Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya
ask-doctor-icon

Tanya Dokter Gratis

Kirimkan pertanyaan atau pendapatmu di sini!

10 Jenis Penyakit yang Lebih Sering Menyerang Wanita Ketimbang Pria

    10 Jenis Penyakit yang Lebih Sering Menyerang Wanita Ketimbang Pria

    Baik pria maupun wanita, keduanya memiliki risiko yang sama untuk terserang suatu penyakit. Namun, tahukah Anda kalau ada beberapa penyakit yang lebih sering terjadi pada wanita ketimbang pria? Lantas, apa saja penyakit yang lebih sering dialami oleh kaum hawa itu?

    Berbagai penyakit yang sering terjadi pada wanita

    Beberapa penyakit memang diketahui hanya terjadi pada pria, seperti penyakit prostat.

    Sebaliknya, ada pula kondisi medis tertentu yang hanya terjadi pada wanita, seperti penyakit yang terkait dengan rahim.

    Di luar penyakit-penyakit tersebut, sebagian besar kondisi medis bisa dialami oleh siapa saja tanpa memandang jenis kelamin.

    Meski begitu, di antara penyakit-penyakit ini, beberapa di antaranya lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pria.

    Apa saja penyakit tersebut? Berikut beberapa penyakit yang lebih sering terjadi pada wanita daripada pria.

    1. Lupus

    penyakit lupus bisa sembuh

    Lupus adalah penyakit autoimun yang dapat merusak bagian tubuh mana pun.

    Ini terjadi karena tubuh tidak dapat membedakan antara kuman dan sel tubuh sehat sehingga sistem kekebalan menyerang sel-sel yang sehat.

    Penyakit ini bisa menyerang siapa saja tanpa kenal usia dan jenis kelamin.

    Meski begitu, 90% penderitanya ternyata adalah wanita usia subur, sebagaimana dilaporkan oleh Women’s Health.

    Kadar hormon estrogen yang meningkat pada masa subur serta adanya faktor dari lingkungan merupakan pemicu penyakit lupus di kalangan wanita.

    Gejala lupus biasanya bervariasi dan cukup sulit untuk didiagnosis.

    Sebaiknya, konsultasikan kepada dokter bila mengalami nyeri otot atau sendi, ruam, atau kelelahan yang berlangsung cukup lama.

    2. Osteoarthritis

    Meskipun osteoarthritis bisa menyerang semua jenis kelamin, wanita memiliki risiko hingga dua kali lebih besar dibandingkan pria.

    Ini terjadi karena wanita memiliki sendi yang lebih fleksibel dan tendon yang lebih elastis daripada pria.

    Tujuannya untuk mempermudah selama masa kehamilan dan kelahiran.

    Namun, fleksibilitas dan elastisitas ini justru meningkatkan risiko cedera yang lebih tinggi.

    Pada akhirnya, penyakit osteoarthritis lebih mungkin terjadi pada wanita.

    Tidak hanya itu, wanita usia lanjut pun lebih berisiko mengalami osteoarthritis karena kadar estrogen yang semakin menurun.

    Padahal, estrogen memiliki peran untuk melindungi tulang rawan dan sendi dari peradangan.

    3. Depresi

    gejala depresi postpartum

    Penyakit yang sering terjadi pada wanita selanjutnya adalah depresi.

    Bahkan, Mayo Clinic menyebut, wanita berisiko dua kali lebih tinggi untuk mengalami depresi ketimbang pria.

    Hal ini terjadi karena perubahan hormon pada wanita setiap bulannya.

    Perubahan hormon ini bisa menimbulkan premenstrual syndrome (PMS) atau yang lebih parah, yaitu premenstrual dysmorphic disorder (PMDD) dengan gejala depresi.

    Bukan cuma itu, depresi juga bisa terjadi setelah melahirkan atau yang dikenal dengan baby blues serta sebelum dan selama masa menopause.

    4. Stroke

    Banyak faktor risiko stroke yang sama untuk pria dan wanita.

    Ini termasuk riwayat keluarga dengan stroke, tekanan darah tinggi, dan kolesterol tinggi.

    Namun, American Heart Association (AHA) menyebut, empat dari lima wanita pernah mengalami stroke.

    Bahkan, stroke menempati posisi keempat sebagai penyebab kematian pada wanita.

    Hal ini bisa terjadi karena ada beberapa faktor risiko yang hanya terjadi pada wanita.

    Faktor risiko tersebut meliputi komplikasi kehamilan, konsumsi pil KB, serta melakukan terapi penggantian hormon untuk meredakan gejala menopause.

    5. Penyakit menular seksual

    gejala TBC genital

    Banyak hal yang membuat wanita lebih berisiko terhadap penyakit kelamin, seperti klamidia atau gonore.

    Salah satunya adalah karena lapisan organ intim wanita cenderung lebih lembut dan tipis dibandingkan dengan pria.

    Akibatnya, bakteri dan virus akan lebih mudah untuk menembus masuk ke dalam vagina.

    Selain itu, gejala kondisi medis ini pada wanita pun sering kali kurang jelas dibandingkan pria.

    Gejala seperti keputihan yang disertai gatal sering dianggap sebagai infeksi jamur vagina.

    6. Infeksi saluran kemih

    Perbedaan anatomi tubuh wanita dan pria merupakan salah satu alasan mengapa ada beberapa penyakit yang lebih sering menyerang wanita.

    Salah satu penyakit yang lebih sering dialami wanita adalah infeksi saluran kemih.

    Ini bisa terjadi karena letak saluran kencing wanita dekat dengan vagina dan rektum di mana banyak bakteri hidup pada bagian tersebut.

    Akibat hal tersebut, bakteri dari anus atau vagina lebih mudah untuk sampai ke saluran kemih wanita.

    Itu sebabnya, wanita berisiko lebih tinggi untuk terkena infeksi saluran kemih ketimbang pria.

    7. Tiroid

    penyebab hipotiroidisme adalah

    Menurut American Thyroid Association, wanita memiliki risiko hingga lima sampai delapan kali lebih besar untuk mengalami masalah tiroid daripada pria.

    Bahkan, satu dari delapan wanita akan mengalami penyakit ini selama masa hidupnya.

    Salah satu penyakit tiroid yang paling umum, yaitu hipotiroidisme.

    Penyakit tiroid adalah kondisi ketika tiroid tidak mampu membuat hormon tiroid yang cukup sehingga memperlambat metabolisme.

    Pada wanita, kondisi ini sering menyebabkan masalah pada menstruasi, membuat wanita sulit untuk hamil, atau munculnya masalah selama kehamilan.

    8. Multiple Sclerosis

    Selain lupus, penyakit autoimun lain yang juga lebih sering menyerang wanita daripada pria adalah multiple sclerosis (MS).

    Pasalnya, jumlah lemak pada tubuh wanita lebih besar daripada pria.

    Sementara lemak tubuh dapat memicu timbulnya berbagai macam peradangan, yang berujung pada penyakit.

    Selain itu, adanya perbedaan hormon dalam tubuh pria dan wanita juga dapat berkontribusi pada penyakit MS ini.

    9. Celiac

    komplikasi penyakit celiac

    Women’s Health menyebut, lebih dari setengah penderita penyakit celiac adalah wanita.

    Ini yang menjadi alasan mengapa akhirnya celiac masuk ke dalam daftar penyakit wanita.

    Celiac merupakan kondisi autoimun di mana tubuh menyerang sistem pencernaan.

    Seseorang dengan penyakit ini tidak dapat menoleransi gluten, yaitu protein yang umum ada dalam gandum.

    Jika penderitanya makan makanan mengandung gluten, sistem kekebalan tubuhnya menyerang lapisan usus kecil sehingga menyebabkan diare atau perut bergas dan sakit.

    10. Eating disorder

    Sebagian besar peneliti belum yakin sepenuhnya apa yang menjadi akar penyebab dari anoreksia, bulimia, dan gangguan makan lainnya.

    Hal ini diduga karena kombinasi dari faktor tubuh dan lingkungan sosial yang umumnya lebih banyak memengaruhi wanita dibandingkan pria.

    Bukan sekadar penjelasan tersebut, faktanya, American Psychiatric Association menyebut sebagian besar gangguan makan memang terjadi pada wanita, terutama yang berusia 12-35 tahun.


    Pernah alami gangguan menstruasi?

    Gabung bersama Komunitas Kesehatan Wanita dan dapatkan berbagai tips menarik di sini.


    Kalkulator Masa Subur

    Memantau siklus haid, menentukan hari kesuburan dan lebih membantu Anda untuk merencanakan kehamilan lebih baik.

    Kalkulator Masa Subur

    Kalkulator Masa Subur

    Memantau siklus haid, menentukan hari kesuburan dan lebih membantu Anda untuk merencanakan kehamilan lebih baik.

    Kalkulator Masa Subur

    Berapa lama siklus haid Anda?

    (hari)

    28

    Berapa lama Anda haid?

    (hari)

    7

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Sumber

    8 Common Women’s Health Issues to Know About | Regis College. Regis College Online. (2022). Retrieved 1 March 2022, from https://online.regiscollege.edu/online-masters-degrees/online-master-science-nursing/womens-health-nurse-practitioner/resources/health-issues-specific-womens-health/

    10 Ways STDs Impact Women Differently from Men. Cdc.gov. (2022). Retrieved 1 March 2022, from https://www.cdc.gov/std/health-disparities/stds-women-042011.pdf

    Lupus and women | Office on Women’s Health. Womenshealth.gov. (2022). Retrieved 1 March 2022, from https://www.womenshealth.gov/lupus/lupus-and-women

    Osteoarthritis Risk Factors in Women & How to Prevent Them. Hospital for Special Surgery. (2022). Retrieved 1 March 2022, from https://www.hss.edu/conditions_why-women-higher-risk-getting-arthritis.asp

    These are the diseases that affect women | FIFARMA. FIFARMA. (2022). Retrieved 1 March 2022, from https://fifarma.org/en/these-are-the-diseases-that-affect-women/

    UTIs: Are They Worse for Men or Women?. Cleveland Clinic. (2022). Retrieved 1 March 2022, from https://health.clevelandclinic.org/said-said-worse-urinary-tract-infections-infographic/

    What health issues or conditions affect women differently than men?. https://www.nichd.nih.gov/. (2022). Retrieved 1 March 2022, from https://www.nichd.nih.gov/health/topics/womenshealth/conditioninfo/howconditionsaffect#f11

    Why Women Get More Arthritis Than Men. intermountainhealthcare.org. (2022). Retrieved 1 March 2022, from https://intermountainhealthcare.org/blogs/topics/live-well/2016/05/womens-arthritis/

    Women Have a Higher Risk of Stroke. www.stroke.org. (2022). Retrieved 1 March 2022, from https://www.stroke.org/en/about-stroke/stroke-risk-factors/women-have-a-higher-risk-of-stroke

    Women’s increased risk of depression. Mayo Clinic. (2022). Retrieved 1 March 2022, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/depression/in-depth/depression/art-20047725

    Celiac disease and gluten intolerance | Office on Women’s Health. Womenshealth.gov. (2022). Retrieved 1 March 2022, from https://www.womenshealth.gov/healthy-eating/food-allergies-and-sensitivities/celiac-disease-and-gluten-intolerance

    Eating disorders – Symptoms and causes. Mayo Clinic. (2022). Retrieved 1 March 2022, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/eating-disorders/symptoms-causes/syc-20353603

    General Information/Press Room | American Thyroid Association. American Thyroid Association. (2022). Retrieved 1 March 2022, from https://www.thyroid.org/media-main/press-room/

    Multiple Sclerosis: Why Are Women More at Risk?. Hopkinsmedicine.org. (2022). Retrieved 1 March 2022, from https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/multiple-sclerosis-ms/multiple-sclerosis-why-are-women-more-at-risk

    Thyroid disease | Office on Women’s Health. Womenshealth.gov. (2022). Retrieved 1 March 2022, from https://www.womenshealth.gov/a-z-topics/thyroid-disease

    What Are Eating Disorders?. Psychiatry.org. (2022). Retrieved 1 March 2022, from https://www.psychiatry.org/patients-families/eating-disorders/what-are-eating-disorders

    Foto Penulisbadge
    Ditulis oleh Ihda Fadila Diperbarui Apr 05
    Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita
    Next article: