Puasa mungkin tidak mudah dijalani bagi sebagian orang, terutama yang mengalami masalah kesehatan. Menahan lapar dan haus selama kurang lebih 13 jam kadang tidak mudah. Anda mungkin bisa mengalami kelelahan, pusing, sakit kepala, ingin pingsan, bahkan vertigo saat puasa. Apa yang menyebabkan vertigo saat puasa?

Apa itu vertigo?

Vertigo adalah rasa tidak seimbang, sehingga Anda merasa seperti sedang berputar atau lingkungan di sekitar Anda terasa berputar dan Anda merasa pusing akan hal itu. Ini bisa menjadi sangat parah dan membuat Anda merasa sulit dalam melakukan aktivitas Anda sehari-hari. Umumnya, vertigo terjadi pada lansia yang sudah berusia 65 tahun ke atas, namun juga bisa terjadi pada usia berapapun.

Vertigo bisa muncul tiba-tiba dan berlangsung selama beberapa detik atau lebih lama. Saat Anda mengalami vertigo, Anda akan merasakan kehilangan keseimbangan (membuat sulit untuk berdiri atau bahkan berjalan), merasa sakit, dan pusing.

Apa penyebab vertigo saat puasa?

Vertigo disebabkan karena adanya gangguan keseimbangan dalam tubuh Anda, yang bergantung pada berbagai bagian sistem sensorik, seperti mata, saraf sensorik, dan telinga bagian dalam. Adanya gangguan pada telinga dalam membuat otak menerima sinyal dari telinga bagian dalam yang tidak sesuai dengan apa yang diterima oleh mata dan saraf sensorik. Sehingga, otak Anda pun mengalami kebingungan, dan Anda merasa pusing serta tidak seimbang.

Saat Anda puasa, beberapa hal bisa menjadi pemicu Anda mengalami vertigo saat puasa, yaitu:

  • Migrain. Migrain atau sakit kepala sebelah saat puasa dapat menyebabkan Anda juga mengalami vertigo, bahkan jika migrain yang Anda rasakan tidak terlalu parah. Migrain ini bisa dipicu oleh kebisingan atau sensitif terhadap cahaya. Vertigo yang Anda rasakan bisa berlangsung beberapa menit atau lebih lama.
  • Sirkulasi darah yang buruk. Hal ini membuat jantung Anda tidak cukup memompa darah sampai ke otak atau telinga bagian dalam, sehingga Anda bisa merasa pusing, ingin pingsan, dan tidak seimbang (vertigo).
  • Tekanan darah rendah. Kondisi ini juga dapat menyebabkan aliran darah dari jantung ke otak dan telinga bagian dalam terhambat, sehingga Anda bisa mengalami pusing, lemas, dan vertigo saat puasa. Biasanya, Anda bisa mengalami hal ini jika berdiri terlalu cepat dari duduk atau berbaring.
  • Gula darah rendah. Saat puasa, umum terjadi gula darah menurun karena tidak ada asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh Anda. Hal ini membuat Anda merasa lemas, lelah, dan pusing. Juga, dapat menyebabkan vertigo Anda kambuh.
  • Dehidrasi. Kekurangan cairan atau dehidrasi juga umum terjadi saat puasa ketika jumlah cairan yang Anda minum kurang dari jumlah cairan yang keluar dari tubuh Anda. Hal ini membuat Anda merasa pusing, lemas, dan juga lelah, serta memicu vertigo.

Bagaimana mencegah vertigo saat puasa?

Terdapat beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah vertigo kambuh saat puasa atau untuk membantu meringankan gejala dari vertigo, yaitu:

  • Lakukan olahraga sederhana,
  • Tidur dengan kepala sedikit terangkat. Anda bisa menempatkan dua atau lebih bantal di bawah kepala Anda sehingga posisi kepala Anda lebih tinggi dari badan.
  • Bangun dari duduk atau dari tidur dengan perlahan. Duduklah selama sekitar satu menit sebelum Anda berdiri dari tempat tidur Anda.
  • Hindari membungkuk untuk mengambil barang.
  • Hindari mengangkat leher Anda tinggi-tinggi, misalnya seperti saat Anda ingin mengambil barang di rak yang tinggi.
  • Gerakkan kepala Anda secara perlahan selama beraktivitas.
  • Lakukan olahraga yang dapat memicu vertigo untuk membuat otak Anda terbiasa.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca