Gigi Patah, Apa Penyebab dan Bagaimana Cara Memperbaikinya?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 31 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Gigi termasuk salah satu organ tubuh manusia yang dikenal sangat tangguh. Meski begitu, ada berbagai hal tak terduga yang bisa menyebabkannya rusak hingga gigi patah. 

Gigi patah adalah penyebab sakit gigi yang bukan hanya mempengaruhi aktivitas sehari-hari hingga berisiko infeksi gigi, melainkan juga merusak estetik dan tampilan rongga mulut.

Karena satu atau lain hal, seseorang bisa saja mengalami gigi patah sebagian atau bahkan hampir seluruhnya hingga terkesan ompong. Lalu apa saja penyebab, cara penanganan, memperbaiki, dan langkah untuk mencegah masalah gigi ini sebelum terjadi pada Anda?

Mengenal macam-macam penyebab gigi patah

penyebab gigi patah dan cara memperbaikinya

Berikut beberapa hal yang dapat menyebabkan gigi patah, mulai dari cedera saat berolahraga, kecelakaan berkendara, hingga kebiasaan yang umumnya tidak Anda sadari.

1. Cedera atau kecelakaan

Cedera yang menghasilkan tekanan besar pada area rahang adalah penyebab gigi patah yang paling sering ditemui. Misalnya saat Anda jatuh tersungkur hingga wajah terantuk permukaan aspal atau cedera olahraga, misalnya wajah terhantam tendangan bola. 

Kecelakaan berkendara juga jadi faktor lain yang dapat menyebabkan gigi depan patah, seperti ketika wajah terbentur kemudi mobil saat terlibat kecelakaan lalu lintas. Selain itu, pukulan benda tumpul ke wajah selama perkelahian juga dapat menyebabkan cedera pada area mulut dan gigi.

2. Mengunyah benda/makanan keras

Selain karena trauma, menggigit sesuatu yang keras (misalnya, menggigit es batu, ujung pensil/pulpen) dan mengunyah makanan terlalu kencang juga berisiko membuat gigi patah. 

Risiko ini terutama tinggi pada orang-orang yang giginya sudah lebih dulu bermasalah, seperti gigi berlubang (karies), pernah ditambal, pernah menjalani perawatan saluran akar gigi (root canal treatment), hingga terkikis karena punya kebiasaan mengencangkan rahang atau menggemeretakkan gigi (bruxism).

Gigi yang sudah lemah atau tidak utuh tersebut berisiko mudah patah, dikarenakan gigi dipaksa menahan beban lebih besar dari kemampuannya. Tekanan besar itu akhirnya dapat membuat retakan pada permukaan gigi dan bisa jadi membuatnya patah.

Pertolongan pertama dan cara memperbaiki gigi yang patah di dokter gigi

Gigi yang patah atau sompek sedikit umumnya tidak terasa sakit. Kebanyakan justru pemicunyalah yang menyebabkan sensasi nyeri di sekitar mulut dan rahang misalnya, akibat jatuh atau terpukul. 

Untuk langkah pertolongan pertama apabila menemukan kondisi gigi patah, Anda dapat melakukan beberapa hal berikut ini.

  • Segera minum obat pereda nyeri, seperti paracetamol untuk mengatasi rasa nyeri yang ditimbulkan.
  • Coba berkumur air garam hangat apabila gusi terasa nyut-nyutan. 
  • Jika ditemukan adanya perdarahan dalam mulut, tekan sumber lukanya dengan kapas steril hingga aliran darahnya berhenti.

Terlepas dari seberapa kecil patahannya dan apapun penyebabnya, Anda harus segera memeriksakan diri ke dokter gigi dalam 24 jam setelah kejadian. Sebab, patahnya gigi dapat menyebabkan saraf gigi mati secara perlahan. 

Apalagi jika bagian struktur gigi dalam (dentin) sampai terbuka dan terekspos. Kondisi ini akan berkembang menjadi gigi mati (nekrosis) dan dapat menyebabkan berbagai komplikasi, seperti timbulnya abses gigi atau kantung nanah pada gigi. Hal ini juga mengakibatkan meningkatnya risiko infeksi pada gigi.

Jika Anda masih memiliki sisa patahannya, bawa serta ke dokter gigi. Pada beberapa kasus, gigi patah bisa langsung diperbaiki dan dipasang kembali dengan tambalan. Namun, cara penanganannya juga akan tergantung pada seberapa luas dan dalam patahnya. Jika patahan gigi mencapai email atau dentin, gigi yang patah dapat ditambal langsung.

Apabila patahannya sampai memperlihatkan pulpa dan saraf gigi, gigi harus dirawat terlebih dahulu sebelum ditambal atau dibuatkan crown gigi atau mahkota tiruan. Apabila patahan meluas hingga akar, biasanya sisa gigi yang ada harus dicabut dan diganti dengan gigi palsu.

Kemudian jika selama pemeriksaan dokter melihat adanya luka pada gusi atau pipi dalam mulut, mereka juga sekaligus akan mengatasinya guna mencegah risiko infeksi.

Bagaimana cara merawat gigi patah yang sudah diperbaiki?

Gigi patah yang sudah dikembalikan ke bentuk semulanya harus dirawat terus, karena gigi tersebut berisiko untuk patah kembali.

Utamanya, hindari tekanan berlebih pada gigi. Jangan mengunyah makanan keras dalam beberapa hari pertama setelah perawatan. Sebisa mungkin hindari aktivitas yang dapat menyebabkan cedera pada bagian mulut dan gigi.

Setelah perawatan di dokter, Anda juga tetap harus menjaga kebersihan gigi dengan menggosok gigi dengan benar dan berkumur dengan obat kumur dua kali sehari. Jangan lupa juga untuk melakukan pemeriksaan ke dokter gigi sekitar 3-6 bulan setelah kejadian untuk melihat kondisinya.

Bagaimana cara mencegah agar gigi tidak gampang patah?

Risiko gigi patah bisa dihindari dengan rajin merawat kesehatan gigi dan menjaganya dari kemungkinan cedera lewat beberapa hal berikut.

  • Hindari risiko cedera (benturan) pada area kepala dan wajah.
  • Gunakan mouth guard atau face cage ketika berolahraga yang berisiko cedera tinggi, seperti olahraga tinju atau sepak bola.
  • Hindari kebiasaan buruk, seperti menggeretakan gigi, menggigit kuku atau pensil, dan hal lainnya yang dapat menyebabkan gigi patah.
  • Hindari mengunyah makanan yang terlalu keras, seperti es batu atau tulang.
  • Selalu menjaga kebersihan gigi agar gigi tidak berlubang.
  • Gunakan gigi tiruan pada gigi yang telah ompong.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Was this article helpful for you ?

Artikel dari ahli drg. Melia

Gigi Patah, Apa Penyebab dan Bagaimana Cara Memperbaikinya?

Gigi patah bisa terjadi dan disebabkan oleh banyak hal tak terduga. Saat gigi patah, jangan sepelekan dan cepat pergi ke dokter gigi!

Ditulis oleh: drg. Melia
gigi patah
Penyakit Gigi, Gigi dan Mulut 28 Desember 2020

Penyebab dan Cara Mengatasi Gusi yang Bengkak

Gusi sakit dan membengkak bukan sekadar hal sepele. Jika dibiarkan bisa menyebabkan masalah serius lainnya. Pahami apa saja penyebab gusi bengkak.

Ditulis oleh: drg. Melia
penyebab gusi bengkak

Panduan Tepat Merawat Gigi yang Dipasang Behel

Bagi Anda yang giginya dibehel atau dikawat, harus merawat giginya dengan benar. Bagaimana cara merawat kawat gigi di rumah ataupun di dokter?

Ditulis oleh: drg. Melia
cara merawat gigi dikawat

Yang juga perlu Anda baca

Segudang Manfaat Daun Sirih Hijau dan Merah yang Sayang Dilewatkan

Anda pasti sudah akrab dengan manfaat daun sirih untuk hentikan mimisan. Meski begitu, masih ada banyak lagi khasiat daun sirih untuk kesehatan. Penasaran?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 19 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

Manfaat Buah Stroberi yang Baik untuk Kesehatan Tubuh

Tahukah Anda, buah stroberi dapat membantu mencegah katarak dan menurunkan tekanan darah? Apalagi manfaat buah merah asam ini untuk kesehatan tubuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Fakta Gizi, Nutrisi 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Mengapa Wanita Lebih Sering Mendesah di Ranjang Dibanding Pria?

Menurut penelitian, desahan wanita belum jadi jaminan kalau ia merasa cukup terangsang. Lalu apa artinya? Ini dia jawaban dari para ahli!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Seksual, Tips Seks 18 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

5 Manfaat Minum Campuran Lemon dan Madu untuk Kesehatan

Minuman campuran lemon dan madu memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Selain membantu meningkatkan imun tubuh, apa saja manfaat campuran lemon dan madu?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Kesehatan, Informasi Kesehatan 18 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

urat menonjol pada orang muda

6 Penyebab Urat Anda Menonjol dan Terlihat Jelas di Kulit

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
pertolongan pertama keracunan makanan

Pertolongan Pertama untuk Mengatasi Keracunan Makanan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
fungsi testis

Mengenal Fungsi Testis, Anatomi, dan Risiko Penyakit yang Menyertainya

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
ilustrasi pasca operasi usus buntu

Semua Hal yang Penting Diperhatikan Pasca Operasi Usus Buntu

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit