3 Manfaat Mengejutkan Makan Buah Cranberry untuk Kesehatan Tubuh

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro

Cranberry adalah salah satu jenis buah beri yang berwarna merah dengan ukuran bervariasi, seperti anggur. Buah yang sering dicampurkan pada kue atau dibuat jus ini, tidak hanya enak, tapi juga menyehatkan. Apa saja manfaat dari buah cranberry? Yuk, cari tahu jawabannya berikut ini.

Manfaat buah cranberry untuk kesehatan tubuh

Buah cranberry tumbuh subur di daratan Amerika. Tanaman ini termasuk tanaman rambat seperti strawberry yang tumbuh di tanah berlapis, yaitu berpasir, gambut, berkerikil, dan berair di bagian bawahnya, seperti rawa-rawa.

Sayangnya, buah ini cukup sulit ditemukan di Indonesia. Anda mungkin akan menemukannya sudah dikemas, dikeringkan, atau sudah diolah menjadi olahan lain.

Meski begitu, antusiasme masyarakat pada buah ini cukup tinggi. Alasannya, buah ini mengandung banyak nutrisi, seperti protein, serat, vitamin A, C, dan K, serta antioksidan sehingga bermanfaat bagi kesehatan.

Supaya lebih jelas, mari bahas satu per satu manfaat buah cranberry untuk kesehatan.

1. Berpotensi menyembuhkan infeksi saluran kencing

bahaya isk

Infeksi saluran kencing (ISK) adalah infeksi bakteri pada saluran kencing yang menyebabkan anyang-anyangan, urine keruh dan berbau, serta adanya nanah atau darah pada urine. Kondisi ini sangat umum terjadi pada wanita dan biasanya diobati dengan antibiotik.

Selain pengobatan dokter, buah cranberry juga dikenal sebagai salah satu obat untuk ISK, terutama bagi pasien yang mengalami infeksi berulang. Cranberry diketahui mengandung proanthocyanidins, yaitu antioksidan yang dapat menghentikan pertumbuhan bakteri tertentu di dinding saluran kemih.

Dr. Timothy Boone, PhD, dari Texas A&M College of Medicine di Houston menyebutkan bahwa cranberry untuk ISK harus memiliki kadar proanthocyanidins yang tinggi. Kemungkinan besar efek penyembuhannya ada pada suplemen cranberry.

Sementara pada jus, kandungan proanthocyanidins cenderung lebih rendah. Hal ini terjadi karena proses pembuatan, kondisi buah, dan penyimpanan buah bisa memengaruhi nutrisi.

Namun, jus cranberry tetap memberikan manfaat pada pasien ISK untuk meningkatkan asupan cairan tubuh sehingga memungkinkan membawa bakteri bersama urine.

2. Berpotensi menjaga kesehatan jantung

mencegah penyakit jantung keturunan

Buah cranberry diketahui mengandung senyawa polifenol, quercetin, dan antosianin yang dapat meningkatkan fungsi endotel. Endotel adalah sel yang melapisi sistem peredaran darah, dari jantung hingga kapiler.

Manfaat cranberry pada jantung Ini dibuktikan dengan penelitian yang diterbitkan pada The American Journal of Clinical Nutrition.

Pada penelitian tersebut, periset mengamati efek jus cranberry pada pasien jantung koroner. Pasien diminta untuk minum jus selama 4 minggu. Setelah 12 jam jus terakhir diminum, periset menemukan bahwa kecepatan gelombang nadi di samping leher dan pangkal paha serta ukuran kekakuan aorta (arteri terbesar di jantung) mengalami penurunan.

Kecepatan gelombang nadi menjadi tolak ukur untuk mengetahui seberapa sehat fungsi jantung. Sementara berkurangnya kekakuan pada aorta bisa menandakan bahwa adanya penurunan tekanan tekanan darah.

3. Berpotensi menurunkan risiko kanker perut

mengabaikan sakit perut

Selain jantung, kandungan antioksidan pada buah cranberry juga memberi manfaat pada sel-sel tubuh, yakni menurunkan risiko kanker perut. Kanker perut terjadi akibat adanya sel abnormal di perut.

Sebuah studi dari The American Journal of Clinical Nutrition melaporkan bahwa kandungan polifenol pada cranberry dapat menekan pertumbuhan bakteri Helicobacter pylori. Bakteri ini diketahui dapat menyebabkan infeksi dan luka pada lapisan perut dan usus.

Ketika pertumbuhan bakteri ini menurun, sistem pencernaan akan lebih sehat dan menurunkan risiko terjadinya kanker perut di kemudian hari.

Namun, perhatikan hal ini….

Makanan yang sehat akan memberikan manfaat jika dikonsumsi dengan benar, termasuk buah beri berwarna merah ini.

Sekalipun sehat, Anda perlu membatasi konsumsi cranberry. Pasalnya, terlalu banyak memakan cranberry yang punya rasa cenderung asam bisa membuat Anda sakit perut atau diare.

Pada beberapa orang, konsumsi cranberry yang berlebihan bisa meningkatkan risiko batu ginjal. Buah cranberry terutama ekstraknya, diketahui mengandung oksalat tinggi. Kadar oksalat yang tinggi inilah yang dapat mengendap dan membentuk batuan di ginjal.

Jika Anda pernah mengalami, berisiko, atau sedang sakit batu ginjal, sebaiknya lakukan konsultasi lebih dahulu jika ingin makan cranberry sebagai buah harian Anda.

Baca Juga:

Sumber