Satu WNI Terinfeksi Coronavirus di Singapura, Bagaimana Penanganannya?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro

Pada Selasa (4/2) Kedutaan Besar Republik Indonesia di Singapura mengeluarkan press release melalui laman resmi Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. Mereka menyatakan bahwa terdapat warga negara Indonesia (WNI) terinfeksi coronavirus di Singapura. 

Bagaimana proses penanganan kesehatan WNI tersebut?

Satu WNI Positif Terinfeksi Coronavirus di Singapura

rumah sakit coronavirus

Menurut laporan WHO per tanggal 5 Februari 2020, wabah coronavirus telah menginfeksi 24.554 orang dan memakan sekitar 491 korban jiwa. Di antara puluhan ribu kasus virus tersebut, terdapat warga negara Indonesia yang sudah terinfeksi novel coronavirus di Singapura. 

Pada 4 Februari 2020, Kementerian Kesehatan Singapura mengumumkan kasus wabah coronavirus ke-21 di Singapura, yaitu WNI berusia 44 tahun. 

WNI yang bekerja sebagai pekerja imigran ini tidak memiliki riwayat perjalanan dari Tiongkok. Akan tetapi, ia bekerja sebagai pekerja rumah tangga warga Singapura yang sebelumnya telah ditetapkan positif coronavirus

Sampai saat ini, WNI yang terinfeksi coronavirus tersebut sedang ditangani oleh Tim Medis Singapura General Hospital. 

Berita tersebut sudah dikonfirmasi oleh KBRI Singapura lewat pernyataan lisan dari Kementerian Kesehatan Singapura. Akan tetapi, mereka masih belum menerima identitas WNI tersebut karena adanya Personal Data Protection Act. Namun, KBRI Singapura masih terus berkoordinasi dengan pihak-pihak berwenang untuk menangani masalah ini. 

Dengan adanya warga negara Indonesia di luar negeri yang terinfeksi coronavirus, pemerintah mengimbau untuk tetap waspada, menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh. Jangan lupa untuk terus memperhatikan imbauan dari pemerintah negara setempat terkait wabah novel coronavirus

Apa yang terjadi selanjutnya pada WNI yang terinfeksi?

penyakit menular di rumah sakit

Sampai saat ini, WNI yang terinfeksi coronavirus di Singapura sudah ditangani oleh pihak rumah sakit lokal. Kabarnya, pasien dimasukkan ke ruang isolasi dan mendapatkan penanganan intensif dari tim dokter. 

Menurut laporan dari sejumlah media, pasien yang terbukti terinfeksi coronavirus akan menjalani pengobatan untuk gejala mereka. Hal ini bertujuan agar daya tahan tubuh mereka meningkat untuk melawan coronavirus

Pasien coronavirus juga diminta untuk menjalani rawat inap untuk mengurangi risiko penularan virus kepada orang lain. Apabila kasus yang diderita pasien sudah cukup parah, yaitu menyebabkan pneumonia, mereka akan diberikan oksigen dan ventilator. 

Akan tetapi, kondisi tersebut terjadi pada pasien yang sudah mengalami keadaan yang cukup parah ketika terinfeksi coronavirus

Imbauan kepada masyarakat Indonesia untuk tetap waspada

coronavirus tanpa gejala

Dengan adanya WNI yang terinfeksi coronavirus di Singapura tanpa melakukan perjalanan dari Tiongkok, membuat kita menjadi semakin waspada. Virus ini bisa menyebar kapan saja dan kepada siapa saja. 

Penularan coronavirus diduga mirip dengan SARS dan MERS, yaitu melalui tetesan pernapasan yang dapat menyebar di udara. Oleh karena itu, masyarakat perlu mengikuti prinsip-prinsip dasar untuk mengurangi risiko penularan infeksi coronavirus, seperti:

  • Sering mencuci tangan, terutama setelah berdekatan dengan orang sakit
  • Menghindari kontak dengan hewan liar atau hewan ternak
  • Jika batuk atau bersin, jauhi orang lain dan tutupi mulut dengan tisu atau lengan
  • Jika berada di rumah sakit, meningkatkan upaya pencegahan standar di rumah sakit
  • Menghindari konsumsi daging mentah
  • Memakai masker untuk mengurangi risiko paparan coronavirus
  • Konsultasi ke dokter ketika merasa tubuh tidak sehat

WNI yang terinfeksi coronavirus di Singapura tentu membuat perhatian masyarakat Indonesia terhadap wabah virus ini semakin tinggi. Agar hal serupa tidak terjadi pada Anda dan keluarga, jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan dan daya tahan tubuh untuk mengurangi risiko paparan coronavirus.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Februari 7, 2020 | Terakhir Diedit: April 9, 2020

Sumber
Yang juga perlu Anda baca