Perbaikan Payudara Menggunakan Jaringan Alami

Oleh

Prosedur flap adalah salah satu tipe operasi perbaikan payudara. Biasanya digunakan untuk mengembalikan bentuk payudara setelah mastektomi. Mastektomi sendiri adalah prosedur pengangkatan payudara sebagai pengobatan kanker payudara.

Prosedur flap adalah alternatif dari penggunaan implan payudara. Prosedur ini mengganti jaringan payudara dengan jaringan dari bagian tubuh yang lain, seperti jaringan perut. Banyak wanita berpikir bahwa prosedur flap akan menghasilkan bentuk yang lebih natural dibandingkan implan. Tetapi, terdapat beberapa risiko yang berhubungan dengan prosedur ini. Risiko tersebut termasuk:

  • Hernia di tempat jaringan diambil
  • Hilangnya sensasi pada bagian yang di donor
  • Perubahan sensasi pada payudara
  • Nekrosis, atau jaringan mati, dalam payudara

Bagaimana prosedur rekonstruksi payudara ini?

Ada 3 tipe flap jaringan yang dapat digunakan untuk memperbaiki payudara:

  • TRAM flap menggunakan kulit, jaringan lemak, dan otot dari perut bagian bawah
  • latissimus dorsi flap menggunakan kulit dan otot dari punggung
  • DIEP flap menggunakan supply darah, lemak, dan kulit dari perut tapi tidak menggunakan otot.

Jaringan yang dipakai akan dipindahkan ke dinding dada menggunakan dua teknik:

Rotation-flap. Dalam prosedur ini, satu sisi flap jaringan akan dibiarkan terhubung ke penyuplai darahnya yang asli. Sisi lainnya akan dihubungkan di bawah kulit. Lalu jaringan akan berotasi ke posisi dalam dinding dada.

Free-flap. Dalam prosedur ini, flap jaringan akan sepenuhnya dilepaskan dari penyuplai darahnya. Biasanya disambungkan kembali ke penyuplai darah di dada menggunakan operasi kecil.

Setelah flap jaringan diposisikan ke tempatnya, dokter bedah akan membentuknya menjadi payudara. Bentuk payudara mungkin perlu diperbaiki dengan operasi tambahan.

Kapan sebaiknya saya melakukan operasi rekonstruksi payudara?

Rekonstruksi payudara dapat dilakukan bersamaan dengan mastektomi Anda, jika Anda tidak membutuhkan radiasi. Jika radiasi dibutuhkan, perbaikan sebaiknya diundur hingga beberapa bulan setelah pengobatan terakhir Anda. Hal ini akan menurunkan risiko efek samping. Radiasi dapat membuat jaringan berubah bentuk dan mengeras, dan mungkin tidak cocok untuk digunakan sebagai prosedur perbaikan.

Dokter bedah Anda mungkin akan menyarankan Anda melakukan implan ekspander jaringan pada waktu mastektomi. Alat ini akan merenggangkan kulit. Ekspander akan membuatnya lebih mudah untuk melakukan operasi rekonstruksi  ketika Anda siap.

Diskusikan opsi Anda dengan dokter bedah Anda.

Apa risiko rekonstruksi payudara dengan flap?

Perbaikan payudara dengan flap jaringan memiliki risiko yang sama dengan semua operasi. Hal ini termasuk perdarahan dan infeksi. Tetapi, operasi ini juga dapat memiliki risiko kesulitan penyembuhan luka. TRAM flap dan latissimus dorsi flap melibatkan pengambilan otot dari perut atau punggung. Hal ini berisiko:

  • Hernia
  • Kelemahan
  • Benjolan pada perut

Apa yang akan terjadi setelah operasi?

Menggunakan jaringan Anda sendiri untuk memperbaiki payudara dapat membuat payudara Anda terlihat lebih menarik. Ukuran, kepadatan, dan bentuk dari payudara baru Anda akan mirip dengan payudara Anda sebelumnya. Tetapi tentu saja payudara Anda tidak akan sama persis dengan sebelum kanker payudara.

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca