5 Penyebab Kram Perut Pada Wanita, Selain Karena Haid

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20/04/2020
Bagikan sekarang

Kram perut pada wanita biasanya identik dengan gejala sindrom pramenstruasi (PMS). Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists, dari 90 persen wanita yang mengalami gejala PMS, sebanyak 20 persen di antaranya mengalami kram perut yang cenderung parah. Namun di sisi lain, pada kondisi tertentu wanita juga dapat mengalami kram perut di luar siklus menstruasinya. Awas, hal ini tidak boleh disepelekan karena bisa menjadi pertanda adanya masalah serius pada kesehatan Anda. Lantas, apa saja penyebab kram perut selain karena haid? Cari tahu lewat ulasan berikut ini.

Berbagai penyebab kram perut selain karena haid

Kram perut karena datang bulan biasanya terjadi selama 5 sampai 11 hari menjelang menstruasi. Jika Anda merasakan kram perut di luar masa itu, maka Anda perlu waspada.

Menurut Alyssa Dweck, seorang dokter kandungan sekaligus penulis The Complete A to Z for Your V, penyebab kram perut yang terasa menyakitkan dan di luar siklus menstruasi kemungkinan karena adanya masalah panggul lainnya yang perlu pemeriksaan lebih lanjut.

Berikut ini adalah penyebab kram perut yang bukan disebabkan karena haid dan perlu diwaspadai, yaitu:

1. Endometriosis

Salah satu penyebab kram perut yang perlu Anda waspadai adalah kemungkinan endometriosis. Endometriosis adalah kondisi ketika jaringan yang seharusnya melapisi rahim (endometrium) tumbuh dan menumpuk pada organ lain di luar rahim.

Normalnya, endometrium akan menebal menjelang masa ovulasi untuk mempersiapkan diri agar calon janin dapat menempel pada rahim, jika terjadi pembuahan. Ketika tidak terjadi pembuahan, endometrium ini akan luruh dan keluar bersama darah menstruasi.

Namun pada wanita yang mengalami endometriosis, jaringan dinding rahim yang meluruh tersebut tidak keluar melalui vagina, tetapi mengendap di sekitar organ reproduksi. Lama kelamaan, endapan ini akan menyebabkan peradangan, kista, atau jaringan parut. Inilah yang menjadi penyebab kram perut meskipun tidak sedang menstruasi.

Kram perut akibat endometriosis mirip seperti kram perut saat haid tapi biasanya terjadi lebih sering dalam sebulan. Biasanya, kram perut terasa di punggung bagian bawah dan di bawah pusar Anda.

Walaupun penyebabnya belum diketahui secara pasti, konsumsi pil KB dapat membantu Anda mengatasi rasa sakit akibat endometriosis. Selain itu, kram perut akibat endometriosis juga dapat diatasi dengan suntikan untuk menekan hormon atau dengan jalan operasi endometriosis.

2. Kista ovarium

Kista ovarium adalah kantung kecil berisi cairan yang terbentuk pada ovarium. Penyakit ini dapat menjadi salah satu penyebab kram perut di luar masa menstruasi.

Kista ovarium umumnya bisa hilang sendirinya, api delapan persen wanita lainnya memerlukan pengobatan lewat obat atau operasi karena kista yang dialami cukup parah.

Kram perut akibat kista tidak hanya terasa saat kista masih tumbuh dan bertahan di dalam ovarium, tetapi juga ketika kista mengalami pecah.

Saat kista ovarium pecah, Anda mungkin akan merasa kram perut yang lebih tajam di kedua sisi perut bawah, terutama di bawah pusar. Namun, lokasinya juga tergantung pada ovarium mana yang terdapat kista.

mengatasi nyeri haid dan kram perut

3. Fibroid rahim

Fibroid rahim adalah kondisi saat adanya tumor jinak yang tumbuh di dalam rahim. Beberapa gejalanya berupa kram perut, kembung, sakit saat berhubungan seks, dan rasa tertekan pada saluran kemih atau usus.

Jika Anda memiliki fibroid yang tumbuh di dalam rahim, maka fibroid akan menekan lapisan rahim lebih kuat, terlebih menjelang masa menstruasi. Menjelang peluruhan dinding rahim saat menstruasi, dinding rahim akan mendorong keluar lapisan dan membuat Anda merasakan kram di bagian perut.

Untuk memastikan penyebab kram perut akibat fibroid rahim, segera konsultasikan pada dokter untuk menjalani prosedur USG.

4. Timbulnya jaringan parut atau keloid

Kalau Anda pernah mengalami operasi panggul atau perut, maka Anda berisiko mengalami pertumbuhan jaringan parut (keloid) yang menyebabkan rasa sakit.

Jaringan parut ini dapat menyebabkan organ di sekitarnya terasa kaku sehingga memicu trauma pada rahim. Hal ini biasanya disebabkan oleh kuret, operasi caesar, infeksi rahim, dan prosedur operasi lainnya.

5. Kanker ovarium

Kanker ovarium adalah salah satu jenis kanker penyebab kematian terbesar pada wanita. Pasalnya, lebih dari 22.000 wanita didiagnosis dengan kanker ovarium setiap tahunnya dan angkanya terus mengalami peningkatan. Beberapa gejala kanker ovarium di antaranya rasa nyeri, kembung, kram perut, dan perdarahan yang tidak teratur.

Rasa kram perut akibat kanker ovarium sering disalahartikan sebagai mulas karena sembelit atau perut kembung. Akan tetapi, kram perut ini lebih terasa di bagian perut bawah dan bertahan cukup lama.

Untuk memastikan penyebab kram perut akibat kanker ovarium, dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan panggul.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Katanya, minum madu saat sahur bisa memberikan segudang manfaat baik bagi tubuh selama menjalani puasa. Tertarik ingin coba? Simak beragam khasiatnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hari Raya, Ramadan 17/05/2020

5 Fungsi Antiseptik Cair Selain untuk Mandi

Antiseptik mampu memusnahkan atau menghambat perkembangan bakteri pada jaringan hidup. Yuk, baca 5 fungsi antiseptik cair untuk kesehatan Anda dan keluarga.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro

Kenapa Saya Sakit Perut Setelah Buka Puasa?

Pernahkah Anda sakit perut setelah buka puasa? Bisa jadi ini karena pengaruh makanan yang Anda konsumsi saat berbuka. Apa lagi sebab lainnya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hari Raya, Ramadan 07/05/2020

Kenapa Kita Sering Ngantuk Saat Puasa?

Penelitian menunjukkan bahwa pukul 14.00 sampai 16.00 adalah waktunya kantuk menyerang saat kita berpuasa. Kenapa sering ngantuk saat puasa?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Angga Maulana
Hari Raya, Ramadan 07/05/2020

Direkomendasikan untuk Anda

gerimis bikin sakit

Benarkah Gerimis Lebih Bikin Sakit Daripada Hujan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020

Anak Sering Sakit Perut, Apakah Orang Tua Harus Khawatir?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 29/05/2020

Mengapa Perlu Matikan Lampu Saat Tidur?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 29/05/2020
mulut terasa pahit saat puasa

5 Penyebab Mulut Anda Terasa Pahit Saat Puasa

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 19/05/2020