dan OHL yang penting diketahui. 

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 17 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Benarkah Permen Karet yang Mengandung Xylitol Bisa Cegah Gigi Berlubang?

Kandungan xylitol dalam permen karet bebas gula diklaim dapat membantu mencegah gigi berlubang. Berikut penjelasannya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Perawatan Oral, Gigi dan Mulut 17 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Merawat Kesehatan Gigi dan Mulut Lansia, Kunci Senyum Indah di Hari Tua

Seiring bertambahnya usia, kesehatan mulut dan gigi jadi sangat rentan. Karena itu, simak panduan merawat gigi dan mulut bagi lansia berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan Lansia, Perawatan Lansia 11 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

7 Cara Mengobati Rasa Sakit Akibat Tumbuh Gigi Bungsu Sebelum Cabut Gigi

Gigi bungsu biasanya baru tumbuh belakangan. Bagaimana mengobati rasa sakit ketik gigi bungsu tumbuh? Perlukah operasi gigi bungsu?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 10 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

jenis tambal gigi

4 Jenis Tambalan Gigi dan Prosedur Pemasangannya di Dokter Gigi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
sakit kepala setelah cabut gigi

Kenapa Bisa Sakit Kepala Setelah Cabut Gigi?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
penyebab gusi bengkak

11 Hal yang Paling Sering Jadi Penyebab Gusi Bengkak

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 10 menit
lansia mulai ompong

Usia Berapa Gigi Lansia Akan Mulai Ompong?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit