3 Langkah Mencegah Ngilu Akibat Gigi Sensitif Saat Puasa

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20/05/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Memiliki kondisi gigi yang sensitif dapat membuat kenikmatan saat iftar (buka puasa) maupun sahur berkurang. Rasa ngilu dapat kapan saja datang ketika Anda mengonsumsi makanan yang terlalu panas atau dingin. Padahal, berbagai macam makanan dan minuman khas Ramadan sangat sayang jika dilewatkan. Oleh karena itu, simak beberapa cara untuk mencegah ngilu akibat gigi sensitif ini agar tidak lagi sering muncul saat makan atau minum!

Ketahui apa penyebab gigi Anda sensitif yang sering memicu ngilu

penyebab gigi ngilu

Gigi sensitif dapat terjadi pada semua orang, tapi pada umumnya dialami oleh kelompok usia antara 20 hingga 65 tahun. Berbagai hal dapat menyebabkan Anda mengalami gigi sensitif yang sering memicu rasa ngilu.  Berikut ini beberapa penyebab gigi sensitif yang perlu Anda ketahui:

  • Enamel gigi terkikis

Enamel merupakan lapisan luar yang keras dan berfungsi melindungi bagian dalam gigi yang lebih lunak. Ketika enamel mulai menipis, gigi akan lebih sensitif terhadap panas atau dingin.

  • Akar gigi terlihat

Bagian bawah gigi ini memiliki enamel paling sedikit sehingga ketika ini terlihat atau terbuka, risiko munculnya rasa ngilu akan lebih besar.

  • Gigi retak dan berlubang

Kerusakan gigi karena retak dan berlubang dapat menyebabkan bagian tengah gigi terbuka sehingga mengakibatkan gigi mudah terpapar. Ini dapat memicu rasa ngilu karena sensitif.

  • Penyakit dan penyusutan gusi

Kedua kondisi tersebut dapat menyebabkan akar gigi terbuka sehingga gigi mudah terpapar dan menyebabkan gigi sensitif. Namun, penyusutan gusi merupakan proses yang cukup normal karena hampir 90% orang berusia di atas 65 tahun mengalami hal ini.

Apa yang dapat dilakukan agar gigi sensitif tidak ngilu saat buka dan sahur?

Pada dasarnya, rutin membersihkan dan menjaga kesehatan merupakan cara mencegah berbagai kondisi gigi dan mulut, termasuk rasa ngilu akibat gigi sensitif. Jika malas atau mengabaikan kebersihan gigi, bakteri mudah menumpuk dan kemudian menyebabkan gusi menyusut sehingga akar gigi terpapar.

Selain menjaga kebersihan gigi, dalam mencegah rasa ngilu saat buka puasa dan sahur, Anda dapat melakukan beberapa hal seperti saran dalam jurnal yang dilansir The Journal of the American Dental Association berikut ini.

Sikat gigi secara perlahan

mencegah gigi ngilu

Tetap melakukan kebiasaan membersihkan gigi dua kali sehari seperti saat sebelum tidur dan setelah sahur, tapi lakukan secara perlahan. Jangan terburu-buru dalam melakukannya karena dapat membuat Anda cenderung lebih kasar saat membersihkan gigi.

Ketika membersihkan gigi secara kasar dan memakai banyak tekanan, gusi dapat menyusut sehingga akar gigi mudah terpapar. Ini dapat memicu rasa ngilu. Lebih baik sikat gigi secara perlahan dengan durasi yang cukup sekitar satu hingga dua menit.

Gunakan sikat dan pasta gigi yang tepat

menyikat gigi sensitif

Sikat gigi dengan ukuran dan bulu yang tepat dapat membersihkan bagian dalam gigi yang sulit dijangkau. Jangan lupa juga untuk rutin mengganti sikat gigi minimal setiap dua atau tiga bulan sekali.

Gunakan pasta gigi khusus gigi sensitif. Pasta gigi jenis ini dapat melindungi gigi lebih efektif dari makanan atau minuman manis, dingin, pedas, atau asam.

Mengingat saat Ramadan Anda mungkin cenderung lebih banyak mengkonsumsi makanan atau minuman manis yang dingin, pasta gigi khusus gigi sensitif dapat membantu mencegah rasa ngilu agar tidak terlalu sering kambuh.

Selain itu, pasta gigi khusus dapat menjadi pengobatan yang efektif dalam mengatasi gigi sensitif apabila digunakan dalam jangka waktu yang lama.

Pertimbangkan untuk menggunakan benang gigi (flossing)

waktu memakai benang gigi

Flossing merupakan metode menggunakan benang gigi yang efektif mengangkat sisa makanan di sela-sela gigi yang tidak bisa dijangkau sikat gigi. Selain itu, flossing dapat membantu Anda membersihkan gusi dari makanan yang menempel sehingga menurunkan risiko penyakit dan penyusutan penyebab gigi sensitif.

Rasa ngilu saat makan dan minum ketika buka puasa dan sahur dapat menghambat kelancaran berpuasa. Ini dapat menyebabkan Anda tidak maksimal mendapat asupan nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Oleh karena itu, lakukan upaya pencegahan seperti yang telah dijelaskan, terutama penggunaan pasta gigi khusus gigi sensitif.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Jarang Mengganti Sikat Gigi Bisa Picu Gigi Sensitif

Jarang mengganti sikat gigi bisa picu gigi sensitif, lho. Kok bisa? Berikut alasannya sekaligus tips mengatasi gigi sensitif.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
sikat gigi baru dan bekas
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 17/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Solusi untuk Mengatasi Ngilu Akibat Gigi Sensitif bagi Pecinta Kopi

Anda mungkin merasakan ngilu ketika minum kopi. Tenang, Anda tetap bisa menikmati kopi asalkan tahu cara mengatasi ngilu akibat gigi sensitif.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
mengatasi gigi ngilu sensitif
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 09/06/2020 . Waktu baca 4 menit

Cara Memilih Sikat Gigi untuk Gigi Sensitif

Tidak semua sikat gigi cocok mengatasi beragam kondisi gigi. Dalam perawatan gigi sensitif, ada cara yang tepat untuk memilih sikat gigi dan pasta gigi.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
foto seseorang sedang mengecek bulu sikat giginya karena jarang ganti sikat gigi dapat picu gigi sensitif
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 13/05/2020 . Waktu baca 5 menit

Agar Mulut Tak Bau, Haruskah Sikat Gigi Lebih Sering Selama Puasa?

Sering menyikat gigi tidak menjamin kesegaran atau terhindar dari bau mulut saat puasa. Baca rekomendasi frekuensi sikat gigi saat puasa di sini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
Frekuensi sikat gigi saat puasa dan pemilihan pasta gigi yang tepat dapat menjaga kesegaran mulut dan meminimalisasi bau mulut saat puasa
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 13/05/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Konten Bersponsor
baking soda untuk gigi

Cara Kerja Baking Soda untuk Membantu Memutihkan Gigi

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 24/07/2020 . Waktu baca 4 menit
mengatasi masalah gigi sensitif

Apakah Mungkin Kondisi Ngilu karena Gigi Sensitif Bisa Hilang?

Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 01/07/2020 . Waktu baca 7 menit
Konten Bersponsor
cara menjaga kesehatan gigi

Pentingnya Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut di Masa Pandemi

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 30/06/2020 . Waktu baca 4 menit
memperbaiki enamel gigi

Adakah Cara untuk Memperbaiki Lapisan Enamel Gigi yang Rusak?

Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 17/06/2020 . Waktu baca 4 menit