6 Manfaat Kacang Merah yang Belum Anda Tahu

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 22 September 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Kacang merah adalah bahan pangan yang cukup sering ditemui sehari-hari. Anda bisa memasak kacang merah sebagai sayur, sop, atau sebagai hidangan pencuci mulut. Bahkan saat ini Anda bisa menemukan kacang merah dalam jenis makanan dan minuman apa pun, mulai dari roti, es krim, puding, dan es susu kacang merah. Akan tetapi, banyak juga yang belum tahu bahwa kacang yang banyak tumbuh di negara-negara Asia seperti Indonesia dan India ini ternyata tak hanya lezat, tetapi juga sangat bermanfaat bagi kesehatan. Mulai dari menurunkan berat badan hingga mencegah kanker, Anda pun jadi punya lebih banyak alasan untuk makan kacang merah.  Berikut adalah 6 manfaat kacang merah bagi kesehatan kita.

1. Melancarkan pencernaan

Salah satu kandungan yang sangat tinggi dalam kacang merah adalah serat. Dalam setiap 100 gram, kacang merah menawarkan kira-kira 13 gram serat larut dan tak larut. Serat tak larut ini paling banyak ditemukan dalam kulitnya sementara serat larut banyak terkandung dalam daging kacangnya.

Serat tak larut ampuh untuk mendorong makanan dalam usus sehingga saluran pencernaan Anda pun lebih lancar. Serat ini juga mampu membuang racun-racun yang tersisa dalam tubuh serta menjaga keasaman lambung Anda. Hal ini bisa membantu Anda menghindari masalah pencernaan seperti sembelit dan diare. Sementara itu, serat larut akan larut bersama dengan air dan mengikatnya menjadi lebih kental seperti gel. Gel ini akan tinggal di lambung untuk waktu yang cukup lama. Karenanya, perut Anda tidak akan dibiarkan terlalu lama kosong. Risiko Anda diserang maag pun jadi berkurang.

Selain itu, kacang merah juga mengandung pati, yaitu sejenis karbohidrat kompleks yang sifatnya mirip dengan serat larut. Di dalam usus besar Anda, pati tersebut akan membantu perkembangan berbagai bakteri baik. Bakteri baik sangat dibutuhkan untuk melawan berbagai masalah pencernaan.  

BACA JUGA: 7 Makanan Sumber Probiotik, Bakteri Baik untuk Kesehatan

2. Menjaga kesehatan jantung

Kacang merah adalah sumber protein yang bebas kolesterol dan rendah lemak. Anda bisa mendapatkan kira-kira 20 gram protein dari setiap 100 gram kacang merah. Angka ini mencukupi 40% kebutuhan protein harian Anda. Dengan makan kacang merah, Anda bisa memenuhi kebutuhan protein tanpa harus takut kolesterol atau kadar lemak jenuh dalam tubuh naik. Sementara kalau Anda mengonsumsi daging untuk memenuhi kebutuhan protein, mau tak mau kadar lemak dan kolesterol pun meningkat. Sebagai tambahan, serat larut yang terkandung dalam kacang merah juga bertanggung jawab untuk menyeimbangkan kadar kolesterol baik (HDL) dan kolesterol jahat (LDL).

Mengonsumsi kacang merah juga bisa mengendalikan tekanan darah Anda. Kacang merah kaya akan mineral seperti folat, kalsium, magnesium, dan kalium yang mampu menekan kadar homosistein dalam di dalam darah. Homosistein sendiri adalah salah satu zat pemicu penyakit jantung koroner. Selain itu, manfaat kacang merah bagi kesehatan jantung adalah meringankan kerja pembuluh darah serta melancarkan peredaran darah ke jantung.  

BACA JUGA: Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

3. Mengendalikan nafsu makan

Karena kacang merah kaya akan protein, serat larut, dan karbohidrat kompleks, makan kacang merah bisa membuat Anda kenyang lebih lama. Dengan begitu, Anda pun tidak akan mudah tergoda untuk mencari camilan atau makanan lain. Untuk Anda yang sedang berusaha menurunkan berat badan, manfaat kacang merah yang satu ini tentu sayang sekali untuk dilewatkan.

BACA JUGA: 10 Makanan Terbaik untuk Anda yang Cepat Lapar

4. Mencegah diabetes

Serat dalam kacang merah membantu menjaga agar glukosa tidak dilepas dalam darah terlalu cepat. Begitu juga dengan karbohidrat kompleks dalam kacang merah. Berbeda dengan karbohidrat sederhana yang bisa larut dengan mudah, karbohidrat kompleks tidak akan menghasilkan glukosa dalam darah secepat karbohidrat sederhana. Dengan begitu, kadar gula dalam darah Anda tidak akan tiba-tiba menanjak sehingga memicu diabetes. Kacang merah juga berkhasiat untuk mencegah resistensi insulin yang berisiko memperparah kadar gula darah pengidap diabetes.  

BACA JUGA: 4 Hal yang Harus Dilakukan Jika Anda Memiliki Keturunan Diabetes

5. Mencegah kanker

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Harvard Medical School mengungkap bahwa pola makan yang tinggi serat bisa mencegah kanker, terutama kanker payudara. Penelitian lain di Perancis yang diterbitkan dalam The Journal of Nutrition membuktikan bahwa pola makan kaya serat mampu menurunkan risiko kanker prostat hingga nyaris 50%. Sementara itu, dalam setiap 100 gram kacang merah, Anda bisa mendapatkan 52% kebutuhan serat dalam sehati. Rutin mengonsumsi kacang merah pun akan menghindarkan Anda dari risiko kanker.

6. Mencegah penuaan dini

Manfaat kacang merah tak hanya untuk mencegah penyakit, tetapi juga untuk menjaga keremajaan tubuh. Kacang merah mengandung antioksidan yang tinggi, bahkan melebihi antioksidan dalam sayuran dan buah-buahan tertentu. Bahkan di antara kacang lainnya seperti kacang kedelai atau kacang tanah, kacang merah ternyata menjadi juara dalam mencegah penuaan dini. Ini karena semakin gelap warnanya, semakin tinggi pula kandungan antioksidannya.  Antioksidan mampu menangkal radikal bebas dan mencegah kerusakan sel-sel tubuh. Hal-hal tersebut adalah faktor pemicu penuaan dini.

BACA JUGA: 4 Manfaat Menyehatkan dari Minum Air Beras

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Begini Cara Menggunakan Tongkat Kruk yang Benar Saat Sedang Cedera Kaki

    Ketika Ada mengalami cedera kaki, mungkin Anda akan diminta untuk menggunakan tongkat penyangga (kruk) untuk berjalan. Lalu bagaimana cara menggunakannya?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Hidup Sehat, Tips Sehat 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit

    Psoriasis pada Kulit Kepala

    Selain menyebabkan kepala terasa sangat gatal, psoriasis kulit kepala juga bisa bikin rambut Anda jadi cepat rontok dari biasanya. Kenapa begitu, ya?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala
    Penyakit Kulit, Psoriasis 28 September 2020 . Waktu baca 7 menit

    Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi Psoriasis pada Kuku

    Semua bagian tubuh bisa saja terserang psoriasis, termasuk kuku Anda. Simak ulasan lengkap tentang gejala dan perawatan psoriasis kuku dalam artikel ini.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Penyakit Kulit, Psoriasis 28 September 2020 . Waktu baca 7 menit

    Ensefalopati Uremikum, Komplikasi Gangguan Ginjal yang Menyerang Otak

    Hati-hati jika punya riwayat penyakit ginjal kronis atau akut. Komplikasinya bisa merambat sampai otak, disebut dengan ensefalopati uremikum.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Urologi, Ginjal 25 September 2020 . Waktu baca 4 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    teh tanpa kafein

    3 Jenis Teh yang Tidak Mengandung Kafein

    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit
    Waktu Efektif Minum Kopi

    Waktu Paling Sehat untuk Minum Kopi Ternyata Bukan Pagi Hari

    Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
    Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit
    kebugaran jantung

    Cara Mudah Ukur Kebugaran Jantung dan Paru, Tak Perlu Periksa ke Rumah Sakit

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
    Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit
    pasangan malu berhubungan intim

    6 Tips Membantu Pasangan yang Malu Berhubungan Intim

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit