4 Persiapan Sebelum Perawatan Saluran Akar Gigi (Root Canal Treatment)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Perawatan saluran akar gigi atau root canal treatment adalah prosedur bedah kecil yang dilakukan saat infeksi penyebab pembusukan sudah terlanjur membunuh gigi. Metode memperbaiki kondisi gigi ini juga dikenal sebagai endodontik. 

Selama perawatan saluran akar gigi, dokter gigi akan mengangkat pulpa dan serabut saraf yang terinfeksi dari pusat gigi dan mengisi rongga pulpa. Prosedur ini dapat mencegah infeksi di pulpa semakin menyebar ke gigi lainnya.

Tujuan dari perawatan gigi ini adalah untuk “mengawetkan” gigi yang busuk, bukan menghidupkannya kembali. Perawatan saluran akar dilakukan karena Anda menginginkan atau dokter menyarankan Anda untuk tetap mempertahankan gigi mati yang masih dapat diselamatkan tersebut. 

Karena dengan demikian, Anda masih bisa menggunakan struktur gigi lama Anda seperti biasa. Tanpa memerlukan proses mencabut gigi yang busuk untuk kemudian dipasangkan gigi palsu.

Kapan perawatan saluran akar gigi diperlukan?

Untuk mengetahui pulpa gigi dan serabut saraf sudah terinfeksi bakteri atau belum, dokter akan melakukan diagnosis dengan rontgen atau sinar X. Dikutip dari  National Health Service, gejala awal infeksi pulpa dan serabut saraf gigi meliputi:

  • Nyeri saat mengonsumsi makanan dan minuman panas atau dingin
  • Nyeri saat menggigit dan mengunyah
  • Gigi goyang

Infeksi bakteri pada gigi yang tidak dideteksi sedini mungkin bisa menyebabkan masalah baru. Salah satunya gigi mati atau gigi busuk yang terkadang tidak menunjukkan gejala apapun.

Jika tidak ditangani, hal ini bisa berkembang dan menyebar ke jaringan gigi lain dan menyebabkan gejala, seperti:

  • Gusi bengkak di sekitar area gigi yang terinfeksi
  • Abses gigi (kantung nanah)
  • Pembengkakkan wajah
  • Perubahan warna gigi jadi lebih gelap

Jika Anda merasakan tanda dan gejala seperti di atas, penting untuk segera berkonsultasi dan mendapatkan penanganan yang tepat dari dokter. Salah satunya adalah perawatan pada saluran akar gigi.

Apakah perawatan saluran akar gigi akan terasa sakit?

Banyak orang yang keburu bergidik duluan saat membayangkan sakitnya perawatan saluran akar gigi. Padahal, rasa sakit yang timbul sebenarnya berasal dari infeksi pada gigi yang busuk tersebut, bukan dari prosedur yang dilakukan. 

Prosedur saluran akar itu sendiri tidak menimbulkan rasa sakit. Perawatan saluran akar justru dilakukan untuk menghilangkan rasa sakit tersebut. Dokter terlebih dulu akan memberikan bius atau anestesi lokal untuk membuat kebas daerah sekitar gigi yang rusak.

Selanjutnya dokter gigi akan membersihkan bakteri dan infeksi yang terdapat dalam gigi dan saluran akar gigi, membersihkannya, hingga melakukan tambal gigi untuk mencegah infeksi lanjutan. Efek samping yang Anda rasakan mungkin hanya berupa rasa tidak nyaman di mulut dan pembengkakan di area sekitar gigi yang akan sembuh dengan sendirinya.

Walau tidak menimbulkan rasa sakit, bukan berarti Anda bisa datang begitu saja tanpa persiapan yang matang. Pasalnya proses root canal treatment ini umumnya dilakukan dalam 1-2 kali kunjungan ke dokter gigi dan memakan waktu relatif cukup lama.

Maka Anda perlu mempersiapkan diri terlebih dulu agar perawatan saluran akar gigi bisa menjadi pengalaman ke dokter gigi yang bebas trauma dan tidak menakutkan.

Apa yang harus dipersiapkan sebelum menjalani perawatan saluran akar gigi?

ilustrasi perawatan saluran akar

Berikut adalah beberapa hal yang harus Anda persiapkan sebelum melakukan perawatan saluran akar gigi atau root canal treatment.

1. Konsultasikan pada dokter soal obat penawar rasa sakit Anda

Jika gigi Anda sudah terinfeksi, perawatan apapun bisa menyebabkan rasa ngilu dan tidak nyaman di mulut. Antibiotik mungkin diresepkan dokter untuk mengatasi infeksi gigi dan membantu untuk mengurangi rasa sakit. 

Konsumsi antibiotik juga bisa memperpendek waktu pemulihan Anda nantinya. Obat yang diresepkan oleh dokter harus diminum pada waktu dan dosis yang tepat secara teratur, kecuali jika diinstruksikan sebaliknya.

Beri tahukan pula obat-obatan lain yang sedang Anda gunakan saat ini, baik yang berasal dari resep atau nonresep. Pada umumnya, jangan mengonsumsi aspirin selama 10 hari sebelum perawatan. 

Jangan pula minum obat penghilang rasa sakit (painkiller) tepat sebelum jadwal perawatan saluran akar gigi Anda untuk membantu mengurangi rasa sakitnya. Hal ini penting karena dokter mungkin memerlukan Anda untuk menunjukkan kepada mereka di mana tepatnya letak nyeri gigi Anda.

Jika rasa sakitnya membuat Anda kewalahan sehingga perlu obat penenang, boleh untuk minum obat analgesik non-narkotik, seperti parasetamol atau ibuprofen beberapa jam sebelum dan sesudah perawatan. Konsultasikan dengan dokter Anda untuk informasi selanjutnya.

2. Jangan merokok atau minum alkohol

Hindari minum minuman beralkohol setidaknya 24 jam sebelum jadwal perawatan saluran akar gigi dan 48 jam setelahnya. Hindari pula untuk merokok 24 jam sebelum dan 72 jam sesudah melakukan perawatan ini di dokter gigi. 

Merokok dan minum alkohol dapat memperlambat waktu penyembuhan serta berpotensi menyebabkan komplikasi. Selain itu, sensasi mabuk yang mungkin masih menghinggapi Anda justru bisa membuat rasa tidak nyaman selama prosedur berlangsung semakin berlipat ganda.

Jika memungkinkan, kurangi pula intensitas merokok dan minum alkohol setelah Anda melakukan perawatan akar gigi. Hal ini untuk menghindari terjadinya masalah kesehatan gigi di masa mendatang.

3. Cukupi asupan makanan Anda

Tidak ada pantangan makanan khusus sebelum jadwal perawatan Anda, kecuali jika dokter menyarankan Anda untuk dibius lewat infus. Jika iya, tanyakan lebih lanjut pada dokter Anda soal apa yang boleh dan tidak boleh dimakan sebelum serta sesudah perawatan saluran akar gigi.

Jika Anda hanya dibius lokal, tidak apa untuk makan besar seperti biasanya sebelum jadwal atau setidaknya camilan yang mengenyangkan untuk mengganjal perut dalam melewati proses yang lumayan panjang. 

Jika mulut Anda dibuat mati rasa dengan bius lokal selama prosedur ini, Anda mungkin tidak akan bisa makan selama beberapa jam sampai sensasi baalnya hilang.

Anda juga perlu makan makanan lunak dan sup untuk beberapa hari pertama pemulihan. Hindari makanan yang keras, kenyal, dan/atau lengket setelah kembali dari dokter gigi. Sebisa mungkin hindari pula untuk mengunyah di sisi mulut di mana saluran akar gigi dicabut.

4. Pakai pakaian santai

Sebelum pergi ke dokter, pastikan untuk memakai pakaian santai, nyaman, dan longgar. Prosedur ini mungkin memakan waktu yang cukup lama sehingga Anda ingin senyaman mungkin merasa betah duduk berlama-lama di kursi pasien. 

Sebisa mungkin pakai pakaian berwarna putih atau terang karena beberapa dokter mungkin menggunakan sodium hypochlorite (pemutih) sebagai agen irigasi. Hindari juga untuk menggunakan make-up tebal selama menjalani prosedur ini.

Sekembalinya dari dokter setelah menjalani perawatan saluran akar gigi, perbanyak istirahat dan hindari aktivitas fisik yang memberatkan. Posisikan kepala lebih tinggi daripada jantung saat berbaring.

Kemudian lakukan perawatan gigi sesuai rekomendasi dokter, misal menyikat gigi dengan benar dan rutin, gunakan jenis sikat gigi dengan bulu halus, pasta gigi fluoride, flossing, dan menggunakan obat kumur.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pengaruh Kesehatan Gigi dan Mulut Bagi Kesehatan Tubuh Secara Menyeluruh

Cari tahu hubungan dan betapa pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut, demi mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
kesehatan mulut dan gigi
Gigi dan Mulut 15 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Suhu Tubuh Normal dan Penyebab Suhu Tubuh Naik-Turun

Suhu tubuh orang yang sehat bisa naik-turun selama seharian ia beraktivitas. Lantas, berapa suhu tubuh normal yang seharusnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kesehatan, Informasi Kesehatan 11 Februari 2021 . Waktu baca 12 menit

Merawat Kesehatan Gigi dan Mulut Lansia, Kunci Senyum Indah di Hari Tua

Seiring bertambahnya usia, kesehatan mulut dan gigi jadi sangat rentan. Karena itu, simak panduan merawat gigi dan mulut bagi lansia berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan Lansia, Perawatan Lansia 11 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Berbagai Gejala Hepatitis yang Perlu Dikenali Sebelum Terlambat

Tidak semua orang terinfeksi hepatitis akan menunjukkan gejala, walau kadang bisa muncul mirip flu. Kenali gejala hepatitis sebelum terlambat.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Pencernaan, Penyakit Hati (Liver) 11 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

lansia mulai ompong

Usia Berapa Gigi Lansia Akan Mulai Ompong?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
sarkopenia lansia

3 Kebiasaan Buruk di Masa Muda yang Bisa Picu Sarkopenia Saat Tua Nanti

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 19 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
permen karet xylitol

Benarkah Permen Karet yang Mengandung Xylitol Bisa Cegah Gigi Berlubang?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 17 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
cara agar hamil anak laki-laki

7 Cara yang Bisa Dicoba Agar Hamil Anak Laki-laki

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 17 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit