Pentingnya Vitamin C untuk Mencegah Virus Corona

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28/05/2020
Bagikan sekarang

Baca semua artikel berita seputar coronavirus (COVID-19) di sini.

Cara mencegah virus corona dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C. Bagi tubuh, vitamin C dapat mendukung sistem kekebalan tubuh dalam melawan beragam jenis penyakit, termasuk virus corona.

Manfaat vitamin C untuk mencegah virus corona

Sekarang ini, topik penularan virus corona masih hangat dibicarakan masyarakat karena penyebarannya begitu cepat di Wuhan, China. Virus corona atau 2019n-CoV adalah virus yang menyerang dan menyebabkan infeksi pada hidung, sinus, serta sistem saluran napas atas.

Gejala virus corona mirip seperti flu dan batuk biasa. Ketika daya tahan tubuh melemah, virus corona dapat mengembangkan gejala yang lebih serius, seperti bronkitis dan pneumonia.

mencegah virus corona

Bicara soal penularan penyakit, di sini vitamin C berperan penting dalam melawan virus maupun bakteri. Untuk itu, kulik manfaat vitamin C yang salah satunya sebagai mencegah virus corona.

Update Jumlah Sebaran COVID-19
Negara: Indonesia
Data Harian

24,538

Terkonfirmasi

6,240

Sembuh

1,496

Meninggal Dunia
Peta Penyebaran

1. Menjaga daya tahan tubuh

Pada dasarnya, setiap penyakit yang masuk disebabkan oleh daya tahan tubuh yang melemah. Kekurangan vitamin C bisa menjadi alasan seseorang mudah sakit. Umumnya vitamin C ini digunakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh dalam mencegah infeksi penyakit apapun, termasuk virus corona.

Peran Vitamin C pada sistem kekebalan tubuh adalah meningkatkan kinerja sel  Natural Killer untuk mencari dan membunuh sel kanker atau sel lain yang bisa membahayakan tubuh. Vitamin C juga berfungsi mendukung kerja neutrofil, sel pertama dari sistem kekebalan tubuh yang merespons dengan cara menyerang bakteri atau virus.

Kemudian, Vitamin C akan membantu meningkatkan kinerja limfosit dalam melacak virus dan bakteri yang bisa mengancam kesehatan tubuh. Limfosit sendiri merupakan adalah sel darah putih yang penting untuk menjaga sistem kekebalan tubuh. Vitamin ini juga sangat ampuh dalam membentuk antibodi yang bisa meningkatkan kekebalan tubuh.

2. Membantu penyembuhan batuk pilek dan flu

Vitamin C dapat mendukung penyembuhan batuk pilek dan flu dengan mencegah komplikasi serius. Dalam beberapa kasus, batuk pilek dan flu biasa dapat berkembang menjadi pneumonia dan infeksi paru-paru. Namun, vitamin C bisa menurunkan risiko pengembangan gejala penyakit tersebut.

3. Memperbaiki jaringan tubuh yang rusak

Sebuah rahasia umum bahwa vitamin C dapat menyehatkan kulit. Tidak cuma untuk kesehatan kulit, vitamin C juga dapat memperbaiki jaringan yang rusak. Misalnya, berperan dalam penyembuhan luka. Di samping itu, kandungan vitamin tersebut dapat merawat kesehatan tulang rawan, tulang, dan gigi.

4. Menangkal radikal bebas

Vitamin C mengandung antioksidan yang mampu menangkal dampak buruk radikal bebas. Terutama untuk orang yang tinggal di perkotaan, polusi asap kendaraan dan asap rokok jadi masalah utama. 

Radikal bebas berkontribusi terhadap pengembangan penyakit seperti kanker, gangguan jantung, dan artritis. Maka itu, vitamin C menjadi kunci untuk melindungi tubuh dari serangan penyakit secara umum. Begitu juga mencegah adanya infeksi virus corona.

physical distancing

Tips melawan dan mencegah virus corona

Mencegah virus corona dapat dimulai dari diri sendiri. Untuk Anda yang dalam waktu dekat akan melakukan dinas atau pergi ke luar negeri, kini tak harus takut lagi akan ancaman virus corona. Cukup ikuti tips di bawah ini untuk melawan dan mencegah virus corona.

1. Konsumsi vitamin C yang bisa bertahan 24 jam

mencegah virus corona

Seperti yang sudah Anda ketahui, konsumsi vitamin C dapat menguatkan daya tahan tubuh. Penularan dan infeksi virus corona terkait erat dengan daya tahan tubuh rendah.

Konsumsi vitamin C dapat dipenuhi dari berbagai sumber alami seperti jeruk, brokoli, tomat, bayam, dan kol. Namun seringkali kandungan vitamin C di dalam sayuran dan buah sudah tidak optimal lagi. Untuk bantu penuhi kebutuhan vitamin C, Anda bisa konsumsi suplemen vitamin C.

Menurut Mayo Clinic, asupan harian vitamin C perempuan dewasa sebanyak 75 mg dan 90 mg untuk laki-laki dewasa. Anda dapat menambahkan dosis harian jika kondisi tubuh sedang memerlukan vitamin c lebih banyak, selama di bawah batas aman 2000 mg per hari. 

Beberapa jenis virus, dapat bertahan hidup di permukaan benda yang keras selama 24 jam. Kondisi ini membuat kita berisiko besar untuk terinfeksi virus yang menempel pada permukaan benda. Oleh karena itu, lebih baik pilih suplemen vitamin C berjenis Ester yang mampu bertahan 24 jam di dalam tubuh. Ester adalah jenis vitamin C yang mengandung asam askorbat yang memiliki pH netral. Komponen utama dari vitamin C jenis ini adalah kalsium askorbat. Suplemen vitamin C jenis Ester lebih tidak perih di lambung, dibanding jenis suplemen vitamin C lainnya.

2. Menggunakan maskermencegah coronavirus

Virus corona dapat menular dengan mudah melalui batuk atau sentuhan tangan yang telah terkontaminasi virus. Sebelum bepergian ke luar negeri, Anda perlu siap sedia masker untuk pelindung hidung dan mulut. Memakai masker menjadi langkah preventif mencegah penularan  virus corona.

Bisakah Masker Kain Buatan Sendiri Memperlambat Penyebaran Coronavirus?

3. Mencegah virus corona dengan menjaga kebersihan diri

terlalu sering mencuci tangan

Mencuci tangan adalah upaya sederhana untuk mencegah diri dari serangan penularan penyakit, termasuk virus corona. Usahakan tidak menyentuh mata, hidung, atau mulut sebelum Anda cuci tangan sebagai upaya menjaga kebersihan diri. 

Cuci tanganlah sebelum Anda makan, setelah ke toilet, membuang ingus, batuk, atau bersin. Bila tidak memungkinkan untuk cuci tangan, gunakan hand sanitizer dengan kadar alkohol 60%.

Sebisa mungkin, hindari ke luar ruangan jika Anda merasa tidak enak badan. Oleh karena sistem imunitas yang rendah saat sakit, bisa membuka peluang penularan virus corona. 

Lakukan langkah sederhana ini sebagai cara preventif penularan virus corona, terutama ketika Anda punya rencana pergi ke luar negeri.

Bantu dokter dan tenaga medis lain mendapatkan alat pelindung diri (APD) dan ventilator untuk melawan COVID-19 dengan berdonasi melalui tautan di bawah ini.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Potensi Penularan COVID-19 di Desa, Bagaimana Kesiapannya?

Arus mudik yang tak bisa dikendalikan membuat masyarakat di desa harus siaga kedatangan potensi sumber penularan COVID-19. Bagaimana kesiapannya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 20/05/2020

Waspadai Risiko Penularan COVID-19 di Kendaraan Umum

Bagi pengguna moda transportasi umum serta taksi dan ojek online, simak panduan berikut agar terhindar penularan COVID-19 di kendaraan umum.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 20/05/2020

WHO Umumkan Ada 7-8 Kandidat Terbaik Vaksin COVID-19

WHO menyebut ada 7-8 kandidat teratas untuk vaksin COVID-19. Inilah sederet vaksin yang disebut dan proses pengembangan yang perlu dilewatinya.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Coronavirus, COVID-19 19/05/2020

Tidak Cuma Lansia, Anak-anak Pun Berisiko Kena Komplikasi COVID-19

Komplikasi COVID-19 selama ini identik dengan lansia, padahal pasien anak pun berisiko mengalaminya. Ini tips bagi orangtua untuk melindungi si kecil.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Coronavirus, COVID-19 18/05/2020

Direkomendasikan untuk Anda

Bayi terinfeksi COVID-19

Risiko Bayi Baru Lahir Terinfeksi COVID-19

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
antibodi sars untuk covid-19

Antibodi dari Pasien SARS Dikabarkan Dapat Melawan COVID-19

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
panduan new normal covid-19

Hidup Berdampingan dengan COVID-19, Simak Panduan ‘New Normal’ dari BPOM Ini

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 27/05/2020
COVID-19 penyakit endemi

WHO: COVID-19 Akan Jadi Penyakit Endemi, Apa Artinya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 27/05/2020