Limfedema (Obstruksi Limfatik)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu limfedema (obstruksi limfatik)?

Limfedema adalah gangguan pada limfa. Limfedema atau edema limfatik ini terjadi pada tangan, kaki, atau kedua tangan dan kaki karena peredaran limfa yang buruk diakibatkan pembuluh limfa yang terhalang, rusak, atau mengalami perkembangan abnormal

Gangguan limfa di sekitar kaki terkadang disebut edema kaki gajah karena kaki yang terkena tampak besar seperti kaki gajah.

Seberapa umum limfedema (obstruksi limfatik)?

Limfedema adalah kondisi yang tidak dapat dihindari dalam pengobatan kanker dan umum terjadi setelah pengobatan kanker (contoh: pengobatan kanker payudara, serviks, endometriosis, vulvar, kepala dan leher, prostat, melanoma, dan sarkoma).

Penyakit ini dapat muncul pada semua golongan umur. Anda dapat membatasi peluang terkena penyakit dengan mengurangi faktor risiko. Konsultasikanlah kepada dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala limfedema (obstruksi limfatik)?

Tanda dan gejala limfedema adalah:

  • Nyeri pada lengan atau kaki
  • Bengkak pada sebagian atau seluruh lengan atau kaki, termasuk jari tangan atau jari kaki.
  • Wanita yang menjalani terapi radiasi (radioterapi) untuk kanker payudara mungkin mengalami gangguan pada tangan kanan.
  • Gangguan limfa pada pria karena metastasis kanker prostat mungkin mengalami gangguan pada kaki kanan.
  • Bengkak tanpa rasa sakit tapi berlangsung selama beberapa saat.
  • Bagian tubuh lainnya macam alat kelamin atau wajah mungkin juga terkena.
  • Edema kaki tampak seperti kaki gajah (membengkak). Bandingkan kaki yang normal dengan kaki yang bengkak.
  • Limfedema karena pengobatan kanker mungkin tidak muncul sampai beberapa bulan atau tahun setelah pengobatan.

Mungkin masih ada gejala lain yang tidak tercantum di atas. Jika ingin bertanya tentang tanda ini, konsultasikanlah kepada dokter.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda dan gejala di atas atau ingin bertanya, konsultasikanlah kepada dokter. Seandainya Anda menjalani pengobatan kanker, Anda perlu menghubungi dokter bila kaki atau lengan membengkak, memerah, merasa panas, dan nyeri.

Status dan kondisi penyakit ini bisa berbeda-beda pada banyak orang. Selalu diskusi dengan dokter untuk mendapatkan metode diagnosis dan perawatan terbaik untuk Anda.

Penyebab

Apa penyebab limfedema (obstruksi limfatik)?

Limfedema adalah kondisi yang terjadi ketika aliran limfa terhambat dan membuat cairan limfa tidak dapat mengalir secara normal. Ada dua jenis penyebab gangguan limfa, yaitu primer dan sekunder.

  1. Jenis limfedema primer adalah jenis yang langka. Ini disebabkan oleh kelainan perkembangan. Gangguan limfa ini muncul pada orang berumur di bawah 20 tahun. Umumnya, wanita lebih rentan terkena penyakit ini daripada pria.
  2. Jenis limfedema sekunder disebabkan oleh penyakit lain seperti penyakit infeksi (Streptococcus, filariasis). Cedera karena benturan atau paparan radiasi atau kanker tertentu, misalnya kanker payudara, prostat, dan tumor node limfa.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk limfedema (obstruksi limfatik)?

Faktor ini mungkin meningkatkan risiko limfedema adalah:

  • Usia lanjut
  • Kelebihan berat badan atau obesitas
  • Rheumatoid arthritis (rematik) atau psoriasis.

Tidak ada faktor risiko bukan berarti Anda tidak bisa sakit. Risiko di atas hanya sebagai acuan. Anda perlu berkonsultasi kepada dokter spesialis untuk informasi lebih lanjut.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk limfedema (obstruksi limfatik)?

Pengobatan limfedema tergantung penyebabnya. Pengobatan termasuk memperbaiki kondisi kaki yang terkena limfatik primer, pijat kaki dan menekan dengan cara yang tepat. Solusi yang mungkin membantu termasuk bantal dan stoking.Operasi limfatik dilakukan jika ukuran kaki pasien bertambah sekalipun kaki sedang diobati, masa istirahat kaki normal, infeksi yang kambuh, atau masalah estetik. Untuk limfatik sekunder, penyebabnya (kanker prostat dan payudara) harus diketahui dan terobati.

Apa saja tes untuk limfedema (obstruksi limfatik)?

Dokter mendiagnosis berdasarkan riwayat pengobatan, pemeriksaan fisik, dan metode gambaran bernama limfangiografi. Dalam metode limfangiografi, dokter memberikan pewarna ke dalam pembuluh limfa untuk melihat gambar lokasi hambatan. Dokter bisa melakukan tes darah atau CT scan untuk mengesampingkan penyakit lainnya.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi limfedema (obstruksi limfatik)?

Gaya hidup dan pengobatan rumahan di bawah ini mungkin membantu mengatasi limfedema:

  • Makan makanan yang sehat
  • Minum obat sesuai arahan dokter
  • Jika tangan dan kaki terinfeksi, Anda harus diobati secepatnya. Dalam beberapa kasus, Anda memerlukan diuretik untuk mengurangi bengkak.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Meski Tampak Sama, Ini Beda Oral Trush, Lidah Peta, dan Oral Hairy Leukoplakia (OHL)

Sekilas ketiganya tampak sama dan sulit dibedakan. Agar tak keliru, berikut beda oral thrush, lidah peta, dan OHL yang penting diketahui. 

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 17 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Daftar Makanan untuk Atasi Kekurangan Sel Darah Putih

Leukosit yang rendah bisa membuat Anda rentan kena infeksi. Makanan penambah sel darah putih bisa menjadi salah satu cara untuk meningkatkan leukosit Anda.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Kelainan Darah, Kelainan Sel Darah Putih 16 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Pura-pura Sakit? Bisa Jadi Anda Mengidap Sindrom Munchausen

Tanpa Anda sadari, sering berpura-pura sakit ternyata bisa menandakan gangguan jiwa. Cari tahu tanda-tanda dan penyebab sindrom pura-pura sakit berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Mental, Gangguan Mental Lainnya 13 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

13 Komplikasi yang Mungkin Terjadi Akibat Stroke, Apa Saja?

Konsekuensi paling umum akibat stroke adalah lumpuh, biasanya merupakan kelumpuhan hemiplegia atau hemiparesis. Ketahui informasi lebih lanjut di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Stroke, Kesehatan Otak dan Saraf 12 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyebab septikemia

Waspada Septikemia, Keracunan pada Darah Akibat Bakteri

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Berbagai Tes Medis yang Digunakan Dalam Evaluasi Stroke

Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
perut bunyi saat lapar

5 Gejala Umum Gangguan Pencernaan dan Kemungkinan Penyebabnya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit
pengertian micellar water adalah

Mengungkap Serba-serbi Micellar Water, Amankah Bagi Wajah?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit