home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Ketumbar

Manfaat|Dosis|Efek Samping|Keamanan|Interaksi
Ketumbar

Manfaat

Untuk apa ketumbar?

Ketumbar adalah salah satu jenis rempah yang banyak digunakan sebagai penyedap masakan. Tanaman herbal ini termasuk keluarga wortel (Umbelliferae) yang akar, batang, daun, serta buahnya memiliki aroma yang menenangkan.

Manfaat ketumbar yang terkenal adalah untuk mengatasi masalah pencernaan termasuk sakit perut, mual, diare, kejang usus, dan perut kembung. Herbal ini juga bermanfaat untuk meredakan gejala campak, wasir, sakit gigi, cacingan, nyeri sendi, serta infeksi yang disebabkan oleh bakteri dan jamur. Beberapa wanita juga menyusui menggunakan tanaman herbal ini untuk meningkatkan produksi ASI. Di samping itu, ketumbar juga kaya akan zat besi yang bisa membantu menambah dan melancarkan peredaran darah dalam tubuh.

Bagian dari tanaman herbal ini yang paling terkenal adalah bijinya. Minyak atsiri dan oleoresin yang diperoleh dari ekstrak biji ketumbar sering digunakan sebagai bahan baku rokok, parfum, pewangi aromaterapi, obat-obatan, kosmetik, sabun mandi, sabun cuci, serta aroma makanan dan minuman.

Bagaimana cara kerjanya?

Tidak ada penelitian yang cukup mengenai bagaimana cara kerja tanaman herbal ini. Diskusikan dengan ahli herbal atau dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Namun, ada beberapa penelitian yang menunjukkan adanya sifat anti-lipid dan anti-diabetes dalam ketumbar. Selain itu, diketahui bahwa ketumbar memiliki sifat antibakteri, antijamur, antioksidan, dan antiradang. Kandungan senyawa linalool yang kaya dalam ketumbar juga diketahui bermanfaat untuk kesehatan.

Dosis

Informasi yang disediakan di bawah ini bukanlah pengganti rekomendasi medis. Selalu konsultasikan dengan herbalis atau dokter Anda sebelum mengonsumsi obat ini.

Berapa dosis yang biasa digunakan untuk ketumbar untuk orang dewasa?

Dosis dari tanaman herbal mungkin berbeda pada tiap pasien. Dosis yang Anda perlukan tergantung pada usia, kesehatan, dan beberapa kondisi lain. Obat herbal tidak selalu aman untuk dikonsumsi. Diskusikan dengan ahli herbal atau dokter untuk dosis yang cocok untuk Anda.

Dalam bentuk apa saja ketumbar tersedia?

Suplemen herbal ini dapat tersedia dalam bentuk dan dosis sebagai berikut:

  • bubuk
  • tablet
  • sirup
  • minyak

Efek Samping

Apa efek samping yang dapat ditimbulkan oleh ketumbar?

Meski manfaat ketumbar tidak perlu diragukan lagi, tapi tanaman herbal ini juga dapat menyebabkan beberapa efek samping. Efek samping ketumbar antara lain:

  • mual dan muntah
  • sakit kepala
  • sakit perut
  • anoreksia
  • reaksi alergi dan hipersensitivitas

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin saja ada efek samping lain yang tidak dicantumkan di sini. Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang efek samping tertentu, harap berkonsultasi dengan ahli herbal atau dokter Anda.

Keamanan

Apa yang harus saya ketahui sebelum mengonsumsi ketumbar?

Beberapa hal yang harus Anda perhatian sebelum mengonsumsi ketumbar di antaranya:

  • Simpan tanaman herbal ini dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan.
  • Berhenti mengonsumsi tanaman herbal ini minimal 2 minggu sebelum jadwal operasi.
  • Tanaman herbal ini dapat menurunkan tekanan darah dan kadar gula darah. Perhatikan tekanan darah dan kadar gula darah secara ketat. Gunakan dengan hati-hati jika Anda memiliki tekanan darah rendah atau menggunakan obat untuk menurunkan tekanan darah Anda.

Regulasi yang mengatur penggunaan obat herbal tidak seketat peraturan obat-obatan medis. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui keamanannya. Sebelum menggunakan, pastikan manfaat ketumbar lebih besar dibandingkan risikonya. Konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter untuk informasi lebih lanjut.

Seberapa amankah ketumbar?

Sampai penelitian lebih lanjut tersedia, ketumbar (yang digunakan untuk obat) tidak boleh digunakan selama kehamilan dan menyusui. Herbal ini tidak boleh diberikan kepada anak-anak. Selain itu, tanaman herbal ini juga tidak boleh digunakan oleh orang dengan hipersensitivitas terhadap ramuan ini.

Interaksi

Interaksi seperti apakah yang mungkin terjadi ketika saya mengonsumsi ketumbar?

Tanaman herbal ini mungkin dapat berinteraksi dengan pengobatan lain atau dengan kondisi kesehatan yang Anda miliki. Konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter sebelum penggunaan.

Tanaman herbal ini mungkin dapat meningkatkan efek dari obat anti-diabetes; jika digunakan bersamaan. Jadi, gunakan dengan hati-hati.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Skidmore-Roth, Linda. Mosby’s Handbook Of Herbs & Natural Supplements. St. Louis, MO: Mosby, 2001. Print version. page 205.

Coriander. http://www.webmd.com/vitamins-supplements/ingredientmono-117-coriander.aspx?activeingredientid=117&activeingredientname=coriander. Assessed date 01/12/2015.

Coriander – https://www.sciencedirect.com/topics/food-science/coriander Accessed date February 27th, 2018

Coriander (Coriandrum satinum L.) Essential Oil: Chemistry and Biological Activity – https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S2221169115000647 Accessed date February 27th, 2018

Ekstrasi Minyak Ketumbar (Coriander Oil) Dengan Pelarut Etanol dan Heksana – https://journal.unnes.ac.id/artikel_nju/jbat/2538 accessed date February 27th, 2018

 

Foto Penulis
Ditulis oleh Risky Candra Swari pada 01/01/1970
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
x