Pengobatan Inhibitor mTOR Dalam Kanker Payudara

Oleh

Mammalian target of rapamycin (mTOR) adalah pusat pengontrol pertumbuhan sel, proliferasi, metabolisme, dan angiogenesis. mTOR memberikan sinyal disregulasi pada berbagai penyakit dan perkembangan obat mengenai mTOR. mTOR adalah protein kinase yang berfungsi mengatur faktor-faktor pertumbuhan, merangsang pertumbuhan sel, dan angiogenesis. Aktifitas ini yang kemudian akan dihambat oleh inhibitor mTOR pada kanker tertentu  sehingga mTOR dapat lebih aktif.

Inhibitor mTOR digunakan dalam pengobatan beberapa jenis kanker tertentu seperti kanker payudara. Pengobatan ini juga sedang dipelajari agar dapat digunakan dalam pengobatan jenis kanker yang lain. Manfaat inhibitor mTor ini akan terlihat ketika digabungkan dengan kemoterapi.

Peran inhibitor mTOR dalam pengobatan kanker payudara

Kebanyakan pasien yang awalnya memberikan respon terhadap terapi endokrin akan mengalami kemajuan pada tingkat kanker payudara stadium lanjut. Everolimus telah umum digunakan dalam pengobatan kanker payudara HER2-negatif dan HR-positif. Pengobatan ini akan dikombinasikan dengan inhibitor aromatase (AI) exemestane bagi wanita yang sudah menopause dan sudah melakukan pengobatan sebelumnya.

Phosphatidylinositol 3-kinase, PI3K atau mTOR merupakan disregulasi yang umum pada kanker payudara. Dalam studi praklinis, hyperactivation PI3K memilki kaitan dengan resistensi terapi endokrin dan trastuzumab (Herceptin). Rapalogs berfungsi untuk menghambat mTOR-raptor kompleks1 dan dipelajari dalam kombinasinya yang digunakan dalam terapi endokrin.

Kombinasi ini berfungsi untuk mengatasi resistensi endokrin. Percoban kombinasi terapi endokrin dan rapalogs yang dilakukan pada kanker payudara reseptor hormon positif metastasis menunjukkan hasil variabel. Kedua percobaan ini menunjukkan kombinasi everolimus (Afinitor) dan tamoxifen atau kombinasi everolimus dan exemestane (Aromasin) yang lebih efektif daripada endokrin sendiri. Kombinasi banyak digunakan oleh pasien yang memiliki refrakter kanker dalam terapi endokrin. Salah satu alasannya yaitu kepekaan tumor dalam  menghambat jalur ini. Faktor pertumbuhan reseptor 2 (HER2) kanker payudara-positif, kombinasi PI3K/inhibitor mTOR dan terapi anti-HER2 dapat mendorong pertumbuhan epidermal pada manusia. Upaya untuk mengidentifikasi biomarker klinis respon atau resistensi pada inhibitor mTOR ini masih berjalan dan penelitian praklinis dan klinis yang sedang dijalani ini merupakan penelitian pada  mTOR atau ganda PI3K / inhibitor mTOR.

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca