Manfaat Mengonsumsi Yoghurt Saat Buka Puasa

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Tahukah Anda, kalau mengonsumsi yoghurt saat buka puasa berkhasiat baik untuk pencernaan tubuh? Ya, yoghurt digadang-gadang jadi minuman buka puasa yang pas dan sehat bagi orang yang punya masalah pencernaan. Benarkah seperti itu? Simak penjelasannya di bawah ini.

Mengapa yoghurt baik dikonsumsi saat berbuka puasa?

Begini, selama puas,a tubuh akan mengalami beberapa perubahan biologis, khususnya perubahan pada enzim lambung (untuk mencerna makanan). Biasanya enzim ini diproduksi secara normal oleh sistem pencernaan, tapi sementara akan berhenti diproduksi atau perlahan berkurang karena tubuh tidak makan apa-apa selama beberapa waktu. Di dalam lambung, lapisan enzim ini akan berkurang dan kadang membuat dinding perut jadi gampang perih dan iritasi.

Nah, akibatnya tubuh butuh waktu untuk beradaptasi lagi dengan makanan, tergantung pada jenis makanan dan minuman apa yang dikonsumsi. Sehingga makanan pertama yang dikonsumsi saat buka puasa, menjadi penentu guna membangun kembali produksi enzim ini. Inilah saatnya yoghurt berperan untuk proses pengenalan kembali makanan secara perlahan.

Yoghurt merupakan asupan makanan atau minuman sederhana yang mudah dicerna untuk mendukung proses ini. Mengonsumsi yoghurt saat puasa juga dianjurkan, karena minuman berbahan dasar susu tersebut merupakan salah satu sumber probiotik atau bakteri baik. Probiotik sendiri dapat memberikan manfaat yang banyak bagi Anda. Bakteri baik dalam yogurt dapat meningkatkan kesehatan pencernaan Anda ketika berpuasa.

Makan yoghurt saat puasa dapat  meningkatkan kemampuan usus dalam menyerap makanan, dan juga bisa mencegah sembelit. Pasalnya, kemampuan pencernaan Anda bisa menurun selama masa puasa, sehingga Anda mungkin membutuhkan yogurt untuk meningkatkannya

Canadian Research and Development Center for Probiotics menyatakan, yoghurt mengandung kalsium dan rendah lemak untuk mengurangi rasa sakit kepala hingga peradangan, bagi yang mengonsumsi secara rutin. Selain itu, manfaat probiotik dari yoghurt dapat membantu mencegah serta mengobati beberapa penyakit seperti mengurangi risiko infeksi saluran kencing dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda selama menjalankan ibadah puasa.

Tips mengonsumsi yoghurt saat puasa

Ada beberapa tips yang bisa Anda ikuti, jika ingin menambahkan atau mengonsumsi yoghurt selama bulan Ramadhan ini:

  • Pilih yoghurt yang rendah lemak, kalau bisa yang murni tanpa varian rasa (plain). Mengapa yoghurt plain? Ketika Anda mengonsumsi yoghurt dengan varian rasa, biasanya kandungan lemak jenuh nya lebih banyak dan kalori dari gula perasa akan berbahaya bagi tubuh.
  • Saat berbuka puasa, lebih baik menambahkan buah-buahan segar atau kacang-kacangan  dalam yoghurt Anda. Buah-buahan dan yoghurt menjadi paduan pas untuk menjaga tubuh dari rasa ngantuk sehabis makan karena kalorinya yang tidak berlebih. Anda pun bisa melaksanakan ibadah Tarawih tanpa rasa malas sesudahnya.
  • Department of Agriculture di Amerika menyarankan, dalam 1 hari cukup untuk mengonsumsi yoghurt tidak lebih dari 3 cangkir. Karena dalam 1 cangkir yoghurt murni saja mengandung 73 kalori, jadi kalau dikonsumsi berlebihan tidak terlalu baik manfaatnya.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca